Arsip Tag: rumah batu alam

Cara Memasang Batu Alam Andesit Pada Lantai

2 Cara Memasang Batu Alam Andesit Pada Lantai, Mudah & Cepat!

Cara Memasang Batu Alam Andesit Pada Dinding & Lantai – Batu andesit merupakan salah satu jenis batuan beku, yaitu jenis batuan yang terbentuk karena membekunya cairan lava yang keluar ke permukaan bumi pada saat letusan gunung berapi (ekstrusi) atau membekunya magma pada saat memasuki lapisan tanah di bawah permukaan bumi (intruksi). Lanjutkan membaca 2 Cara Memasang Batu Alam Andesit Pada Lantai, Mudah & Cepat!

Top 10 Motif Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah Terpopuler 2018

Motif Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah – Batu alam merupakan batuan yang berasal dari alam yang biasanya digunakan sebagai bagian dari konstruksi bangunan, terutama pada proses akhir (finishing). Keindahan dan kesan alami yang dimiliki batu alam menjadi alasan utama mengapa batu alam banyak dipilih sebagai bahan bangunan.

Kepopuleran Batu Alam

Penggunaan batu alam untuk kehidupan sehari-hari sudah dilakukan sejak jaman dahulu, bahkan dahulu batu alam dimanfaatkan untuk pembuatan patung, candi, dan lain-lain. Namun, kepopuleran batu alam semakin meningkat pada beberapa tahun belakangan ini.

Seiring dengan perkembangan jaman, batu alam kini semakin populer dengan banyaknya bangunan-bangunan rumah yang menggunakannya sebagai “pemanis” dinding luar. Hal ini tentunya memiliki alasan khusus, pasalnya batu alam memiliki nilai plus jika dibandingkan dengan bahan bangunan lainnya.

Kelebihan Batu Alam

 Kepopuleran batu alam tentunya berbanding lurus dengan kelebihan yang dimilikinya. Berikut adalah beberapa kelebihan batu alam untuk dinding luar rumah :

  • Banyak pilihan jenis, warna, dan ukuran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan
  • Dapat membuat tampilan rumah menjadi lebih indah, mewah dan alami
  • Lebih kuat dan tahan lama
  • Perawatannya cenderung mudah
  • Harga jual rumah nantinya akan lebih tinggi

Jenis – Jenis Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah

Batu alam memiliki jenis yang sangat beragam, namun tidak semua jenis batu alam dapat digunakan pada dinding luar rumah. Berikut adalah jenis-jenis batu alam yang dapat digunakan pada dinding luar rumah, di antaranya :

  1. Batu Andesit

Batu andesit sudah populer sebagai bahan bangunan sejak jaman colonial. Pada saat itu, batu andesit digunakan untuk dinding, pagar, jembatan, dan saluran irigasi.

Karakteristik fisik dari batu ini adalah berwarna abu-abu. Ada yang berwarna abu-abu muda, abu-abu tua kehitaman, abu-abu kemerahan,  dan abu-abu kehijauan. Untuk sifatnya sendiri, batu andesit bersifat kuat, padat, dan tidak berpori-pori.

Jenis batu yang pertama ini merupakan yang paling cocok untuk diaplikasikan pada bagian eksterior rumah, karena ia tahan terhadap perubahan cuaca ekstrim dan lumut. Namun, bukan berarti batu andesit tidak bisa diaplikasikan pada interior rumah.

  1. Batu Palimanan

Batu palimanan mulai dikenal oleh masyarakat sejak tahun 50-an. Jenis batu ini terbentuk karena adanya proses sedimentasi (endapan) pasir yang terbawa oleh air ataupun angin.

Batu palimanan sendiri dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan warnanya, yaitu batu palimanan kuning (cream palimo), batu palimanan emas (golden palimo), dan batu palimanan putih (white palimo).

Umumnya, batu ini memiliki sifat yang rapuh dan memiliki pori-pori. Namun jika dibandingkan antara ke tiga 3 jenis batu palimanan di atas, batu palimanan putih (white palimo) adalah jenis yang paling keras. Sehingga jika ingin menggunakan batu palimanan pada bagian eksterior rumah, sebaiknya pilih yang jenis terakhir (white palimo). Meski begitu, setelah selesai proses pemasangan harus dilapisi dengan cairan coating agar dinding tidak mudah berlumut.

  1. Batu Candi

Sesuai dengan namanya, batu ini memang jenis batu alam yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan candi-candi bersejarah, seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan lain-lain. Dari sini sudah sangat jelas mengapa batu candi termasuk ke dalam jenis batu alam yang cocok digunakan pada dinding luar.

Secara karakteristik, batu candi hampir mirip dengan batu andesit, sama sama berwarna abu kehitaman. Namun yang membedakan adalah batu candi memiliki pori-pori, sementara batu andesit tidak.

Tetapi, kekuatan batu candi tidak perlu diragukan lagi. Hal ini terbukti dengan berdirinya candi-candi bersejarah yang sudah ada di Indonesia sejak puluhan bahkan ratusan tahun lamanya. Tentunya dengan diimbangi perawatan yang rutin.

  1. Batu Paras Jogja

Jenis batu yang keempat ini berasal dari Yogyakarta yang terbentuk dari proses sedimentasi atau endapan, sama seperti batu palimanan. Keunikan dari batu ini adalah warnanya yang putih seperti salju.

Meskipun terbentuk dari proses yang sama seperti batu palimanan, sifat dari kedua batu ini berbeda. Jika batu palimanan memiliki sifat yang rapuh, maka batu paras jogja memiliki sifat yang keras. Hanya saja, keduanya sama-sama berpori-pori. Jadi harus dilapisi dengan cairan coating dan perawatan yang rutin.

  1. Batu Templek

Batu templek merupakan jenis batu alam metamorf yang terbentuk karena adanya perubahan tekanan dan suhu yang tinggi atau panas bumi. Jenis batu ini cukup populer di Indonesia dan sudah sangat umum digunakan pada bagian luar bangunan.

Untuk karakteristiknya sendiri hampir mirip dengan batu andesit yang keras dan berporositas rendah. Hanya saja batu templek berbentuk lempengan tipis, tidak seperti jenis batu alam lainnya.

Bentuknya yang terkadang tidak beraturan, membuat dinding terlihat sangat menyatu dengan alam. Kesan alami dan kokoh akan muncul dengan sendirinya apabila menggunakan batu tempel ini pada bagian dinding luar bangunan.

Top 10 Motif Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah Terpopuler 2018

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, beberapa jenis batu alam memang sangat cocok untuk diaplikasikan pada dinding luar rumah, tentunya dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Jika sudah menentukan jenis batu alam mana yang akan Anda gunakan untuk dinding luar rumah Anda, maka sekarang saatnya untuk menentukan motif seperti apa yang akan diterapkan dengan batu alam yang sudah Anda pilih.

Ada banyak sekali contoh motif batu alam untuk dinding luar rumah yang tersebar di internet, atau bahkan Anda sering melihatnya sendiri secara langsung di rumah-rumah sekitaran Anda.

Jika sekiranya masih bingung, berikut akan kami berikan beberapa referensi motif batu alam untuk dinding luar rumah yang mungkin bisa menjadi ide untuk Anda.

  1. Batu Palimanan + Batu Candi Pola Susun Sirih
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan + batu candi pola susun sirih

Kombinasi batu palimanan dan batu candi dengan pola susun sirih menampilkan kesan yang manis namun tetap natural, meski diaplikasikan pada rumah minimalis dan tidak terlalu mewah.

  1. Batu Andesit Pola Koboi Bandung
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu andesit pola koboi bandung

Batu andesit merupakan salah satu jenis batu yang dapat membuat dinding luar rumah Anda tampak elegan dan kokoh. Hal yang paling mendukung dari batu ini adalah warnanya yang gelap dan teksturnya yang padat. Pola koboi bandung dapat menjadi pilihan jika Anda bosan menggunakan pola normal.

  1. Batu Palimanan RTA + Batu Andesit
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan RTA + batu andesit

Motif batu alam untuk dinding luar rumah berikut ini merupakan yang paling cocok untuk diaplikasikan pada rumah bergaya vintage. Warna dari batu palimanan yang sangat membumi dengan finishing rata alam (RTA) membuatnya terlihat mewah secara alami dan tidak berlebihan.

  1. Batu Andesit Graveer European
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu andesit graveer european

Ingin membuat dinding luar rumah Anda tampak mewah dan elegan? Cobalah untuk menggunakan batu andesit dengan finishing Graveer European seperti gambar di atas. Motif alur yang dimilikinya sangat cocok untuk diaplikasikan pada rumah bergaya minimalis.

  1. Batu Templek Kuning
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu templek kuning

Siapa bilang batu templek hanya bisa diaplikasikan pada bagian fondasi bangunan? Coba lihatlah gambar di atas. Batu templek yang tidak beraturan justru membuat rumah terlihat berbeda dan anti mainstream!!! Selain kokoh, motif ini juga sangat menarik bukan?

  1. Batu Candi Pola Acak Timbul Tenggelam
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu candi pola acak timbul tenggelam

Pola acak timbul tenggelam merupakan inovasi yang cukup unik dan masih jarang ditemui. Namun, pengaplikasiannya pun harus dengan kreatifitas dan tidak bisa sembarangan. Jika diperhatikan pada gambar di atas, pola timbul tetap dibentuk seimbang antara sisi kanan dan sisi kiri, sehingga tetap nyaman untuk dilihat.

  1. Batu Palimanan Polished
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan polished

Jika sebelumnya batu palimanan dibuat dengan pola susun sirih dan dengan finishing RTA, maka kali ini coba pertimbangkanlah menggunakan batu palimanan dengan finishing polished. Memang rasanya sudah sangat “biasa”, namun jika diperhatikan lagi, yang membuat motif ini berbeda adalah pada bagian pilarnya. Pilar tetap dibuat dengan batu palimanan namun dengan finishing graveer alur lurus.

  1. Wall Cladding
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || wall cladding

Wall cladding sebenarnya sama saja dengan susun sirih, namun sudah dibuat lempengan-lempengan agar pemasangannya lebih mudah seperti keramik. Penerapan motif ini merupakan yang paling mudah, karena motif yang ada sudah dibuat sedemikian rupa, jadi Anda hanya perlu memilih motif mana yang Anda sukai.

  1. Batu Palimanan Wall Cladding
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan wall cladding

Batu palimanan memang memiliki warna yang sangat cantik, sehingga tidak heran jika banyak yang menggunakannya pada bagian dinding luar rumah. Kali ini, batu palimanan dibuat dengan wall cladding namun dengan tampilan warna yang sama seperti warna aslinya.

  1. Batu Paras Jogja + Batu Templek
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu paras jogja + batu templek

Warna putih masih menjadi pilihan bagi orang-orang yang menyukai hal-hal simple nan elegan, seperti gambar di atas. Penggunaan batu paras jogja putih dengan kombinasi batu templek di bagian fondasinya tampak sangat simple namun tetap berestetika.

Demikianlah top 10 motif batu alam untuk dinding luar rumah yang dapat kami berikan untuk Anda. Semoga membantu! 😉

Baca juga :

4 Tips Memilih Batu Alam yang Wajib Anda Ketahui!
Jenis Coating Batu Alam Yang Tepat Sesuai Jenis Batu Alam
Daftar Harga Batu Alam Terlengkap 2018 (Per M²)

=======================================================================

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • [Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)]
  • (BBM : D41249E8)
  • Email : sinergistone65@gmail.com

batu andesit

pemasangan batu alam

3 Variasi Pemasangan Batu Alam Berikut Langkah-langkahnya Secara Singkat, Padat & Jelas!

Pemasangan Batu Alam – Batu alam merupakan material yang paling popular sebagai bahan pembuatan bangunan, khususnya untuk proses akhir (finishing). Hal tersebut tentunya memiliki alasan yang jelas, karena batu alam memang memiliki jenis, warna, dan ukuran yang beragam dengan motif yang indah.

Karena berasal dari alam, tentunya batu alam juga dapat memberikan keindahan yang alami bagi sebuah rumah atau bangunan. Inilah mengapa saat ini batu alam menjadi primadona, terutama bagi para pecinta desain arsitektur.

Pemasangan Batu Alam

Keindahan batu alam tentunya tidak boleh disia-siakan dengan pemasangannya yang asal-asalan. Pemasangan batu alam yang benar tentunya sangat penting untuk dilakukan, karena meskipun menggunakan batu alam terbaik dengan harga yang tinggi, namun proses pemasangannya kurang memenuhi prosedur maka hasilnya pun akan sia-sia.

Hal tersebut sebenarnya bukan masalah besar, karena showroom-showroom batu alam biasanya menyediakan jasa tukang yang telah ahli dalam bidannya. Biayanya pun sudah dihitung dalam biaya pembelian batu alam. Mahal atau tidaknya biaya yang ditawarkan tentunya tergantung dari jenis batu alam, pola pemasangan, dan kebijakan dari showroom itu sendiri.

Namun, jika Anda ingin memasangnya sendiri tanpa bantuan jasa tukang maka kami akan memberikan langkah-langkah pemasangan batu alam yang baik dan benar berdasarkan variasi pemasangannya. Simaklah di bawah ini!

Variasi Pemasangan Biasa

Variasi pertama adalah variasi pemasangan biasa. Variasi pemasangan batu alam ini bisa digunakan pada bidang vertikal maupun horizontal, seperti dinding, pagar, pilar, lantai, dan lain-lain. Jenis variasi pemasangan biasa ini sama seperti pemasangan keramik.

pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – proses penarikan benang pada bidang

Alat dan bahan :

  • Batu alam
  • Semen
  • Pasir
  • Air
  • Paku
  • Paku bobok
  • Palu
  • Benang
  • Ember
  • Sendok semen
  • Kawat bendrat
  • Gerinda
pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – proses penempelan batu pada bidang

Langkah-langkah pemasangan :

  1. Persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dengan lengkap.
  2. Cuci batu alam hingga bersih agar pada saat proses pemasangan batu alam dapat menempel sempurna.
  3. Bobok dinding atau bidang yang sudah diplester dengan menggunakan paku bobok.
  4. Pasang benang pada bidang yang akan dipasang batu alam. Tarik benang dan ikatkan pada paku yang menjadi tumpuan akhir bidang tersebut. Bentuk menjadi siku-siku agar tarikan benang dapat bertemu satu dengan yang lainnya.
  5. Seragamkan ukuran batu alam yang akan dipasang agar hasilnya rapid an teratur. Jika ukuran batu berbeda-beda, maka gunakan gerinda untuk memotong batu yang akan disamakan. Namun, jika Anda ingin ukurannya tetap berbeda-beda, maka kelompokkan batu berdasarkan lebar dan panjangnya.
  6. Siapkan adonan dengan komposisi 1 : 3 (semen : pasir) untuk bidang yang sudah diplester. Sedangkan untuk bidang yang belum dipleser, gunakan komposisi 1 : 4 (semen : pasir).
  7. Mulailah untuk memasang batu alam pada bidang yang telah disiapkan sebelumnya. Tempelkan adonan pada batu alam dan bidangnya dengan komposisi perbandingan 50 : 50 agar daya lekatnya lebih kuat. Hal yang perlu diingat adalah lakukan pemasangan batu alam dari bagian bawah bidang.

Variasi Pemasangan Susun Sirih

Jika variasi pemasangan biasa cukup mudah untuk dilakukan, maka berbeda dengan variasi pemasangan susun sirih berikut ini. Variasi pemasangan susun sirih membutuhkan keterampilan khusus, bahkan setidaknya dikerjakan oleh tukang yang sudah berpengalaman.

pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – pemotongan batu alam dengan gerinda

Alat dan bahan :

  • Batu alam
  • Semen biasa / semen khusus
  • Pasir
  • Air
  • Paku
  • Paku bobok
  • Palu
  • Benang
  • Ember
  • Kayu
  • Sendok semen
  • Kawat bendrat
  • Sapu ijuk
pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – proses penempelan susun sirih

Langkah – langkah pemasangan :

  1. Persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dengan lengkap.
  2. Cuci batu alam hingga bersih agar pada saat proses pemasangan batu alam dapat menempel sempurna.
  3. Bobok dinding atau bidang yang sudah diplester dengan menggunakan paku bobok.
  4. Pasang benang pada bidang yang akan dipasang batu alam. Tarik benang dan ikatkan pada paku yang menjadi tumpuan akhir bidang tersebut. Bentuk menjadi siku-siku agar tarikan benang dapat bertemu satu dengan yang lainnya.
  5. Seragamkan ukuran batu alam yang akan dipasang agar hasilnya rapid an teratur. Jika ukuran batu berbeda-beda, maka gunakan gerinda untuk memotong batu yang akan disamakan. Namun, jika Anda ingin ukurannya tetap berbeda-beda, maka kelompokkan batu berdasarkan lebar dan panjangnya.
  6. Siapkan adonan dengan komposisi 1 : 3 (semen : pasir) untuk bidang yang sudah diplester. Sedangkan untuk bidang yang belum dipleser, gunakan komposisi 1 : 4 (semen : pasir). Jika biaya mencukupi, maka gunakan jenis semen khusus agar hasilnya maksimal.
  7. Susun batu sebanyak 3 – 5 lapis pada bidang yang telah disiapkan.
  8. Masukkan spesi di belakangnya sampai penuh. Lakukan begitu seterusnya, dan pemasangan dimulai dari bagian bawah bidang.
  9. Gunakan kayu untuk merapikan bagian yang kurang rata.

Variasi Pemasangan Koral Sikat

Sama seperti variasi pemasangan biasa, variasi pemasangan koral sikat dapat diterapkan pada bidang vertikal maupun horizontal. Namun, umumnya batu alam koral sikat digunakan sebagai pelapis lantai carport, tangga, taman, dan lainnya.

pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – pengaplikasian adonan pada lantai bidang

Alat dan bahan :

  • Batu koral sikat
  • Semen
  • Pasir
  • Air
  • Paku
  • Paku bobok
  • Palu
  • Benang
  • Ember
  • Sendok semen
  • Sapu ijuk
pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – penaburan batu koral sikat

Langkah – langkah pemasangan :

  1. Persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dengan lengkap.
  2. Cuci batu koral sikat hingga bersih agar pada saat proses pemasangan batu alam dapat menempel sempurna pada lantai.
  3. Padatkan lahan. Agar lebih rapi, tambahkan pasir untuk meratakannya.
  4. Atur ketinggian antara lantai kerja dan lantai pijakan. Lantai pijakan harus lebih tinggi dari lantai yang diratakan. Misalnya dengan selisih ketinggian 14 cm. Selisih ketinggian ini 5 cm untuk lantai kerja, 4 cm untuk lantai koral sikat, dan 5 cm untuk jarak antara koral sikat dengan lantai kerja.
  5. Buat lantai dasar atau lantai kerja dengan membuat tulangan dari besi sepanjang 40 cm, kemudian dicor dengan menggunakan beton. Tunggu hingga kira-kira 2 hari.
  6. Buat adonan atau acian dengan komposisi perbandingan 1 : 3 (semen : pasir), kemudian aplikasikan dengan rata pada bidang yang telah disiapkan.
  7. Taburkan batu koral sikat secara merata dan benar-benar rapat, kemudian ratakan hingga terpendam.
  8. Tambahkan taburan bubuk semen pada lapisan batu agar lebih cepat kering dan daya lekatnya semakin tinggi.
  9. Biarkan selama kurang lebih 20 menit hingga setengah kering.
  10. Jika sudah setengah kering, sikat batu koral secara perlahan menggunakan sikat kawat khusus. Tujuannya adalah agar adonan terangkat sebagian.
  11. Hentikan penyikatakan apabila lapisan batu sudah terlihat ¾ bagian, kemudian tunggu hingga kering.
  12. Lakukan penyikatan tahap kedua dengan sapu ijuk agar batu bersih dari adonan atau kotoran lainnya yang menempel.

Baca Juga : Lantai Carport Batu Alam Koral Sikat

Itulah 3 variasi pemasangan batu alam yang dapat kami jabarkan. Ketiga variasi tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Begitu pula dengan tingkat keindahannya. Anda hanya perlu memilih mana variasi pemasangan batu alam mana yang sekiranya cocok untuk diterapkan pada bagian-bagian rumah Anda.

Semoga bermanfaat! 😉

4 Tips Memilih Batu Alam yang Wajib Anda Ketahui!
5 Contoh Motif Keramik Batu Alam Paling Populer DiTahun 2018
Daftar Harga Batu Alam Terlengkap 2018 (Per M²)
lantai batu alam untuk taman

Tips Desain Lantai Batu Alam Untuk Taman, Begini Kreasinya!

Lantai batu alam untuk taman – Secara umum, taman dapat diartikan sebagai sebuah area atau sebidang tanah yang ditanami berbagai tumbuhan dan diberikan beberapa komponen pendukung lainnya yang bermanfaat bagi manusia. Komponen pendukung pada taman biasanya berupa air mancur, kolam hias, gazebo, jalan setapak atau lainnya yang dapat menambah keindahan taman.

Fungsi sebuah taman adalah sebagai penyejuk bagi area lain di sekitarnya. Selain itu, keberadaan taman juga dapat menambah daya dukung terhadap lingkungan karena dengan adanya taman maka jumlah oksigen akan meningkat dan polusi udara akan lebih terkendali, sehingga kualitas lingkungan di sekitarnya pun akan jauh lebih baik.

Manfaat Adanya Taman di Halaman Rumah

Bukan hanya sekedar penghias halaman rumah, adanya taman juga memberikan beberapa manfaat yang cukup penting bagi kehidupan sehari-hari, di antaranya :

  • Memperindah halaman rumah
  • Menyegarkan pikiran bagi para penghuni rumah
  • Sebagai tempat penyaluran hobi bagi yang suka bercocok tanam
  • Sebagai tempat bermain anak-anak
  • Air hujan akan menyerap ke dalam tanah melalui taman, sehingga dapat mencegah banjir
  • Sebagai penyuplai udara bersih ke dalam rumah

Bagaimana Cara Membuat Taman Menjadi Lebih Indah?

Keindahan tentunya merupakan salah satu faktor mutlak yang membuat kita tertarik pada sebuah objek atau area, begitu pula dengan sebuah taman. Jika sebuah taman tertata dengan rapi dan indah maka orang pun akan tertarik dan betah untuk berlama-lama berada di sana. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk memperindah sebuah taman, di antaranya :

  1. Gunakan Model Pot yang Unik dan Berwarna
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – pot unik dari botol bekas
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – pot unik dari kaleng bekas

Model pot yang unik sudah banyak dijual di pasaran. Namun jika ingin menghemat budget yang dikeluarkan, maka cobalah untuk membuatnya sendiri dengan memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak terpakai di rumah Anda, misalnya botol bekas minuman atau kaleng bekas. Tentunya, sebelum menggunakan barang-barang tersebut sebagai pot bunga, Anda harus membersihkannya terlebih dahulu hingga terlihat seperti baru kembali. Setelah bersih, isilah pot-pot tersebut dengan bunga-bunga yang cantik dan berwarna-warni. Dengan benda-benda sederhana yang diberi sedikit kreatifitas ini, maka tampilan taman akan semakin menarik.

  1. Tambahkan Elemen Pendukung (Kursi, Ayunan, Jembatan, dll)
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – ayunan
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – sepeda bekas

Elemen pendukung seperti kursi, ayunan, jembatan, dan lainnya memang sudah sangat umum digunakan pada sebuah taman. Namun, jika Anda memiliki budget yang berlebih maka tidak ada salahnya melakukan hal tersebut. Faktanya memang dengan adanya elemen-elemen tersebut tampilan taman akan semakin hidup. Bahkan jika menilik desain-desain taman di luar negeri, banyak yang menggunakan sepeda sebagai penghias taman. Apa Anda memiliki sepeda yang sudah tidak terpakai? Jika iya, coba bersihkan dan letakkan sepeda tersebut pada taman di halaman rumah Anda, lalu letakkan beberapa pot bunga di atasnya. Dengan ini taman akan terlihat lebih berestetika.

  1. Gunakan Lampu Taman yang Unik
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – lampu taman unik

Jika biasanya orang-orang menggunakan lampu taman berdiri, maka cobalah menggunakan lampu taman yang diletakkan pada tanah atau lantai taman. Jenis lampu seperti ini akan lebih terlihat berestetika karena cahaya dari lampu yang berasal dari bawah akan menyorot ke bagian tubuh tanaman, sehingga pantulannya tidak monoton. Fungsi lampu taman adalah untuk membuat taman tetap indah meski di dalam hari. Harga lampu seperti ini juga lebih terjangkau jika dibandingan dengan lampu taman berdiri, sehingga Anda bisa sedikit menghemat pengeluaran.

  1. Manfaatkan Bambu Sebagai Backdrop Pot Tempel
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – backdrop bambu

Penggunaan bambu atau kayu memang sangat cocok untuk diaplikasikan pada segala hal yang berhubungan dengan alam, tidak terkecuali taman. Gunakanlah beberapa batang bambu, lalu buat semacam bidang tegak lurus selebar kira-kira 2 meter. Manfaatkan bidang ini sebagai backdrop untuk meletakkan pot-pot bunga tempel. Penataan pot bunga bisa disesuaikan dengan selera masing-masing orang. Hal ini dapat menambah kealamian sebuah taman dibandingkan jika meletekannya pada dinding biasa.

  1. Gunakan Batu Alam Pada Bagian Lantai Taman
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – batu alam

Batu alam merupakan material yang memang sering digunakan sebagai penghias taman. Biasanya jenis batu alam yang digunakan adalah batu koral sikat. Namun, sebenarnya beberapa jenis batu alam lainnya juga bisa digunakan, seperti batu andesit, batu templek, batu bronjol, dan atau batu paras kebumen. Penggunaan batu alam pada taman yang paling umum adalah sebagai pijakan atau untuk bagian lantai.

Desain Lantai Batu Alam Untuk Taman

Ada banyak contoh desain lantai batu alam untuk taman yang tersebar di internet. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, hampir semua jenis batu alam dapat digunakan untuk lantai taman. Hanya saja, ada batu alam yang mengharuskan untuk dilapisi dengan cairan coating agar tidak cepat rusak karena paparan sinar matahari, contohnya batu palimanan.

Berikut contoh desainnya secara lengkap :
  1. Jalan Setapak Batu Pacitoroso dan Batu Koral Sikat
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – jalan setapak batu pacitoroso dan batu koral sikat

Contoh desain yang pertama ini dibuat menyerupai rel kereta api mengelilingi area taman. Penggunaan batu koral sikat berfungsi agar jalur setapak tidak becek jika turun hujan. Tampilan taman sebenarnya sangatlah sederhana tanpa dihiasi bunga berwarna-warni. Namun dengan adanya jalan setapak ini, tampilan taman menjadi lebih menyenangkan untuk dilihat.

  1. Taman Rasa Café dengan Lantai Batu Alam Palimanan Pola Acak
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – taman rasa café dengan lantai batu alam palimanan pola acak

Batu alam palimanan merupakan salah satu contoh jenis batu alam yang sifatnya mudah rapuh dan berpori-pori, sehingga harus dilapisi dengan cairan coating. Bisa dilihat dari foto di atas, bunga yang berwarna-warni di sekitaran taman dengan lantai batu alam palimanan menghasilkan kombinasi yang sangat indah. Sebagai elemen tambahan, disediakan satu set meja makan dengan beberapa kursi untuk tempat bersantai.

  1. Lantai Penuh Batu Tempel dengan Lumut di Sekitarnya
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – lantai penuh batu tempel dengan lumut di sekitarnya

Jika biasanya keberadaan lumut dinilai cukup menganggu, maka berbeda dengan contoh desain berikut ini. Adanya lumut pada setiap celah batu tempel memberikan warna tersendiri. Tidak meninggalkan kesan yang menganggu, tetapi justru sebaliknya. Lantai batu tempel berserta lumut di sekelilingnya memberikan pengaruh yang cukup besar bagi taman ini. Faktor keindahan lainnya terletak pada dinding batu bata merah di sekeliling taman.

  1. Keramik Lantai Batu alam Tertata Rapi Menawan
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – keramik lantai batu alam tertata rapi menawan

Ada 3 faktor penunjang keindahan pada desain ini. Pertama, keramik motif batu alam yang tertata rapi. Kedua, tungku yang digunakan sebagai pot tanaman. Ketiga, lampu sorot yang menyinari tanaman dari bawah. 3 faktor tersebut sangatlah berpengaruh baik untuk desain taman ini. Namun, bagian yang paling menonjol adalah lantai. Keramik motif batu alam yang digunakan benar-benar ditata serapi dan sedetail mungkin sehingga tingkat kerapiannya maksimal. Bahkan, rumput di setiap celah keramik tampak seperti karpet. Desain seperti ini cocok untuk diterapkan pada halaman sebuah restoran yang bernuasa romantis dan elegan.

  1. Kombinasi Lantai Batu Andesit & Batu Bronjol
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – kombinasi lantai batu andesit & batu bronjol

Lantai batu alam andesit yang telah dipoles dengan finishing honed tampak serasi dengan taburan batu bronjol di sekitarnya. Selain itu, tumbuhan yang ada di taman dibentuk serempak dengan model yang sama. Bahkan ketinggian dari masing-masing tumbuhan pun diatur dengan baik. Di bagian tengah taman terdapat 4 buah lampu yang berbentuk bulat besar, yang akan menyala terang menyinari sekeliling taman. Penataan segala elemen yang ada di taman menghasilkan perpaduan yang sempurna.

Itulah beberapa tips yang bisa kami berikan mengenai desain lantai batu alam untuk taman agar tidak membosankan. Semoga bermanfaat! 😉

BACA JUGA :
7 Tips Membuat Taman Minimalis di Dalam Rumah dengan Biaya Rendah!!!
Tips Pemasangan Batu Koral Sikat untuk Lantai
Daftar Harga Batu Alam Terlengkap 2018 (Per M²)

===========================================================================

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • [Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)]
  • (BBM : D41249E8)
  • Email : sinergistone65@gmail.com

batu andesit

taman minimalis di dalam rumah

7 Tips Membuat Taman Minimalis di Dalam Rumah dengan Biaya Rendah!!!

Taman Minimalis di Dalam Rumah – Taman merupakan sebuah area atau bidang yang ditanami berbagai tumbuhan dan diberikan beberapa komponen tambahan sebagai pemanis. Di dalam taman ada 2 jenis komponen, yaitu komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik di antaranya adalah manusia, hewan, dan tumbuhan. Sedangkan komponen abiotik di antaranya adalah tanah, air, udara, dan cahaya matahari. Selain 2 komponen tersebut, biasanya ada beberapa taman yang memiliki komponen tambahan lain seperti jalan setapak, gazebo, air mancur, dan berbagai hiasan lainnya sebagai penambah nilai estetika taman.

Tujuan utama pembuatan taman adalah untuk menjadikan suatu area atau bidang menjadi lebih sejuk, indah, dan nyaman. Biasanya taman terdapat di bagian luar rumah seperti halaman depan atau belakang rumah. Namun, seiring dengan perkembangan jaman, banyak orang yang membuat taman di dalam rumahnya dengan tujuan untuk menyejukkan suasana rumah dan penghilang penat bagi para penghuni rumah.

Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Pembuatan Taman Minimalis Modern di Dalam Rumah

Dalam pembuatan taman minimalis di dalam rumah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk dapat dijadikan pertimbangan penting agar taman yang dibuat dapat memberikan manfaat bagi para penghuni rumah, di antaranya :

  1. Temperatur Ruangan

Berbeda jenis tanaman maka akan berbeda pula temperatur yang diperlukan, namun rata-rata tumbuhan akan bisa tumbuh subur pada suhu 18-23° celcius. Mulailah dengan menciptakan kisaran suhu tersebut, lalu secara perlahan sesuaikan lagi dengan kebutuhan tanaman yang ada. Jika tanaman terlihat tumbuh dengan lemah, maka bisa jadi temperature ruangan taman minimalis modern di dalam rumah terlalu panas. Sebaliknya, jika tanaman terlihat menguning maka ada kemungkinan suhu udara di taman terlalu dingin.

  1. Ukuran Lahan atau Bidang yang Digunakan

Tidak ada ukuran khusus untuk taman minimalis di dalam rumah, yang terpenting adalah gunakan sisa ruang yang ada tanpa harus mengorbakan fungsi ruangan utama yang ada di dalam rumah. Sekecil apapun ruang yang tersedia, tetaplah akan memberikan manfaat bagi para penghuni rumah karena akan tetap memberikan kesejukan di dalam rumah.

  1. Pengaturan Pencahayaan yang Cukup

Cahaya matahari merupakan hal yang dibutuhkan oleh tumbuh-tumbuhan, tidak terkecuali untuk taman minimalis di dalam rumah. Tanpa adanya cahaya matahari yang cukup, maka tumbuhan yang ada di dalam rumah tidak akan berkembang dengan baik. Jadi, ada baiknya jika spot yang akan digunakan untuk taman minimalis di dalam bisa dicapai oleh matahari, meskipun sedikit.

  1. Tingkat Kelembaban

Selain pengaturan cahaya matahari yang cukup, tingkat kelembaban udara juga harus diperhatikan. Jika kondisi udara terlalu kering, maka tumbuhan akan tampak kecokelatan, meranggas, hingga akhirnya layu. Solusinya adalah dengan menaruh beberapa sumber air di dekat taman minimalis di dalam rumah, contohnya air mancur mini atau menggunakan pot dekorasi yang berisi air. Hal ini akan membantu memberikan sumber penguapan untuk meningkatkan kelembaban udara.

  1. Kondisi Tanah di Sekitar Taman

Tanah yang digunakan adalah salah satu faktor terpenting dalam pembuatan taman minimalis di dalam rumah. Agar hasilnya maksimal, maka gunakanlah campuran tanah dari outdoor dengan tanah khusus indoor gardening dengan kualitas terbaik. Jika hanya menggunakan tanah dari outdoor, maka dikhawatirkan akan terlalu berat dan menggantung hama alami hingga benit dari rumput liar.

7 Tips Membuat Taman Minimalis di Dalam Rumah dengan Biaya Rendah

Dalam pembuatan taman minimalis di dalam rumah, biasanya orang-orang cenderung memikirkan biayanya yang relatif mahal. Padahal taman minimalis di dalam rumah bisa dibuat dengan biaya yang rendah atau terjangkau. Bagaimana caranya? Perhatikanlah tips-tips di bawah ini!

  1. Taman Kering dengan Batu Koral Sikat
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Taman Kering dengan Batu Koral Sikat

Taman tidak harus terbuat dari rerumputan, tetapi bisa juga dengan bebatuan. Contohnya adalah batu koral sikat seperti pada gambar di atas. Batu koral sikat memang sudah terkenal banyak digunakan sebagai penghias taman, maka tidak ada salahnya jika batu koral sikat ini ditaburkan pada taman minimalis di dalam rumah untuk memberikan kesan yang alami sekaligus elegan. Namun, meskipun taman ini kering tetap butuh pencahayaan dan udara yang cukup, sehingga sebaiknya gunakanlah atap yang transparan pada bagian ruang taman.

  1. Taman Minimalis dengan Bunga Gantung
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Taman Minimalis dengan Bunga Gantung

Jika Anda atau istri menyukai bunga, maka gunakanlah bunga sebagai penghias taman minimalis di dalam rumah Anda. Jenis bunga yang paling umum digunakan adalah bunga anggrek, karena bentuknya yang unik dan memang bunga anggrek sebaiknya diletakkan menggantung. Seperti yang terlihat pada gambar di atas, tidak perlu membutuhkan sela yang luas untuk dapat membuat taman minimalis yang indah di dalam rumah.

  1. Mewah Berlapis Pintu Kaca
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Mewah Berlapis Pintu Kaca

Jika diperhatikan memang desain taman seperti ini tidak mungkin bisa menggunakan biaya yang rendah, namun beberapa elemen yang perlu Anda siapkan hanyalah beberapa lembar kaca untuk digunakan sebagai “pintu” taman. Jumlah kaca bisa disesuaikan dengan besarnya ukuran taman yang akan dibuat. Selain itu, Anda juga perlu menyiapkan batu koral sikat untuk ditaburkan pada bagian lantai taman. Untuk bagian dinding, tidak perlu menggunakan batu alam seperti pada gambar karena sifatnya opsional. Tanpa dinding batu alam pun taman minimalis Anda akan tetap indah. Jangan lupa untuk membuat atap taman tetap terbuka agar cahaya matahari dapat masuk.

  1. Kesejukan Tersembunyi di Bawah Tangga
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Kesejukan Tersembunyi di Bawah Tangga

Sela ruang di bawah tangga merupakan yang paling banyak digunakan untuk pembuatan taman minimalis. Namun tentunya hal ini hanya berlaku untuk rumah bertingkat. Karena ukurannya yang kecil sehingga tidak akan memakan banyak biaya. Anda hanya perlu menyiapkan batu koral sikat sebagai taburan pada lantai taman dan beberapa tumbuhan. Untuk keperluan cahaya matahari, sudah terpenuhi dengan adanya jendela di sebelah tangga.

  1. Taman Tanpa Sebidang Tanah
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Taman Tanpa Sebidang Tanah

Berbeda dengan desain taman minimalis di dalam rumah yang lainnya, pada gambar di atas taman yang dibuat tidak membutuhkan sebidang tanah, melainkan menggunakan lantai biasa yang menyerupai motif kayu. Pada bagian dinding dilapisi backdrop kayu sederhana namun cukup tinggi. Setelah bagian lantai dan dinding selesai, Anda hanya perlu meletakkan beberapa pot tumbuhan dan bunga sebagai penghias. Letakkan bunga dengan cara menempelkannya pada backdrop kayu di dinding. Taman minimalis dan sederhana ini sudah cukup untuk menyejukkan rumah Anda.

  1. Taman Minimalis dengan Desain Bak Mandi
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Taman Minimalis dengan Desain Bak Mandi

Taman minimalis ini dibuat dengan desain menyerupai bak mandi. Hal yang harus dilakukan adalah hanya dengan menyisakan sela dengan panjang sekitar 1-2 meter dan lebar kurang lebih 50 cm untuk dibuat bentuk bak mandi. Kemudian isi bagian dalam bak mandi dengan tanah dan batuan koral yang diakhiri dengan menanami beberapa tumbuhan. Desain taman minimalis ini cocok untuk diterapkan pada ruang santai keluarga yang terpapar cahaya matahari.

  1. Kesejukan di Depan Pintu Kamar Mandi
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Kesejukan di Depan Pintu Kamar Mandi

Sela sekecil apapun dapat dimanfaatkan untuk pembuatan taman, seperti gambar di atas. Suasana sejuk terdapat di depan pintu kamar mandi dengan adanya taman minimalis yang terbuat dari taburan batu koral sikat dan beberapa tumbuhan kecil di bagian pinggir dinding. Apa yang membuat unik adalah dengan adalah jalan setapak pendek berbentuk lingkaran dengan menggunakan keramik. Dengan ini kesan kotor atau jorok dari kamar mandi akan hilang karena adanya keindahan di depannya.

Baca juga :
Perpaduan Cantik Batu Koral Sikat dengan Taman Hijau
Harga Batu Koral Sikat & 4 Manfaat Keindahan Nyata Ini
Desain Kamar Mandi Klasik Menggunakan Batu Alam
kreasi batu alam

Kreasi Batu Alam untuk Desain Ruang Keluarga

Kreasi Batu Alam untuk Desain Ruang Keluarga – Sesuai dengan namanya, ruang keluarga merupakan ruangan dimana seluruh anggota keluarga dapat berkumpul bersama untuk melakukan suatu kegiatan. Ruang keluarga merupakan ruang utama di dalam rumah yang bebas diakses oleh seluruh anggota keluarga, seperti bersantai, menonton tv, bermain, dan lain-lain.

Ruang keluarga dapat menciptakan keharmonisan antar anggota keluarga, karena di ruangan inilah para anggota keluarga bercengkrama, bercerita, bertukar pikiran, dan bersantai bersama. Dengan fungsi yang cukup vital ini, maka ruang keluarga layak untuk mendapatkan perhatian khusus bagi penghuni rumah agar bukan hanya nyaman ditempati, tetapi juga menyenangkan dan layak dirindukan.

Perindah Dinding Ruang Keluarga dengan Batu Alam

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk dapat membuat ruang keluarga terlihat menarik dan nyaman untuk ditempati, salah satunya adalah dengan membuat tampilan ruangan tersebut menjadi lebih indah dan tidak membosankan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengubah corak dinding yang ada pada ruang keluarga. Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan menggunakan batu alam pada dinding ruang keluarga.

Batu alam merupakan salah satu jenis material yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai bahan bangunan. Batu alam sudah digunakan sejak zaman dahulu karena memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan bahan bangunan lainnya.

Kelebihan batu alam untuk rumah :

  • Menimbulkan kesan yang alami, elegan, dan mewah pada rumah

Rumah yang menggunakan batu alam sebagai pelapis dinding akan tampak lebih alami dibandingkan dengan rumah dengan dinding biasa. Batu alam juga akan menambah nilai estetika dari rumah yang akan membuat rumah menjadi lebih elegan dan mewah. Dengan kesan-kesan positif yang dimunculkan oleh batu alam ini tentunya akan sangat baik jika batu aplikasikan pada ruang keluarga. Kesan alami yang dimiliki batu alam akan membuat para penghuni rumah lebih nyaman dan santai.

  • Terdapat banyak jenis, ukuran, dan warna yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan

Ada beberapa jenis batu alam yang dapat digunakan pada dinding interior rumah, di antaranya batu andesit, batu andesit, batu paras jogja, batu candi, dan batu templek. Masing-masing batu tentunya memiliki karakteristik yang berbeda, oleh karena itu Anda bisa menggunakan jenis batu yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda.

  • Batu alam mudah dicari

Tidak sulit untuk menemukan batu alam, hampir semua toko bangunan pasti menyediakan batu alam untuk dijual. Bahkan berkat kemajuan teknologi, saat ini Anda bisa membeli batu alam secara online dengan pengiriman ke seluruh Indonesia. Anda tidak mendatangi toko bangunan satu persatu secara langsung, cukup dengan menghubungi nomor yang tertera pada website dan batu alam yang Anda pesan akan segera dikirimkan ke alamat Anda dengan aman.

Daftar Harga Batu Alam Terlengkap 2018 (Per M²)

  • Harga jual rumah akan jauh lebih mahal

Jika suatu saat Anda berniat untuk menjual rumah Anda, maka harga jual rumah Anda tersebut akan lebih mahal dibandingkan dengan rumah lain yang tidak menggunakan material batu alam. Hal ini dikarenakan harga batu alam pada dasarkan sudah relatif mahal dan rumah yang menggunakan batu alam tentunya akan terlihat lebih indah dan mewah seperti yang telah dijelaskan pada point pertama.

Kreasi Batu Alam untuk Desain Ruang Keluarga

Kombinasi Dinding Bercorak Wall Cladding dan Tanaman Hias
kreasi batu alam
Kreasi Batu Alam – Kombinasi Dinding Bercorak Wall Cladding dan Tanaman Hias

Susunan batu dengan corak wall cladding merupakan salah satu pilihan terbaik untuk menghias dinding rumah. Corak seperti ini memberikan kesan yang indah dengan campuran warna yang cenderung abstrak, namun tetap senada. Penambahan ornament tanaman hias juga semakin menambah kealamian ruangan. Bukan hanya itu saja, tanaman disini berfungsi untuk memberikan sentuhan warna agar ruangan tidak terkesan monoton.

Background Palimanan Susun Sirih
kreasi batu alam
Kreasi Batu Alam – Background Palimanan Susun Sirih

Variasi pemasangan batu alam palimanan dengan pola susun sirih pada dinding belakang TV menjadi daya tarik tersendiri. Dua buah persegi panjang di bagian kiri dan kanan yang menyerupai jendela dengan tambahan tanaman hias kering di masing-masing bagiannya membuat desain ini terlihat mewah dan elegan. Paduan warna antara batu alam palimanan dengan cat kusen yang senada semakin menambah keindahan ruangan.

Sedikit Sentuhan Batu Palimanan Rata Mesin Warna-warni
kreasi batu alam
Kreasi Batu Alam – Sedikit Sentuhan Batu Palimanan Rata Mesin Warna-warni

Sentuhan batu alam palimanan dengan finishing rata mesin sangat cocok untuk diaplikasikan pada rumah atau ruangan yang simple namun elegan. Jendela kaca yang cukup lebar dengan warna kusen cokelat kayu juga sangat menampilkan kesan yang natural. Selain itu, di sebelah TV terdapat wadah api pemanas ruangan yang biasanya banyak ditemukan pada rumah-rumah di luar negeri. Bila dirasa terlalu polos, Anda bisa menambahkan satu buah lukisan dengan ukuran sedang pada dinding bagian atas TV seperti pada contoh di atas.

Full Batu Andesit yang Kokoh
kreasi batu alam
Kreasi Batu Alam – Full Batu Andesit yang Kokoh

Jika biasanya batu andesit lebih banyak diaplikasikan pada bagian eksterior rumah, maka tidak ada salahnya jika mencoba untuk mengaplikasikannya pada bagian interior rumah. Batu andesit dapat memberikan kesan kokoh dan gagah pada ruangan. Dengan warna abu-abu kehitaman yang dimilikinya, batu andesit membuat ruangan terlihat sangat mewah, terlebih apabila perabotan pada ruangan berwarna senada dengan batu andesit. Such an effortless beauty!

Sederhana dengan Batu Paras Jogja Rata Alam

 

kreasi batu alam
Kreasi Batu Alam – Sederhana dengan Batu Paras Jogja Rata Alam

Meskipun ruangan keluarga ini memiliki ukuran yang tidak terlalu luas dan sederhana, namun dengan adanya batu alam paras jogja rata alam pada satu bagian dinding ruangan ini tetap terlihat indah dan nyaman. Finishing rata alam (RTA) memang memiliki kelebihan tersendiri, yaitu membuat batu yang diaplikasikan terlihat lebih alami. Inilah yang terjadi pada ruangan keluarga ini. Sederhana namun indah.

Simple dengan Desain Monochrome
kreasi batu alam
Kreasi Batu Alam – Simple dengan Desain Monochrome

Jika Anda adalah orang yang menyukai hal-hal simple, mungkin desain seperti ini cocok untuk Anda. Cukup dengan dua paduan warna putih dan cokelat tua, ruangan keluarga Anda terlihat sangat berkelas. Penambahan batu alam susun sirih pada dinding bagian belakang TV juga semakin menambah nilai estetika ruangan ini. Jangan lupa ini memilih furniture yang sesuai, supaya kesan simple yang Anda inginkan tetap terlihat.

Baca juga :

23 Desain Rumah 1 Lantai Minimalis dan Mewah Dengan Batu Alam

Warna Cat Tembok Yang Cocok Dipadukan Dengan Batu Andesit

7 Inspirasi Desain Taman Batu Alam Penyejuk Halaman Rumah Terbaik

finishing batu alam

Finishing Batu Alam & Permasalahan Seputar Batu Alam

Finishing Batu Alam – Saat ini ada banyak cara untuk mempercantik penampilan batu alam. Majunya ilmu dan teknologi di bidang mesin pemotong batu melahirkan beragam jenis batu dengan keragaman bentuk finishing. Adanya beragam bentuk finishing turut menambah nilai jual dari batu alam. Selain itu, konsumen pun dimanjakan dengan ragam pilihan yang seringkali membingungkan, sehingga banyak tema dan gaya yang bisa direncanakan sebelumnya.

Macam-macam Finishing Batu Alam

Masing-masing bentuk finishing batu alam dilakukan dengan proses yang berbeda-beda. Ada yang menggunakan mesin atau mekanik, manual, kimia, hingga dibakar dengan api. Berikut disajikan bentuk-bentuk finishing batu alam yang dapat menambah cantik penampilan rumah.

  1. Acid

Sesuai dengan namanya, bentuk finishing batu alam ini menggunakan asam dalam proses pembuatannya. Fungsi asam adalah untuk membuat macam-macam tekstur. Berbagai macam tekstur dapat dibuat berdasarkan komposisi asam yang digunakan. Bentuk finishing batu alam ini biasanya digunakan untuk batu marmer. Dengan finishing acid, batu terlihat mengkilap walaupun bertekstur kasar. Dinding, lantai, dan teras merupakan elemen bangunan yang banyak menggunakan bentuk finishing acid.

  1. Bushhammer

Finishing bushhammer dibuat untuk memunculkan kesan alami atau natural. Pembuatannya bisa dilakukan dengan manual atau mesin. Pembuatan secara manual menggunakan palu bergerigi, sehingga permukaan batu tidak rata. Hampir semua jenis batu alam dapat di-finishing bushhammer. Kesan kokoh pun tergambar dari elemen bangunan yang menggunakan finishing bushhammer. Dinding, pilar, pagar, carport, dan garasi merupakan elemen bangunan yang cocok menggunakan batu dengan finishing bushhammer.

  1. Graveer (Alur Mesin)

Batu alam yang di-finishing graveer ada banyak ragamnya. Bentuk ini dibuat menggunakan mesin dan secara manual. Pembuatan yang dilakukan oleh mesin antara lain graveer alur lurus (stonker), alur acak, kubus, segitiga, dan European style. Sementara Japanese style dibuat manual dengan garpu. Untuk graveer alur lurus (stonker), alur acak, kubus, dan segitiga hanya dapat diaplikasikan pada batuan solid atau beku, seperti andesit, candi, pacitroso, dan lain-lain. Sementara graveer European style dan Japanese style lebih cocok diaplikasikan pada batuan sedimen seperti paras jogja.

Rumah-rumah dengan gaya minimalis banyak yang menggunakan bentuk finishing graveer. Dinding, pilar, pagar, hingga kolam (wall pond) banyak memanfaatkan batu alam dengan finishing graveer.

finishing batu alam
finishing batu alam – 1
  1. Poles (Polished)

Batu alam dengan finishing poles menghasilkan kesan halus dan licin. Cara ini dilakukan dengan menggunakan mesin yang dilengkapi diamond pad. Batuan beku dan solid saja yang bisa di-finishing poles. Batu alam yang dipoles banyak diaplikasikan untuk elemen eksterior dan interior bangunan. Batu alam yang dapat dipoles antara lain batu andesit, curi, pacitroso, sukabumi, baligreen, dan lain-lain.

  1. Semipoles (Honed)

Finishing batu alam semipoles hampir sama dengan finishing poles. Bedanya, finishing batu alam semipoles terkesan doff atau blur. Cara pengerjaannya pun sama, tetapi menggunakan mesin yang diamond pad-nya lebih sedikit daripada mesin yang digunakan pada finishing poles. Finishing batu alam ini cocok diaplikasikan untuk elemen eksterior maupun interior, seperti dinding, lantai, teras, dan lain-lain.

  1. Sun Blasted

Pembuatan finishing sun blasted dengan cara menyemprotkan pasir kuarsa pada batu alam dengan tekanan tinggi. Hasilnya  mirip dengan finishing semipoles, tetapi lebih kasar. Hampir semua jenis batu dapat di-finishing sun blasted. Finishing batu alam ini cocok diaplikasikan untuk elemen eksterior maupun interior, seperti dinding, lantai, teras, dan lain-lain.

finishing batu alam
finishing batu alam – 2
  1. Rata Bakar (Flamed)

Rata bakar menyebabkan kulit batu kasar, tetapi terlihat lebih natural. Finishing batu alam ini dilakukan dengan cara membakar batu alam menggunakan gas elpiji dan oksigen. Batuan yang bisa dibakar antara lain batu andesit, granit, pacitroso, dan diorite. Finishing batu alam ini cocok untuk diaplikasikan untuk elemen eksterior maupun interior, seperti dinding, lantai, teras, carport, dan lain-lain.

  1. Rata Alam (RTA)

Finishing rata alam dilakukan secara manual dengan dikeprek. Alat yang digunakan adalah palu dan paku bobok. Tujuannya sama dengan rata bakar, yaitu untuk memunculkan kesan natural. Bedanya, rata alam bentuknya lebih “ekstrim” atau permukaannya sangat tidak beraturan. Hampir semua jenis batu dapat di-finishing dengan rata alam. Finishing rata alam biasanya diaplikasikan pada elemen eksterior bangunan seperti dinding, pilar, dan pagar.

  1. Rata Mesin (RTM)

Sudah tentu finishing rata mesin menggunakan mesin dalam pengolahannya. Ciri khas dari finishing ini adalah alami, halus, tetapi tidak mengkilap. Hampir semua jenis batu alam dapat di-finishing dengan rata mesin. Elemen interior dan eksterior sangat cocok menggunakan batu alam yang di-finishing rata mesin.

Tambahan Aksesoris

“Manusia adalah makhluk yang tidak pernah puas”. Ungkapan tersebut memang ada benarnya. Itu terbukti dari banyaknya penemuan batu alam dan pola pemasangan, seiring majungnya teknologi di bidang mesin, dan industri. Tidak dapat dipungkiri lagi, puluhan atau ratusan tahun mendatang manusia akan menemukan ragam batu alam, mozaik atau alur, serta aksesoris yang mampu mempercantik tampilan batu alam. Saat ini ada beberapa aksesoris yang biasa digunakan untuk menambah elegan dan cantik penampilan batu alam, yaitu batu di-coating dan ditambahkan ornament atau relief.

  1. Coating
finishing batu alam
finishing batu alam – coating

Coating berasal dari bahasa Inggris yang berarti “melapisi”. Bahannya bernama coat yang artinya “lapis” atau “pelapis”. Namun, masyarakat umumnya lebih mengenal kata coating atau coat dari pada “lapis” atau “melapisi”. Coating berbentuk cair dan tidak berbau, sehingga warna asli batu tetap terlihat jelas. Ada dua jenis coating, yaitu yang mengkilap (glossy) dan yang tidak mengkilap (doff).

Coating digunakan untuk berbagai tujuan, antara lain sebagai aksesoris dan pelindung batu dari cuaca ekstrim, sehingga dapat lebih tahan lama. Coating sebagai aksesoris lebih bertujuan agar penampilan batu alam terlihat lebih cantik. Apalagi saart terkena sinar matahari. Selain itu, dengan di-coating maka tekstur dan pola yang terdapat pada kulit atau permukaan batu alam akan terlihat lebih jelas.

Sebenarnya, coating lebih ditujukan pada batu alam yang dipasang pada bagian eksterior bangunan. Bayangkan saja, setiap hari batu alam terkena panas matahari atau siraman air hujan. Belum lagi serangan dari debu, lumut, dan jamur. Namun, tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa batu alam sebenarnya tidak perlu di-coating. Alasannya, agar penampilan batu alam lebih terkesan alami dan natural.

Baca juga : Jenis Coating Batu Alam Yang Tepat Sesuai Jenis Batu Alam

  1. Ornamen
finishing batu alam
finishing batu alam – ornamen

Pemberian ornament biasanya dilakukan pada bidang-bidang yang luas dan vertikal, misalnya dinding luar dan pagar. Tujuannya agar penampilan batu alam secara keseluruhan tidak membosankan. Saat ini terdapat bermacam-macam ornament atau relief yang bisa digunakan sebagai penghias atau aksesoris tambahan. Mulia dari relief flora, fauna, batik, abstrak, bintang, dan lain-lain. Pemilihan ornament tidak ada standar baku karena tergantung dari selera masing-masing. Ornament yang ada saat ini terbuat dari batu alam paras jogja. Teksturnya yang putih dan mudah dipahat membuat batu asal Yogyakarta ini sangat cocok dijadikan relief.

Perawatan

Batu alam yang digunakan sebagai elemen terluar bangunan rentan terhadap kondisi cuaca, tidak terkecuali elemen interior. Agar penampilannya selalu terlihat cantik maka perlu perawatan secara berkala dan rutin. Untuk batu alam yang dipasang pada elemen eksterior, lakukan perawatan berkala dengan meng-coating tiap enam bulan sekali, sedangkan untuk elemen eksterior cukup satu tahun sekali. Untuk batu alam yang tidak di-coating, cukup dibersihkan dengan cara disikat menggunakan detergen.

finishing batu alam
finishing batu alam – perawatan

Untuk batu alam pada elemen interior, cukup dibersihkan dengan vacuum cleaner hingga debu-debu yang menyebabkan batu kusam dan lumut hilang. Cara ini juga berlaku untuk batu alam pada elemen eksterior.

Baca juga : Perawatan Batu Alam

Permasalahan di Seputar Batu Alam

Memang, batu alam adalah benda dengan fisik yang kuat dan memiliki daya tahan relatif lebih lama. Namun, sering kali ditemui beberapa permasalahan pada batu alam, entah karena faktor manusia atau faktor lingkungan. Berikut disajikan permasalahan yang biasa terjadi pada batu alam.

  1. Batu Berlumut

Batu berlumut umumnya terjadi pada batu yang dipasang sebagai elemen eksterior seperti pagar. Terlalu sering terpapar hujan dan seringnya debu menempel membuat batu alam mudah berlumut. Untuk menghilangkan lumut, sikat batu dengan menggunakan sikat kawat dan air deterjen secara berkala. Agar lebih aman lagi, coating batu alam seperti yang telah diterangkan sebelumnya.

  1. Batu Bernoda Hitam atau Kusam

Noda hitam pada batu alam sering terjadi pada batu alam yang mempunyai tekstur halus seperti batu palimanan, paras jogja, dan batu nonsolid lainnya. Untuk mengatasinya ada dua cara, yaitu pertama batu dibersihkan dengan menggunakan amplas dan kedua menggunakan gerinda. Cara tersebut akan menyebabkan kualitas batu alam berkurang karena mengalami perubahan bentuk.

  1. Batu Berembun

Batu berembun bukan berarti disebabkan oleh air, tetapi akibat proses coating yang tidak sesuai dengan prosedur. Pada batu yang berembun akan terlihat ruangan kosong berwarna putih atau abu-abu. Hal ini disebabkan pada saat di-coating batu alam belum benar-benar 100% kering, sehingga saat pemberian coating tercampur dengan air. Setelah kering, air itu akan tertutup oleh cairan coating yang mengendap seperti embun. Untuk mengatasi hal tersebut, kerok atau amplas bagian yang berembun, kemudian coating ulang.

  1. Keluar Leleran

Sering dijumpai pada susunan batu alam keluar leleran yang mirip dengan air terjun, tetapi sudah mengering. Adanya “air terjun” tersebut malah membuat penampilan batu alam terlihat semrawut. Apalagi jika dilihat dari kejauhan. Leleran tersebut merupakan air yang keluar dari nat (celah di antara batu alam) yang membawa kotoran, sehingga terlihat jorok. Untuk mencegahnya bisa menggunakan semen khusus yang cepat mengering. Memang harganya relatif kebih mahal, namun jika masalah tersebut selalu muncul, Anda cukuo menyiram dan menyikatnya hingga bersih.

  1. Lapisan Coating Mengelupas

Lapisan coating yang mengelupas bisa disebabkan oleh dua hal, yaitu lapisan coating terlalu tebal sehingga batu belum bersih dari debu atau kristal-kristal hasil pemotongan batu pada saat di-coating. Untuk mengatasinya, kerok lapisan yang terkelupas dengan kape atau amplas, kemudian lakukan coating ulang.

  1. Batu Lepas

Batu yang terlepas membuat penampilan batu alam secara keseluruhan menjadi kurang enak dipandang. Pemasangan yang kurang baik serta adonan atau acian yang kurang memenuhi standar merupakan penyebab utama batu lepas. Untuk mengatasinya, pasang kembali batu yang lepas atau ganti dengan batu yang sejenis. Pemasangannya menggunakan acian khusus yang daya rekatnya lebih tinggi.

21 Penerapan Batu Alam Untuk Desain Interior Rumah

Penerapan Batu Alam – Semua jenis batu alam dapat diaplikasikan untuk interior rumah, baik dinding, lantai, pagar, dan lain-lain. Namun, khusus untuk kamar mandi disarankan menggunakan batu alam yang tidak mudah menyerap air. Jika batu alam mudah menyerap air maka akan mudah kotor, berlumut, dan berjamur. Selain itu, penggunaan batu alam berpori sulit dibersihkan. Kalaupun terpaksa, semakin lama permukannya akan semakin terkikis.

Penggunaan batu alam untuk interior rumah berfungsi sebagai pembeda, penyejuk, penyeimbang, dan pemberi efek lunak pada ruangan yang terkesan monoton. Jarang ditemui ruang interior yang secara keseluruhan menggunakan batu alam. Selain membuat tampilan menjadi jenuh, ruangan-ruangan juga akan tampak berdebu karena ada beberapa jenis batu alam yang sifatnya dapat menyedot debu, misalnya batu candi.

21 Contoh Penerapan Batu Alam Untuk Interior Rumah

Klasik dan Modern Eropa

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 1

Desain café ini terkesan klasik, ala Eropa modern. Kesan itu muncul karena kombinasi warna gelap dan terang. Warna gelap berasal dari dinding dan perabot sajian di sepanjang sisi café. Gelas-gelas dan benda lain diletakkan ambalan yang menggantung pada dinding batu alam. Dinding bermaterial batu andesit ini di finishing graver Europen. Adanya lampu downlight di dinding dan ambalan menambah suasana hangat dan nyaman.

Dinding Palimanan

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 2

Ruang tamu sebagai ruang menerima tamu mesti dibuat senyaman mungkin. Desain dan perabot ruang tamu dapat menggambarkan kepribadian pemilik rumah. Pemilik rumah ini, seakan tidak puas dengan dinding bercat kuning. Ia pun mengkombinasikan tatanan acak batu palimanan pada dinding. Kemudian ini menempelkan lukisan cokelat kemerahan, kontras dengan warna dinding, sehingga penampilan ruang tamu pun menjadi lebih berestetika.

Ruang Tamu Berparas

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 3

Ruang tamu ini nyaris seratus persen menggunakan material alam, terutama kayu. Kesan hangat dan nyaman sangat terasa ketika duduk di kursi anyaman rotan. Villa atau rumah yang berada di pegunungan atau perbukitan cocok mengaplikasikan konsep desain ruang tamu ini. Penggunaan batu paras jogja sangat tepat untuk ruang tamu yang didominasi oleh furniture dan lantai berwarna gelap. Selain batu paras jogja, bisa juga mengaplikasikan jenis batu yang lainnya seperti batu palimanan dan batu paras kebumen.

Menyejukkan Ruang Keluarga

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 4

Ruang keluarga membutuhkan suasana homey atau hangat agar anggota keluarga betah beraktivitas. Oleh karena itu, dianjurkan menggunakan elemen yang menciptakan suasana santai dan akrab. Menciptakan suasana itu dapat melalui pengolahan dinding batu alam. Dinding di belakang TV pada ruang keluarga ini mengaplikasikan pemasangan pola susun sirih batu templek hingga batas lantai 2. Agar dinding batu templek lebih unik, ditempelkan dua buah boneka manusia yang sedang terbang layaknya seorang peri.

Susun Sirih yang Menggoda

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 5

Dinding di samping tangga terkadang sering terabaikan. Padahal jika diberi perlakuan dengan baik akan dapat terlihat lebih menarik. Biasanya area ruang tangga dihiasi oleh lukisan, foto anggota keluarga, hingga berbagai piagam penghargaan. Namun, ada pula yang dihiasi dengan batu alam seperti dinding rumah berikut ini. Rumah berlantai dua ini menggunakan batu templek susun sirih yang seolah-olah seirama dengan alur kayu dan arah tangga, sehingga tampak menyatu, walaupun berbeda warna dan bahan.

Galeri Batu Alam

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 6

Bagi seniman, tentunya akan mendesain rumah bak galeri pertunjukan seni, misalnya patung, lukisan, dan lain-lain. Desain seperti ini menggunakan batu alam. Begitu pula seseorang yang menyukai keindahan batu alam. Dinding rumah ini menggunakan batu templek hingga Sembilan puluh persen dari total dinding. Agar muncul kemegahan batu maka dipasang lampu sorot yang mengarah ke atas. Ketika lampu dinyalakan, rumah ini tampak layaknya sebuah galeri batu alam.

Batu Paras yang Menyita Perhatian

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 7

Semakin luas ruang interior, maka akan semakin pula untuk didesain. Namun, itu tidak sepenuhnya benar karena pemilik rumah berikut ini jeli dalam memanfaatkan uniknya batu paras sebagai desain interior. Walaupun bukan dinding utama, tetapi pasangan susun sirih batu paras ini terlihat unik. Jika diamati, susun sirih terdiri dari dua lapisan yang berselang-seling. Lapisan pertama batu paras rata mesin, kemudian lapisan kedua batu paras rata alam. Keunikan pasangan batu paras ini terlihat lebih maksimal ketika disorot oleh lampu dari atas ke bawah. Gentong berisi ranting pohon kering, mencairkan kesan kaku pada dinding batu paras.

Dinding Batu Candi

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 8

Batu candi merupakan batuan yang sering digunakan untuk bangunan candi. Namun, saat ini batu candi banyak diaplikasikan untuk mempercantik tampilan rumah, baik eksterior maupun interior. Dinding ini menggunakan batu candi ukuran 15 cm x 15 cm yang disusun bata. Untuk menghilangkan kesan kaku, penghuni rumah memajang sebuah lukisan dan hiasan burung dari besi berwarna keemasan.

Menciptakan Ombak di Dinding

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 9

Marmer bandung jarang digunakan untuk mempercantik bangunan. Selain bukan eranya, ketersediaannya pun terbatas, sehingga sangat sulit menemukannya di pasaran. Jika ada, harganya relative lebih mahal. Dinding ini menggunakan batu marmer bandung yang disusun bata. Masing-masing kelompok pemasangan batu yang disusun timbul-tenggelam terdiri dari 24 potong batu. Pola timbul-tenggelam seirama dengan arah tangga yang terlihat seperti gelombang air.

Baca Juga: Macam – Macam Pola Pemasangan Batu Alam yang Dapat Menginspirasi Anda

Kesan Unik Pola Acak

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 10

Penilaian orang awam untuk desain lantai yang menggunakan batu sandstone susun acak ini mungkin sama, yaitu “berantakan”. Namun, dilihat dari fungsi sebagai showroom atau galeri suatu produk, hal ini sah-sah saja. Lalu bagaimana jika diterapkan di rumah tinggal? Pola pemasangan acak biasanya diterapkan pada bidang vertikal, seperti dinding. Namun, dapat pula diterapkan pada lantai rumah, tetapi ada batasannya. Pola acak dapat diaplikasikan di lantai yang berukuran terbatas, seperti teras dan carport.

Lantai Bergelombang

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 11

Berikut ini desain interior sebuah resort dan restoran di Bogor. Namun, tidak ada salahnya sebagai inspirasi rumah tinggal. Beberapa keunikan dari interior yang mengadopsi gaya Bali ini adalah lantai batu templeknya. Permukaan yang tidak rata membuat lantai seolah-olah bergelombang, tetapi kuat untuk dipijak. Agar tidak terlihat gelap dan monoton, beberapa lantai dicat kuning persegi menuju satu titik.

Lantai Catur

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 12

Sekilas, ruang makan ini mengadopsi arsitektur Bali. Itu tergambar dari pola pemasangan lantai yang mirip papan catur khas pulau dewata. Lantai terdiri dari batu candi (hitam) dan batu paras (putih). Seringnya terinjak oleh orang yang berlalu lalang membuat batu paras yang asalnya putih menjadi tampak kusam dan kotor. Selain itu, nuansa Bali pada restoran ini juga terlihat dari aksesori paying yang berada di sudut dengan tiang-tiang penyangga atap restoran.

Beralaskan Andesit

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 13

Desain restoran sederhana tetapi tetap nyaman. Material kayu dan batuan alam menunjukkan restoran ini bernuansa natural. Meja dan kursi pun dari kayu. Lantai pada bangunan rumah makan ini terbuat dari susunan batu andesit. Batu andesit disusun diagonal yang setiap 4 m dibatasi oleh pasangan batu koral sikar (alor hitam). Batu andesit memang cocok untuk lantai. Selain kuat, batu andesit juga bertekstur kasar sehingga tidak mudah berlumut.

Kerja Sama di Kamar Mandi

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 14

Bak showroom batu alam, kamar mandi ini sebagian besar menggunakan batu alam untuk bahan pelapis. Batu andesit diaplikasikan pada dinding dan lantai. Sementara batu koral putih digunakan untuk lantai di area shower atau pancuran. Kamar mandi terlihat luas karena dinding terpasang batu andesit susun sirih. Sementara lantai menggunakan batu andesit rata alam kasar, sehingga tidak licin dan tidak akan terpeleset.

Kamar Mandi Berlantai Mozaik

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 15

Kamar mandi ini terdiri dari WC, washtafel, dan bak mandi. Antara WC dan bak mandi terpisah oleh tirai antiair. Sementara itu, di antara washtafel dan area mandi dibatasi dinding yang juga berfungsi sebagai “lemari”. Lantai menggunakan mozaik batu alam, sehingga terkesan luas. Sementara dinding area mandi menggunakan batu andesit. Hampir sebagian desain kamar mandi yang menggunakan material batu alam mengaplikasikan batu bertekstur kasar untuk lantainya. Tujuannya agar lantai tidak licin.

Hitam, Siapa Takut?

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 16

Hitam, mungkin itu tema kamar mandi bernuansa alam ini. Penggunaan batu templek hitam yang disusun acak mesin menjadi point of interest. Shower bercat hitam dipasang pada bidang putih agar mudah dibedakan dengan dinding kamar mandi. Pada bagian kiri bathtub terdapat rak yang juga dilapisi batu templek. Untuk menghilangkan kesan kaku, pijakan sebelum bathtub terbuat dari kayu. Secara keseluruhan, efek batu alam di dinding kamar mandi menambah udara lebih dingin dan sejuk.

Paras Kebumen Melawan Arus

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 17

Opini mengenai hanya batu bertekstur keras dan tidak berpori yang dapat melapisi dinding kamar mandi, terelakkan oleh seorang desainer kamar mandi yang satu ini. Batu paras kebumen yang notabene batu berpori, ternyata diaplikasikan 80% dari total luas dinding. Pemilik rumah tidak khawatir menggunakan batu paras kebumen karena lantai area mandi menggunakan batu brojol. Penggunaan batu brojol dapat mengurangi percikan air yang timbul saat mandi.

Semakin Betah di Toilet

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 18

Umumnya toilet menggunakan keramik warna biru, hijau, atau warna lembut yang berkesan sejuk. Namun, toilet ini bernuansa hangat dan akrab, sehingga membuat betah penggunanya. Dinding dan lantai menggunakan batu pacitroso yang dipasang diagonal. Tak lupa hiasan kupu-kupu yang ditempel pada batu pacitroso ikut “memeriahkan” suasana kamar mandi.

Washtafel Berparas Jogja

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 19

Gaya etnik sangat kental pada washtafel berikut ini. Penggunaan material kayu dan batu mendominasi desain washtafel hingga 90%. Batu paras jogja melapisi dinding tempat merekatnya washtafel. Tiang washtafel menggunakan kayu yang dibentuk mengerucut ke arah bawah.

Batu Koral yang Menyala

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 20

Sebagai tempat mencuci tangan, desain washtafel biasanya 100% sudah jadi. Namun, untuk desain washtafel yang satu ini sungguh menarik perhatian. Meja washtafel didesain melayang, sehingga bagian bawahnya diisi oleh batu koral putih dan alor hitam. Batu koral putih dan alor hitam diberi pencahayaan sehingga terkesan menyala menyerupai perapian.

Mozaik Dinding Warna Biru

penerapan batu alam
penerapan batu alam – 21

Kamar mandi ini merupakan kamar mandi kering. Hampir keseluruhan materialnya menggunakan batu alam, baik dinding dan lainnya. Dinding bernuansa biru ini disusun dengan pola mozaik. Dinding ini diberi alur atau nat putih antara batu satu dengan yang lain agar tercopta pola dan jelas terlihat batasnya. Di hadapan kloset sengaja diletakkan batu bertekstur kasar agar tidak licin dan terpeleset. Sementara di sekeliling batu persegi bertekstur kasar tersebut terdapat taburan batu koral putih. Batu-batu ini sebagai pemanis kamar mandi.

7 Inspirasi Desain Taman Batu Alam Penyejuk Halaman Rumah Terbaik

Desain Taman Batu Alam – Di daerah perkotaan, polusi udara dan kebisingan seakan sudah menjadi santapan sehari-hari yang sulit dihindari bahkan menjadi salah satu masalah kronis yang perlu diatasi. Namun, tentunya tidak mungkin apabila mengatasinya dengan cara menghentikan setiap aktivitas perorangan yang menyebabkan polusi udara tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan cara mencegahnya dengan memiliki tanaman di halaman rumah. Tanaman akan sangat berguna sebagai penghalang masuknya debu, meredam kebisingan, dan memperindah tampilan sebuah rumah. Tanaman yang digunakan bisa berupa tanaman hias, tanaman rambat, tanaman buah, tanaman obat, maupun tanaman peneduh. Lanjutkan membaca 7 Inspirasi Desain Taman Batu Alam Penyejuk Halaman Rumah Terbaik

Contoh Aplikasi Batu Alam Wall Cladding Pada Rumah

Contoh Aplikasi Batu Alam Wall Cladding Pada Rumah – Batu alam wall cladding merupakan salah satu jenis batu alam yang paling banyak digunakan karena motifnya yang unik dan beragam. Lanjutkan membaca Contoh Aplikasi Batu Alam Wall Cladding Pada Rumah