Arsip Tag: eksterior batu alam

dinding batu alam taman belakang rumah

Trend Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah Terbaru 2019

Dinding batu alam taman belakang rumah – Taman merupakan sebuah lahan atau area yang ditanami berbagai jenis tumbuhan dan dihiasi dengan beberapa komponen tambahan yang bermanfaat bagi manusia. Komponen tambahan yang dimaksud adalah seperti air mancur, kolam ikan, jalan setapak, ayunan atau yang lainnya.

Taman biasanya terletak di halaman bagian depan rumah sebagai penghias tampilan rumah agar lebih indah dan sejuk. Namun, tidak jarang taman juga dibuat di halaman belakang rumah. Taman belakang rumah biasanya bermanfaat sebagai tempat pelepas penat para anggota keluarga setelah seharian lelah beraktifitas di luar. Hijaunya taman juga dapat menyegarkan pikiran dan membuang stress.

Fungsi Taman Secara Umum

Adanya taman di halaman rumah memiliki berbagai fungsi dan manfaat yang baik bagi para penghuni rumah dan lingkungan sekitar, di antaranya :

  1. Mempercantik halaman rumah

Tujuan utama dibuatnya taman adalah untuk mempercantik tampilan rumah. Berbagai macam tumbuhan dan bunga-bunga yang berwarna-warni dapat membuat rumah terlihat lebih indah. Rumah dengan desain sederhana pun akan tampak indah apabila memiliki taman yang teratur dan rapi.

  1. Dapat menyerap polusi udara dan menghasilkan oksigen

Di dalam taman tentunya ada berbagai macam tumbuhan yang mampu menyaring udara dan menyerap karbondioksida. Selain itu, tumbuhan juga akan menghasilkan oksigen dari hasil fotosintesis yang dilakukan oleh daun pada siang hari. Seperti yang kita ketahui bahwa karbondioksida dapat memberi pengaruh buruk bagi kesehatan. Dengan adanya taman, lingkungan di sekitar rumah menjadi lebih sejuk dan segar sehingga baik untuk kesehatan.

  1. Menyegarkan pikiran

Ketika lelah dan stress setelah seharian bekerja, tentunya hal yang dibutuhkan adalah penyegar pikiran. Cobalah untuk bersantai dengan duduk di sekitaran taman. Hal ini akan sangat memberikan dampak positif bagi pikiran Anda dan menyegarkan kembali tubuh lelah Anda.

  1. Sebagai tempat bersantai keluarga

Jika biasanya para anggota keluarga berkumpul di ruang keluarga, maka taman belakang rumah pun dapat menjadi alternative lain yang baik. Selain itu, anak-anak juga dapat bermain di sekitaran taman. Adanya taman sebagai area bermain juga dapat menghindarkan anak dari kecanduan bermain gadget.

  1. Sebagai area resapan air hujan

Untuk Anda yang tinggal di daerah perkotaan, adanya taman dapat membantu mengurangi banjir. Taman dibangun di atas lahan tanah yang dapat menyerap air hujan. Dengan adanya taman tentunya air hujan lebih mudah pergi dan otomatis dapat mengurangi resiko terjadinya banjir.

  1. Sebagai tempat penyaluran hobi

Biasanya wanita memiliki hobi berkebun dan merawat tumbuhan. Dengan adanya taman di halaman rumah, hobi positif ini dapat tersalurkan dengan mudah. Terlebih hobinya tersebut ditekuni dengan baik, bukan tidak mungkin untuk bisa menjadi bisnis yang menggiurkan.

Tips Desain Taman Belakang Rumah yang Baik

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk dapat membuat taman belakang rumah menjadi lebih indah dan nyaman ditempati, di antaranya :

  1. Bagi area untuk letak tanaman, area bersantai, dan area berjalan

Pembagian setiap area yang ada di taman harus dilakukan dengan baik. Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan area untuk letak tanaman. Penentuan letak area tanaman dapat disesuaikan dengan selera masing-masing, namun tidak boleh berlebihan. Sisakan beberapa space  untuk area bersantai dan area berjalan. Usahakan area bersantai terletak di posisi yang pas, agar tidak mengganggu pemandangan taman secara keseluruhan.

  1. Tentukan jenis tanaman yang akan diletakkan di taman

Jika Anda ingin membuat taman belakang rumah yang minimalis, pastikan Anda hanya menggunakan maksimal 3 jenis tanaman. Hal ini bertujuan agar kesan minimalis dari taman Anda tetap terjaga. Namun jika ingin membuat taman belakang rumah yang besar, Anda bisa menggunakan beberapa jenis taman yang berbeda-beda dengan ukuran yang tidak terlalu besar, agar tidak membuat taman terkesan sempit.

  1. Gunakan pot pada masing-masing tanaman

Penggunaan pot dapat membuat taman terlihat lebih elegan dan rapi. Selain itu, kelebihan penggunaan pot adalah tanaman akan lebih mudah untuk ditata ataupun dipindah apabila sewaktu-waktu area belakang rumah akan digunakan untuk keperluan yang lain. Namun, tanaman yang ditanam di dalam pot memerlukan perawatan khusus agar tetap segar.

  1. Tambahkan komponen pendukung sebagai penghias taman

Jika merasa taman belakang rumah Anda masing kurang menarik, cobalah untuk menambah beberapa komponen tambahan seperti bebatuan, kolam ikan mini, air mancur, atau yang lainnya. Adanya komponen-komponen tersebut dapat membuat tampilan taman menjadi lebih hidup.

  1. Merawat tanaman dan membersihkan taman secara rutin

Seindah apapun taman belakang rumah Anda, apabila tidak dirawat dan dibersihkan secara rutin maka akan percuma saja. Untuk itu jangan lupa untuk selalu menyirami tanaman dengan air dan membersihkan dedaunan yang berjatuhan secara rutin. Jika tanaman tampak segar dan area taman selalu bersih, tentunya taman belakang rumah Anda akan lebih menarik untuk dipandang dan nyaman untuk ditempati.

  1. Menggunakan batu alam pada dinding taman belakang rumah

Batu alam merupakan salah satu material yang sangat populer beberapa tahun belakangan ini. Kelebihan batu alam adalah karena karakteristiknya yang kuat dan motifnya yang indah sehingga sangat cocok untuk digunakan pada bagian dinding taman belakang rumah.

Trend Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah

Seperti yang sudah sedikit dijelaskan di atas bahwa akhir-akhir ini batu alam sangat populer sebagai material pembangunan rumah, terutama pada proses akhir (finishing). Hal ini didasari oleh karakteristik batu alam yang kuat dan motifnya yang beragam sehingga dapat memberikan keindahan pada bangunan.

Berikut beberapa contoh desain dinding batu alam taman belakang rumah terbaru yang mungkin bisa memberikan inspirasi bagi Anda :

  • Kombinasi batu templek kuning & batu candi
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah – Kombinasi Batu Templek Kuning & Batu Candi
  • Full desain batu palimanan
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah – Full Desain Batu Palimanan
  • Kombinasi batu pacitoroso pola mozaik & batu andesit
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah – Kombinasi Batu Pacitoroso Pola Mozaik & Batu Andesit
  • Batu andesit hitam rata mesin
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah – Batu Andesit Hitam Rata Mesin
  • Batu andesit pola pemasangan susun sirih
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah – Batu Andesit Pola Pemasangan Susun Sirih
  • Batu andesit rata mesin pola pemasangan timbul tenggelam
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah – Batu Andesit Rata Mesin Pola Pemasangan Timbul Tenggelam
  • Batu palimanan pola pemasangan susun sirih
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah – Batu Palimanan Pola Pemasangan Susun Sirih
  • Kombinasi batu palimanan, batu templek putih & batu andesit
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah – Kombinasi Batu Palimanan, Batu Templek Putih & Batu Andesit
  • Batu andesit rata mesin pola pemasangan timbul tenggelam
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah – Batu Andesit Rata Mesin Pola Pemasangan Timbul Tenggelam
  • Batu basal sebagai ornamen penghias dinding
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah
Dinding Batu Alam Taman Belakang Rumah – Batu Basal Sebagai Ornamen Penghias Dinding

Demikianlah beberapa trend dinding batu alam taman belakang rumah terbaru 2019 yang dapat kami bagikan. Semoga bermanfaat! 🙂

===========================================================================

Artikel Terkait :

Taman Batu Alam, Solusi Percantik Halaman Rumah
Tips Desain Lantai Batu Alam Untuk Taman, Begini Kreasinya!
Cara Membuat Taman Minimalis di Dalam Rumah dengan Biaya Rendah
Perpaduan Cantik Batu Koral Sikat dengan Taman Hijau
Mempercantik Eksterior Rumah Dengan Taman Air Terjun Batu Alam

===========================================================================

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Produsen Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)
  • (BBM : 5F6E.9570)
  • Email : sinergistone65@gmail.com
pemasangan batu alam pada tiang

Pemasangan Batu Alam Pada Tiang Teras, Hanya Dengan 5 Langkah Berikut !!!

Pemasangan Batu Alam Pada Tiang Teras – Teras merupakan bagian rumah yang berfungsi sebagai tempat peralihan atau persinggahan sebelum masuk ke dalam rumah. Desain teras cukup mempengaruhi penilaian keseluruhan tampilan rumah kita, karena teras lah yang pertama kali terlihat sebelum memasuki rumah.

Funsgi Teras Berdasarkan Letaknya

Keberadaan sebuah teras tidak harus di bagian depan, tetapi juga bisa di bagian samping ataupun belakang rumah. Tentunya letak teras juga mempengaruhi fungsi pokoknya. Berikut fungsi berdasarkan lokasinya :

  • Teras Depan

Teras bagian depan memiliki fungsi pokok sebagai tempat penerima tamu atau area tunggu sebelum tamu masuk ke dalam rumah. Teras depan rumah merupakan gambaran wajah sebuah rumah secara keseluruhan. Apabila desain teras depan rumah menarik, maka dapat dipastikan bahwa tampilan bagian dalam rumah juga menarik. Begitu pula sebaliknya.

  • Teras Samping

Letak teras samping biasanya berada berdekatan dengan kamar, sehingga berfungsi sebagai tempat bersantai para penghuni kamar. Ukurannya tidak sebesar teras depan, karena memang fungsinya tidak begitu kompleks. Rumah yang memiliki teras di bagian samping biasanya adalah rumah yang berada di sudut jalan.

  • Teras Belakang

Teras bagian belakang rumah memiliki fungsi yang cukup banyak. Letaknya lebih bersifat privasi dibandingkan dengan teras depan rumah yang siapapun bisa memasukinya. Fungsi utama teras belakang adalah sebagai tempat bersantai para anggota keluarga. Selain itu, karena letaknya dibelakang dan biasanya dekat dengan ruang makan atau dapur, teras belakang digunakan sebagai tempat makan bersama atau sekedar berkumpul untuk bercengkerama layaknya ruang keluarga.

Bagaimana Cara Membuat Teras Rumah Tampak Menarik?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa tampilan sebuah teras yang menarik dapat mempengaruhi tampilan rumah secara keseluruhan. Lalu bagaimana cara membuat teras rumah tampak menarik? Tentunya ada banyak cara yang dapat dilakukan, di antaranya :

  • Memilih Warna Cat Dinding yang Sesuai
pemasangan batu alam pada tiang
Memilih Warna Cat Dinding yang Sesuai

Pemilihan warna cat dinding merupakan hal yang tricky untuk dilakukan. Maka dari itu masih banyak orang yang tidak mampu mengkombinasikan warna cat dinding agar terlihat indah, sehingga terkesan bertabrakan.

Tipsnya adalah kombinasikan warna netral dengan warna cerah dengan perbandingan 8 : 2 (netral : cerah) atau sebaliknya.

Baca juga : Kombinasi Batu Alam dan Warna Cat Tembok yang Cocok dengan Karakter Diri Anda
  • Memilih Model Furniture yang Tepat
pemasangan batu alam pada tiang
Memilih Model Furniture yang Tepat

Jika sudah menentukan warna cat dinding yang sesuai, maka hal lain yang dapat dilakukan adalah memilih model furniture / perabotan yang tepat. Memilih furniture bukanlah hal yang sulit, hanya perlu disesuaikan dengan ukuran luas teras. Jika ukuran teras cenderung minimalis, maka pilih pula model furniture yang minimalis agar teras tidak terkesan sempit. Selanjutnya, karena akan terletak di depan, usahakan memilih furniture yang tidak mudah basah bila terkena percikan air hujan.

  • Meletakkan Beberapa Tanaman Bunga yang Sederhana
pemasangan batu alam pada tiang
Meletakkan Beberapa Tanaman Bunga yang Sederhana

Karena di teras biasanya sudah tersedia furniture, maka pilihlah ukuran tanaman yang tidak terlalu besar namun tetap dapat memberikan warna agar teras lebih hidup. Bisa memilih bunga yang diletakkan di lantai, bunga yang ditempel di dinding, ataupun bunga gantung.

  • Memilih Model Lampu yang Unik
pemasangan batu alam pada tiang
Memilih Model Lampu yang Unik

Tampilan teras yang menarik bukan hanya terlihat indah pada siang hari, namun juga pada hari. Karena malam hari identic dengan menyalanya lampu, maka pilihlah model lampu yang unik untuk teras rumah. Lampu tidak hapus menempel di bagian atap, namun bisa ditempel pada dinding atau tiang teras.

  • Menggunakan Keramik Lantai yang Bertekstur Kasar
pemasangan batu alam pada tiang
Menggunakan Keramik Lantai yang Bertekstur Kasar

Keramik lantai yang bertekstur kasar memiliki kelebihan khusus, yaitu tidak licin ketika basah. Lantai yang kasar bisa diwujudkan dengan penggunaan keramik batu alam. Tidak sulit untuk menemukan keramik batu alam karena toko bahan bangunan pasti menyediakan.

  • Menggunakan Material Batu Alam Pada Tiang Teras
pemasangan batu alam pada tiang
Menggunakan Material Batu Alam Pada Tiang Teras

Tampilan tiang teras menjadi salah satu tolak ukur penting bagi keindahan teras dan seisi rumah. Pemasangan batu alam pada tiang teras akan sangat menambah nilai estetika rumah itu sendiri. Mengapa? Karena batu alam memiliki banyak kelebihan dibandingan dengan bahan bangunan lain. Jenis, ukuran, dan warna yang beragam membuat batu alam sangat populer akhir-akhir ini.

5 Langkah Pemasangan Batu Alam Pada Tiang Teras

Pemasangan batu alam pada tiang teras bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan, namun tetap harus dipelajari dengan baik agar hasilnya memuaskan sesuai dengan yang diharapkan. Meski begitu, Anda hanya perlu melakukan 5 langkah di bawah ini. Langkah-langka pemasangan batu alam pada tiang teras, di antaranya :

1. Cek Sudut Siku-siku Setiap Batu Alam

Batu alam yang akan dipasang pada tiang haruslah memiliki bentuk siku-siku. Pengecekan bisa dilakukan dengan menggunakan penggaris siku-siku, ubin, keramik, atau benda apapun yang berbentuk persegi. Jika ada batu yang belum bersudut siku-siku, maka harus dipotong bagian pinggirnya menggunakan alat pemotong keramik.

2. Bobok Permukaan Tiang yang Akan Dipasangi Batu Alam

Permukaan tiang yang akan dipasangi batu alam harus dibobok terlebih dahulu secara acak dengan menggunakan paku bobok. Hal ini dilakukan agar nantinya batu alam yang dipasang menempel lebih kuat pada tiang. Intinya, usahakan permukaan tiang tidak dalam keadaan halus atau rata.

3. Pasang Benang Pembatas

Pemasangan benang berfungsi sebagai patokan kelurusan pola pemasangan batu alam. Tancapkan paku beton pada bagian paling atas tiang, kemudian pasang bandulan di ujung bawah benang agar benang tetap terbentang lurus. Setelah itu baru diikat pada paku yang sudah ditancapkan tadi. Ulangi langkah ini sampai seluruh bagian tiang terbagi-bagi oleh benang.

4. Rendam Batu Alam

Batu alam yang akan ditempelkan pada tiang harus direndam ke dalam air terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar batu alam tidak cepat kering sehingga dapat menempel lebih erat dengan adonan semen pada tiang.

5. Pasang Batu Alam

Mulailah pemasangan batu alam pada tiang dari bagian bawah. Usahakan menggunakan adonan yang terbuat dari semen instan atau semen khusus karena daya rekatnya lebih kuat. Pasanglah batu alam sesuai dengan pola yang diinginkan. Jangan lupa untuk menekan batu alam yang baru diaplikasikan dengan pelan-pelan agar lebih menempel sempurna. Lakukan pemasangan batu alam serapi dan serapat mungkin. Jika sudah selesai, bersihkan permukaan tiang batu alam harus segera dibersihkan dari sisa-sisa adonan semen yang masih menempel agar tidak terlanjur mengering.

Demikianlah 5 langkah mudah pemasangan batu alam pada tiang teras yang mungkin dapat membantu Anda. Semoga bermanfaat! 😉

Baca juga :
Pemasangan Batu Alam Pada Dinding, Inilah 10 Langkah Jitu nya !!!
2 Cara Memasang Batu Alam Andesit Pada Lantai, Mudah & Cepat!
Daftar Harga Batu Alam Terlengkap 2018 (Per M²)

=======================================================================

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)
  • BBM : D41249E8
  • Email : sinergistone65@gmail.com

batu andesit

jual batu alam

Top 10 Motif Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah Terpopuler 2018

Motif Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah – Batu alam merupakan batuan yang berasal dari alam yang biasanya digunakan sebagai bagian dari konstruksi bangunan, terutama pada proses akhir (finishing). Keindahan dan kesan alami yang dimiliki batu alam menjadi alasan utama mengapa batu alam banyak dipilih sebagai bahan bangunan.

Kepopuleran Batu Alam

Penggunaan batu alam untuk kehidupan sehari-hari sudah dilakukan sejak jaman dahulu, bahkan dahulu batu alam dimanfaatkan untuk pembuatan patung, candi, dan lain-lain. Namun, kepopuleran batu alam semakin meningkat pada beberapa tahun belakangan ini.

Seiring dengan perkembangan jaman, batu alam kini semakin populer dengan banyaknya bangunan-bangunan rumah yang menggunakannya sebagai “pemanis” dinding luar. Hal ini tentunya memiliki alasan khusus, pasalnya batu alam memiliki nilai plus jika dibandingkan dengan bahan bangunan lainnya.

Kelebihan Batu Alam

 Kepopuleran batu alam tentunya berbanding lurus dengan kelebihan yang dimilikinya. Berikut adalah beberapa kelebihan batu alam untuk dinding luar rumah :

  • Banyak pilihan jenis, warna, dan ukuran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan
  • Dapat membuat tampilan rumah menjadi lebih indah, mewah dan alami
  • Lebih kuat dan tahan lama
  • Perawatannya cenderung mudah
  • Harga jual rumah nantinya akan lebih tinggi

Jenis – Jenis Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah

Batu alam memiliki jenis yang sangat beragam, namun tidak semua jenis batu alam dapat digunakan pada dinding luar rumah. Berikut adalah jenis-jenis batu alam yang dapat digunakan pada dinding luar rumah, di antaranya :

  1. Batu Andesit

Batu andesit sudah populer sebagai bahan bangunan sejak jaman colonial. Pada saat itu, batu andesit digunakan untuk dinding, pagar, jembatan, dan saluran irigasi.

Karakteristik fisik dari batu ini adalah berwarna abu-abu. Ada yang berwarna abu-abu muda, abu-abu tua kehitaman, abu-abu kemerahan,  dan abu-abu kehijauan. Untuk sifatnya sendiri, batu andesit bersifat kuat, padat, dan tidak berpori-pori.

Jenis batu yang pertama ini merupakan yang paling cocok untuk diaplikasikan pada bagian eksterior rumah, karena ia tahan terhadap perubahan cuaca ekstrim dan lumut. Namun, bukan berarti batu andesit tidak bisa diaplikasikan pada interior rumah.

  1. Batu Palimanan

Batu palimanan mulai dikenal oleh masyarakat sejak tahun 50-an. Jenis batu ini terbentuk karena adanya proses sedimentasi (endapan) pasir yang terbawa oleh air ataupun angin.

Batu palimanan sendiri dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan warnanya, yaitu batu palimanan kuning (cream palimo), batu palimanan emas (golden palimo), dan batu palimanan putih (white palimo).

Umumnya, batu ini memiliki sifat yang rapuh dan memiliki pori-pori. Namun jika dibandingkan antara ke tiga 3 jenis batu palimanan di atas, batu palimanan putih (white palimo) adalah jenis yang paling keras. Sehingga jika ingin menggunakan batu palimanan pada bagian eksterior rumah, sebaiknya pilih yang jenis terakhir (white palimo). Meski begitu, setelah selesai proses pemasangan harus dilapisi dengan cairan coating agar dinding tidak mudah berlumut.

  1. Batu Candi

Sesuai dengan namanya, batu ini memang jenis batu alam yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan candi-candi bersejarah, seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan lain-lain. Dari sini sudah sangat jelas mengapa batu candi termasuk ke dalam jenis batu alam yang cocok digunakan pada dinding luar.

Secara karakteristik, batu candi hampir mirip dengan batu andesit, sama sama berwarna abu kehitaman. Namun yang membedakan adalah batu candi memiliki pori-pori, sementara batu andesit tidak.

Tetapi, kekuatan batu candi tidak perlu diragukan lagi. Hal ini terbukti dengan berdirinya candi-candi bersejarah yang sudah ada di Indonesia sejak puluhan bahkan ratusan tahun lamanya. Tentunya dengan diimbangi perawatan yang rutin.

  1. Batu Paras Jogja

Jenis batu yang keempat ini berasal dari Yogyakarta yang terbentuk dari proses sedimentasi atau endapan, sama seperti batu palimanan. Keunikan dari batu ini adalah warnanya yang putih seperti salju.

Meskipun terbentuk dari proses yang sama seperti batu palimanan, sifat dari kedua batu ini berbeda. Jika batu palimanan memiliki sifat yang rapuh, maka batu paras jogja memiliki sifat yang keras. Hanya saja, keduanya sama-sama berpori-pori. Jadi harus dilapisi dengan cairan coating dan perawatan yang rutin.

  1. Batu Templek

Batu templek merupakan jenis batu alam metamorf yang terbentuk karena adanya perubahan tekanan dan suhu yang tinggi atau panas bumi. Jenis batu ini cukup populer di Indonesia dan sudah sangat umum digunakan pada bagian luar bangunan.

Untuk karakteristiknya sendiri hampir mirip dengan batu andesit yang keras dan berporositas rendah. Hanya saja batu templek berbentuk lempengan tipis, tidak seperti jenis batu alam lainnya.

Bentuknya yang terkadang tidak beraturan, membuat dinding terlihat sangat menyatu dengan alam. Kesan alami dan kokoh akan muncul dengan sendirinya apabila menggunakan batu tempel ini pada bagian dinding luar bangunan.

Top 10 Motif Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah Terpopuler 2018

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, beberapa jenis batu alam memang sangat cocok untuk diaplikasikan pada dinding luar rumah, tentunya dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Jika sudah menentukan jenis batu alam mana yang akan Anda gunakan untuk dinding luar rumah Anda, maka sekarang saatnya untuk menentukan motif seperti apa yang akan diterapkan dengan batu alam yang sudah Anda pilih.

Ada banyak sekali contoh motif batu alam untuk dinding luar rumah yang tersebar di internet, atau bahkan Anda sering melihatnya sendiri secara langsung di rumah-rumah sekitaran Anda.

Jika sekiranya masih bingung, berikut akan kami berikan beberapa referensi motif batu alam untuk dinding luar rumah yang mungkin bisa menjadi ide untuk Anda.

  1. Batu Palimanan + Batu Candi Pola Susun Sirih
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan + batu candi pola susun sirih

Kombinasi batu palimanan dan batu candi dengan pola susun sirih menampilkan kesan yang manis namun tetap natural, meski diaplikasikan pada rumah minimalis dan tidak terlalu mewah.

  1. Batu Andesit Pola Koboi Bandung
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu andesit pola koboi bandung

Batu andesit merupakan salah satu jenis batu yang dapat membuat dinding luar rumah Anda tampak elegan dan kokoh. Hal yang paling mendukung dari batu ini adalah warnanya yang gelap dan teksturnya yang padat. Pola koboi bandung dapat menjadi pilihan jika Anda bosan menggunakan pola normal.

  1. Batu Palimanan RTA + Batu Andesit
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan RTA + batu andesit

Motif batu alam untuk dinding luar rumah berikut ini merupakan yang paling cocok untuk diaplikasikan pada rumah bergaya vintage. Warna dari batu palimanan yang sangat membumi dengan finishing rata alam (RTA) membuatnya terlihat mewah secara alami dan tidak berlebihan.

  1. Batu Andesit Graveer European
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu andesit graveer european

Ingin membuat dinding luar rumah Anda tampak mewah dan elegan? Cobalah untuk menggunakan batu andesit dengan finishing Graveer European seperti gambar di atas. Motif alur yang dimilikinya sangat cocok untuk diaplikasikan pada rumah bergaya minimalis.

  1. Batu Templek Kuning
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu templek kuning

Siapa bilang batu templek hanya bisa diaplikasikan pada bagian fondasi bangunan? Coba lihatlah gambar di atas. Batu templek yang tidak beraturan justru membuat rumah terlihat berbeda dan anti mainstream!!! Selain kokoh, motif ini juga sangat menarik bukan?

  1. Batu Candi Pola Acak Timbul Tenggelam
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu candi pola acak timbul tenggelam

Pola acak timbul tenggelam merupakan inovasi yang cukup unik dan masih jarang ditemui. Namun, pengaplikasiannya pun harus dengan kreatifitas dan tidak bisa sembarangan. Jika diperhatikan pada gambar di atas, pola timbul tetap dibentuk seimbang antara sisi kanan dan sisi kiri, sehingga tetap nyaman untuk dilihat.

  1. Batu Palimanan Polished
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan polished

Jika sebelumnya batu palimanan dibuat dengan pola susun sirih dan dengan finishing RTA, maka kali ini coba pertimbangkanlah menggunakan batu palimanan dengan finishing polished. Memang rasanya sudah sangat “biasa”, namun jika diperhatikan lagi, yang membuat motif ini berbeda adalah pada bagian pilarnya. Pilar tetap dibuat dengan batu palimanan namun dengan finishing graveer alur lurus.

  1. Wall Cladding
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || wall cladding

Wall cladding sebenarnya sama saja dengan susun sirih, namun sudah dibuat lempengan-lempengan agar pemasangannya lebih mudah seperti keramik. Penerapan motif ini merupakan yang paling mudah, karena motif yang ada sudah dibuat sedemikian rupa, jadi Anda hanya perlu memilih motif mana yang Anda sukai.

  1. Batu Palimanan Wall Cladding
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan wall cladding

Batu palimanan memang memiliki warna yang sangat cantik, sehingga tidak heran jika banyak yang menggunakannya pada bagian dinding luar rumah. Kali ini, batu palimanan dibuat dengan wall cladding namun dengan tampilan warna yang sama seperti warna aslinya.

  1. Batu Paras Jogja + Batu Templek
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu paras jogja + batu templek

Warna putih masih menjadi pilihan bagi orang-orang yang menyukai hal-hal simple nan elegan, seperti gambar di atas. Penggunaan batu paras jogja putih dengan kombinasi batu templek di bagian fondasinya tampak sangat simple namun tetap berestetika.

Demikianlah top 10 motif batu alam untuk dinding luar rumah yang dapat kami berikan untuk Anda. Semoga membantu! 😉

Baca juga :

4 Tips Memilih Batu Alam yang Wajib Anda Ketahui!
Jenis Coating Batu Alam Yang Tepat Sesuai Jenis Batu Alam
Daftar Harga Batu Alam Terlengkap 2018 (Per M²)

=======================================================================

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • [Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)]
  • (BBM : D41249E8)
  • Email : sinergistone65@gmail.com

batu andesit

7 Contoh Penerapan Batu Alam Andesit Untuk Pagar Rumah Minimalis

Batu Alam Andesit Untuk Pagar Rumah Minimalis – Pagar rumah merupakan struktur tegak yang berfungsi sebagai pembatas antara area rumah dengan lingkungan di sekitarnya. Pada umumnya, pagar berbentuk vertikal dengan ketinggian yang disesuaikan dengan ukuran ketinggian bangunan rumah.

Manfaat Pagar Bagi Rumah dan Penghuninya

Adanya pagar tentunya memberikan banyak manfaat baik bagi bangunan rumah maupun bagi penghuni rumah. Manfaat pagar di antaranya :

  • Sebagai pembatas antara rumah dengan area di sekelilingnya. Maksudnya adalah pagar menjadi perisai yang dapat memberi ruang privasi bagi para penghuni rumah sehingga orang-orang yang berada di area luar rumah tidak akan bisa melihat aktifitas para penghuni rumah.
  • Sebagai peredam kebisingan. Untuk rumah-rumah yang berada di daerah perkotaan atau di pinggir jalan, adanya pagar dapat membantu untuk meredam suara-suara yang ditimbulkan dari hiruk pikuk dunia luar seperti suara kendaraan atau yang lainnya. Untuk dapat meredam kebisingan dari luar, material pembuatan pagar haruslah yang berupa batu atau beton.
  • Sebagai pengaman bangunan rumah dan para penghuninya. Adanya pagar dapat memberikan rasa aman karena dapat melindungi rumah dan penghuninya dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kemungkinan adanya pencuri atau hal-hal buruk lainnya. Semakin tinggi ukuran pagar tentunya akan semakin aman karena akan sulit untuk dipanjat oleh orang-orang yang berniat jahat.
  • Sebagai penambah faktor keindahan rumah. Desain pagar yang cantik tentunya akan semakin menambah nilai keindahan bangunan rumah Anda. Namun hal ini tentunya bukan fungsi utama adanya pagar. Hal yang terpenting adalah bagaimana pagar dapat melindungi rumah dan seisinya.

Batu Alam Andesit Untuk Pagar Rumah Minimalis

Batu andesit merupakan salah satu jenis batuan beku yang terbentuk dari proses pembekuan dari lelehan lava gunung berapi yang meletus. Batu andesit biasanya berwarna abu-abu muda, abu-abu kehitaman dan kecokelatan.

Batu andesit memiliki karakteristik fisik yang keras, padat, berporositas rendah, tahan gores, dan tahan terhadap perubahan cuaca. Karena sifatnya yang berporositas rendah, maka batu andesit tidak mudah ditumbuhi lumut dan jamur sehingga cocok untuk digunakan pada bagian eksterior rumah.

Batu andesit saat ini telah banyak digunakan pada lantai, dinding, tiang/pilar, pagar, dan sebagainya. Karena karakteristiknya fisiknya yang keras dan berwarna gelap, batu andesit tentunya dapat memberikan kesan yang kokoh, mewah, serta elegan pada eksterior rumah, terutama jika diaplikasikan pada pagar.

7 Contoh Penerapan Batu Alam Andesit Untuk Pagar Rumah Minimalis

Ada berbagai contoh di internet tentang penerapan batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis. Contoh-contoh yang diberikan pun bukan merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. Namun, kami akan mencoba memberikan beberapa referensi tambahan untuk Anda. Silahkan simak di bawah ini!

1. Kombinasi Batu Alam Andesit dengan Kayu
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis – kombinasi batu alam andesit dengan kayu

Pemasangan batu andesit rata alam dengan pola lurus merupakan hal yang paling umum diterapkan untuk dinding pagar. Namun, jika hanya sebatas itu tentunya tidak akan memberikan kesan yang indah. Untuk mengatasi hal ini, cobalah untuk mengkombinasikannya dengan gerbang yang terbuat dari kayu. Perpaduan antara warna batu andesit yang gelap dengan warna kayu yang membumi akan menampilkan sebuah desain yang sederhana namun elegan. Desain pagar seperti ini cocok untuk diterapkan pada bangunan rumah yang berkonsep natural alami atau vintage.

2. Full Batu Andesit dengan Pola Acak
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis – full batu andesit dengan pola acak

Penggunaan pola acak pada desain pagar ini menampilkan kesan yang berbeda dengan pagar batu andesit lainnya. Pola acak membuat tampilan pagar lebih unik meskipun dengan model yang biasa saja. Tampilan pagar tidak dibuat rata pola acak secara keseluruhan, namun pada bagian tengah dibuat celah-celah dengan jarak sekitar 10-15 cm agar pagar tidak monoton. Ketinggian pagar ini dibuat sekitar 1,5 meter, oleh karena itu desain pagar seperti ini lebih cocok untuk diterapkan pada bangunan bertingkat dengan desain yang mewah seperti gedung kantor, agar antara pagar dengan bangunan tidak terlalu “jomplang”.

3. Full Batu Andesit dengan Finishing Graveer European
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis – full batu andesit dengan finishing Graveer European

Dinding pagar ini dibuat dengan batu andesit finishing Graveer European yang membuat terlihat kasar dan bertekstur namun tetap rapi teratur. Pada bagian pilar pagar menggunakan batu andesit dengan finishing rata mesin, dengan tujuan  agar pagar tidak terlihat kaku. Desain pagar ini dibuat panjang mengelilingi halaman rumah, sehingga cocok untuk diterapkan untuk rumah yang berada di pojok persimpangan. Ketinggian pagar bisa disesuaikan dengan ukuran bangunan rumah.

4. Simple dan Minimalis
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis – simple dan minimalis

Jika biasanya pagar batu andesit identik untuk rumah berukuran besar dan desain yang mewah, maka berbeda dengan desain berikut ini. Desain ini sangat simple dan minimalis dengan ketinggian hanya sekitar 1 meter, sehingga cocok untuk diterapkan pada rumah dengan desain minimalis bahkan rumah sederhana sekalipun. Kreasi model hanya perlu disesuaikan dengan selera masing-masing. Pagar ini akan membawa kesan kokoh pada bangunan rumah, meskipun rumah tersebut berukuran kecil. Karena kelebihannya tersebut, desain pagar seperti ini sangat cocok diterapkan pada rumah-rumah di perumahan sederhana.

5. Batu Andesit Rata Mesin (RTM) Tinggi dan Kokoh
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis – batu andesit rata mesin tinggi dan kokoh

Desain berikut ini mungkin akan terlihat terlalu “galak” bagi sebagian orang, namun tidak bagi orang-orang yang memiliki rumah berukuran besar bertingkat. Jenis pagar seperti ini akan menambah tingkat keamanan bagi sebuah bangunan rumah. Selain karena ukurannya yang besar dan tinggi, warna alami dari batu andesit juga memiliki andil yang penting. Kebanyakan orang menilai warna-warna gelap tampak garang, sehingga akan segan untuk mendekatinya. Pada bagian atas pagar, diberi tambahan besi sebagai pemanis. Seperti yang sudah dituliskan sebelumnya, desain pagar seperti ini cocok diterapkan pada rumah yang berukuran besar.

6. Kombinasi Batu Andesit dengan Besi
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis – kombinasi batu andesit dengan besi

Hampir sama dengan desain sebelumnya, pagar ini dibuat dengan kombinasi batu andesit dengan besi. Namun bedanya adalah pada desain ini besi dipasang menyesuaikan panjang batu andesit. Jadi, antara batu andesit dengan besi ukurannya sama panjang. Batu andesit yang digunakan adalah batu andesit dengan finishing rata mesin. Tampak simple, namun dengan adanya besi di atasnya membuat tampilan pagar ini lebih hidup. Jika dilihat dari gambar di atas, jenis pagar seperti ini memang lebih cocok untuk diterapkan pada bangunan-bangunan penting seperti instansi pemerintahan maupun yang lainnya.

7. Sederhana Tapi Tidak Monoton
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis – sederhana tapi tidak monoton

Pagar berikut ini terlihat sangat simple karena memang seolah tidak ada yang membuatnya menarik. Namun, jika diperhatikan dengan baik sebenarnya tidak semembosankan itu. Ada elemen kecil pada setiap pilar pagar, yaitu sebuah lubang berbentuk persegi panjang dengan beberapa potongan besi sebagai pelengkapnya. Selain itu meskipun dibuat dengan pola normal, pemasangan batu andesit juga dibuat acak secara warna, sehingga tampak tidak beraturan. Hal ini sengaja dibuat agar pagar tidak terlalu kaku. Taman kecil di bagian depannya pun menambah keindahan alami dari pagar ini.

Itulah 7 penerapan batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis yang mungkin bisa menjadi referensi bagi Anda. Semoga bermanfaat! 🙂

Baca juga :
Perawatan Batu Alam Andesit yang Benar
Harga Batu Andesit Terbaru 2018
Pilar & Gapura Batu Alam Menyempurnakan Tampilan Eksterior Rumah
seputar batu alam

Seputar Batu Alam, Benda Keras yang Bermanfaat

Seputar Batu Alam – Seiring berkembangnya jaman dan teknologi, penghuni rumah semakin kreatif dalam mendesain bangunan. Semakin banyak kebutuhan yang berhubungan dengan desain rumah maka beragam material pun bermunculan, salah satunya adalah material batu alam. Meskipun bukan barang baru, tampaknya batu alam selalu memiliki daya tarik tersendiri di kalangan masyarakat sebagai pemanis desain eksterior maupun interior bangunan.

Munculnya teknologi pemotongan batu alam juga menciptakan berbagai macam bentuk, corak finishing, dan pola pemasangan. Akibatnya, aplikasi batu alam menjadi lebih fleksibel mengikuti tema dan gaya bangunan rumah.

Rumah akan tampak lebih menarik apabila didesain dengan unik dan berbeda, baik dari luar maupun dari dalam. Pilihan yang tepat untuk mengatasi hal ini adalah dengan menambahkan material sebagai bahan bangunan. Pengaplikasian batu alam pada bangunan tidak hanya membuat rumah tampak unik, tetapi juga akan memberikan kesan alami dan teduh.

Meski sebagian besar masyarakat sudah mengetahui batu alam, tetapi sebagian lagi belum mengenal seluk-beluk batu alam sebagai material bangunan. Buktinya, ada beberapa bangunan yang salah menempatkan batu alam, yang mestinya digunakan untuk interior, justru diaplikasikan pada bagian eksterior bangunan. Oleh karena itu, kami akan memberikan sedikit pengetahuan seputar batu alam yang bisa Anda pelajari.

Seputar Batu Alam, Benda Keras yang Bermanfaat

Batu alam merupakan batu yang secara alami terdapat di alam (bukan buatan tangan manusia) yang kemudian diambil dan diolah untuk berbagai macam keperluan, salah satunya sebagai bahan bangunan. Sejak jaman purba, batu alam telah dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Jenisnya yang beragam membuat manusia berusaha mengolahnya menjadi bermacam-macam bentuk dan fungsi, misalnya perkakas rumah tangga dan patung.

seputar batu alam
seputar batu alam – proses penambangan

Seiring berkembangnya teknologi di bidang arsitektur, batu alam memiliki posisi yang vital karena kehadirannya memberikan pengaruh terhadap gaya di dunia arsitektur. Bagi sebagian orang, batu alam memiliki sejuta pesona dan keindahan yang tak ternilai. Hal ini menyebabkan batu alam banyak dimanfaatkan untuk memperindah tampilan rumah, baik eksterior maupun interior.

Batu alam memancarkan kesan yang alami, sehingga diburu oleh banyak orang. Mengapa demikian? Karena batu alam memiliki warma, tekstur, dan ukuran yang beragam. Selain itu, batu alam memberi nuansa berbeda baik secara psikologis maupun visual kepada pemiliknya.

Pemberian Alam untuk Manusia

Ketika mendengar nama batu alam, yang terbayangkan tentang “batu” tidak lebih hanya sebuah benda mati yang berat dan murah harganya. Akan tetapi, benda mati ini seolah-olah hidup di sekeliling manusia. Batu alam termasuk barang tambang yang berasal dari alam untuk manusia. Tak heran jika batu alam saat ini memberi banyak manfaat bagi manusia. Terutama kepada pekerja tambang, distributor, dan tukang bangunan. Jika dulu batu alam dimanfaatkan sebagai perkakas, sekarang batu alam justru banyak digunakan sebagai elemen bangunan, baik rumah, tempat ibadah, gedung, hotel, hingga tempat wisata. Otomatis, keberadaan batu alam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Kegiatan pernambangan batu alam membantu perekonomian warga sekitarnya. Di samping itu, batu alam yang dijual di showroom pun membuka lapangan kerja baru. Keberadaan batu alam membantu perekonomian negara karena batu alam Indonesia pun sudah diekspor ke berbagai negara.

Sudah sepantasnya manusia bersyukur karena batu alam melimpah di Indonesia. Pulau Jawa termasuk salah satu yang mempunyai kandungan batu alam yang beragam, baik batu pegunungan maupun batu kali. Misalnya, batu andesit, paras, candi, palimanan, dan pacitoroso merupakan batu alam asli Pulau Jawa.

Dimanfaatkan Sejak Dahulu

Jika flashback ke jaman dahulu (jaman batu) kira-kira 600.000 tahun lalu, terbukti saat itu orang-orang lebih “jeli” ketimbang orang modern sekarang. Mereka sudah menyadari jika batu alam memiliki sejuta manfaat. Dari bukti sejarah tercatat batu merupakan benda alam yang manfaatnya sangat penting, sehingga tidak heran sebelum sampai pada jaman sekarang ini, dahulu pada kehidupan pada jaman batu. Pada jaman tersebut, elemen eksterior dan interior rumah berasal dari batu alam. Selain itu, alat berburu dan patung yang biasa mereka sembah pun terbuat dari batu.

seputar batu alam
seputar batu alam – piramid

Di pusat peradaban manusia pertama di Mesir, batu punya peran vital saat itu. Dengan kondisi iklim yang panas dan dikeliling gurun pasir, sehingga semua bangunan dan rumah-rumah harus berbahan batu. Mengapa? Karena batu tidak menyerap panas dan menyejukkan udara di dalamnya. Itu terbukti dari bangunan megah yang di tengah hamparan padang pasir, misalnya Piramid, Spinx, dan tempat pemujaan Suku Maya di Amerika Selatan, itu semua terbuat dari batu. Tak hanya sebagai bahan bangunan, batu alam juga untuk perhiasan dan benda berharga, seperti batu mulia.

Perjalanan Batu Alam di Indonesia

Di Indonesia, batu alam sudah dimanfaatkan sejak jaman nenek moyang. Arca atau patung, candi, dan benda bersejarah lainnya terbuat dari batu. Candi Prambanan, Borobudur, Mendut, Sewu, Plaosan dan candi lainnya bahan bakunya adalah batu alam. Bernama batu candi sebab jenis batu alam yang digunakan pada setiap candi sama. Batu candi masih tetap eksim hingga saat ini.

Sebelumnya jaman kemerdekaan, tepatnya pada jaman colonial, batu belah dari jenis batu andesit sudah banyak diaplikasikan dalam pembuatan dinding, jembatan, dan saluran irigasi. Batu-batu tersebut disuplai masyarakat setempat dari tepian sungai. Selain itu, pada tahun 1930 marmer Tulungangung banyak dimanfaatkan untuk bangunan milik bangsawan Belanda.

Setelah Indonesia merdeka (tahun 1950), pertama kalinya batu alam muncul dalam bentuk lempengan (templek salagedang) berdiameter 20-30 cm. Setelah batu templek, muncul lagi batu alam dalam bentuk “pelas”, yaitu batu alam yang dipahat dengan manual atau tangan manusia. Ukuran batu tersebut yaitu 10 cm x 20 cm, 20 cm x 20 cm, dan 5 cm x 20 cm. Ukuran-ukuran itu digunakan untuk pasangan susun sirih (dengan nat lebar). Setelah batu templek salagedang, batu palimanan pertama kali muncul dalam bentuk lempengan. Keduanya banyak diaplikasikan pada gedung-gedung pemerintahan, rumah pejabat, dan kaum elit saat itu.

Awal tahun 60-an batu-batu dari Yogyakarta, seperti batu paras dan palimanan jogja mulai banyak diminati masyarakat. Dikarenakan belum tersedianya alat potong yang memadai, batu-batu itu berwujud lempengan. Pada tahun yang sama, batu hijau sukabumi mulai digunakan di gedung Sarinah, Thamrin, dan pedestrial seputar Monas. Baru setelah memasuki pertengahan tahun 70-an bongkahan batu dipotong menggunakan gergaji.

seputar batu alam
seputar batu alam – candi borobudur

Tahun 80-an merupakan tahun revolusi bagi dunia “perbatuan” Indonesia. Itu berawal dari proyek pemugaran Candi Borobudur yang didanai Pemerintah Jepang dan dikerjakan oleh putra-putra Indonesia kemudian bermulalah proses pemotongan batu candi dan berbagai jenis batu lainnya. Itu tidak terlepas dari harapan dan perjuangan bapak Ir. Eddy Hartono, pelaksana pemugaran Candi Borobudur, untuk memajukan bangsa ini dengan menyalurkan pengetahuan, kemampuanm dan pengalaman. Dorongan itu semakin kuat karena hanya pabrik besar saja yang memiliki mesin pemotong batu. Itu pun import dengan harga yang sangat tinggi. Akhirnya Eddy menciptakan mesin potong batu. Perkakas itu sederhana, murah, dan kuat. Masyarakat tak perlu lagi import.

Geliat yang sama terjadi juga di daerah Majalengka, Cirebon, Jawa Barat sebagai penghasil batu templek dan batu palimanan. Tak ketinggalan di Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur sebagai penghasil marmer terbesar di Indonesia. Jenisnya, marmer krem dan marmer merah oranye, bawean, dan onyx.

Pertengah tahun 90-an batu andesit mulai digemari setelah terpasang di sekitar Taman Medan Merdeka Monas, Museum Gajah, dan Bank Indonesia Bidakara Jakarta. Saking tersohornya, Singapura tergelitik untuk mengekspor batu andesit.

Setelah naik daun, harga dan semarak batu alam anjlok tahun 1997-1998. Itu terjadi karena Indonesia mengalami krisis Ekonomi. Lumpuhnya kegiatan ekonomi bukan hanya terjadi pada bisnis batu alam saja, tetapi di semua sector. Namun, itu tidak berlangsung lama karena pada awal 1999 batu alam mulai bangkit kembali dan mengalami kemajuan pesat. Itu ditandai dengan banyaknya permintaan batu alam ke berbagai negara, seperti Malaysia, Singapura, Filiphina, Taiwan, Korea, Australia, Belgia, Belanda, dan Amerika Serikat.

Sekarang batu alam kian digemari oleh berbagai lapisan masyarakat. Seolah-olah setiap bangunan berlomba menghiasi diri dengan batu alam. Mulai dari gedung bahkan sampai pos kamling. Ada batu yang menjadi favorit untuk diaplikasikan pada bangunan, seperti batu andesit. Ada juga yang inovatif dan eksotik seperti mozaik batu alam.

Tak Lekang Dimakan Jaman

Tahukah Anda berapa umur Piramida di Mesir, Candi Borobudur di Indonesia, dan arca-arca yang tersimpan di Museum Gajah Jakarta? Benda-benda tersebut umurnya sudah ratusan tahun, bahkan ada yang ribuan tahun. Selama itu batu-batu tersebut terpapar terik matahari, hujan, dan cuaca yang tak stabil, tetapi hingga saat ini masih kokoh. Daya tahan luar biasa itu yang menyebabkan orang-orang menyukai batu alam.

seputar batu alam
seputar batu alam – museum gajah Jakarta

Batu alam ada beberapa jenis, berdasarkan warna dan ketahanannya. Di antaranya ada batu andesit, batu candi, paras, pacitoroso, dan lain-lain. Dibandingkan batu-batu jenis lainnya, batu andesit yang paling kuat dan tahan terhadap lumut, sehingga bisa diaplikasikan di dalam ataupun di luar ruang. Pemakaian batu andesit pun lebih fleksibel, bisa untuk lainnya maupun dinding. Berdasarkan cara pembelahannya, batu andesit rata mesin, artinya batu itu dipotong menggunakan mesin dan andesit rata bakar yang permukaannya dibuat natural dengan cara dibakar. Permukaan batu andesit rata mesin lebih halus ketimbang rata bakar.

Batu candi, dilihat dari teksturnya, sepintas mirip batu andesit, tetapi warnanya  lebih terang dan berpori-pori kasar. Pori kasar itu yang mengakibatkan batu mudah menyerap air. Air yang terserap dapat melembabkan batu, sehingga batu mudah berlumut dan rapuh.

Sementara itu, batu paras jogja berasal dari Yogyakarta. Batu ini berwarna putih tulang dengan permukaan rata. Batu paras jogja tidak sekuat batu andesit, sehingga tidak bisa untuk pijatan atau lantai. Batu jenis itu hanya cocok untuk menghiasi dinding taman.

Mempercantik Tampilan Bangunan

Nusantara kaya jenis bebatuan alam yang memiliki keindahan dan kecantikan yang khas. Pesonanya yang memikat membuat batu alam kini banyak dimanfaatkan untuk hiasan eksterior dan interior bangunan agar terlihat lebih indah dan cantik. Keistimewaan batu alam membuatnya banyak diburu oleh orang-orang yang mencari suasana alamiah. Batu alam, baik yang masih murni maupun yang telah diproses, mampu disulap menjadi pemanis ruangan di luar, di dalam, maupun di teras rumah. Dengan batuan ini bangunan terkesan alami, nyaman, tenang, kokoh, serta menambah nilai artistic bangunan tersebut.

seputar batu alam
seputar batu alam – interior batu alam

Pemakaian batu alam untuk memperindah ruangan umumnya hanya dilakukan oleh kalangan elit saja. Itu wajar karena harga batu alam relatif mahal, belum lagi penambahan upah pemasangan dan perawatannya. Biasanya mereka memasang batu alam untuk mempercantik bangunan. Namun, tujuan utama pemakaian batu alam tak lain untuk menunjukkan kekontrasan, irama, atau tampilan bangunan agar lebih bervariasi. Pemakaian batu alam juga sebagai penyeimbang komposisi bangunan.

Aplikasi pada Eksterior dan Interior

Batu-batuan dari alam selama ini hanya berfungsi sebagai ornament di luar ruangan. Namun, seiring dengan keinginan penghuni untuk semakin dekat dengan alam, batuan pun dimanfaatkan sebagai pemanis interior rumah. Terlebih di Indonesia, tak sulit diperoleh bermacam batuan nan indah dengan susunan mineral dan beragam warna.

seputar batu alam
seputar batu alam – eksterior batu alam

Pemanfaatan batu alam untuk eksterior atau interior rumah bertujuan menciptakan suasana sejuk dan menyatu dengan alam. Batu alam biasanya lebih dominan di bagian eksterior, seperti lantai, dinding luar, pilar, pagar, teras, kolam hias, dan taman. Untuk mempercantik interior bangunan, bisa diaplikasikan di dinding ruang tamu, sehingga terlihat lebih kontras. Selain itu, kamar mandi pun sangat sesuai jika menggunakan batu alam sebagai elemen penyusunnya. Itu akan menambah kesan yang lebih alami.

Dalam penggunaannya, batu alam bisa ditempel di dinding untuk menampilkan kesan teduh dan natural, untuk lantai pun pertimbangannya agar menyatu dengan alam, atau ditempel di dinding luar ruang yang biasanya mempercantik taman, termasuk air mancur. Sementara cara penyusunannya bisa secara alur, susun bata, koboi bandung, atau susun sirih, tergantung selera.

Itulah penjelasan singkat seputar batu alam yang mungkin bisa menambah pengetahuan Anda. Semoga bermanfaat!

Baca juga :

Ragam Batu Alam Berdasarkan Proses Pembentukannya

4 Tips Memilih Batu Alam yang Wajib Anda Ketahui!

kolam renang batu alam

Manfaat & Contoh Desain Kolam Renang Batu Alam

Kolam Renang Batu Alam – Berenang merupakan sebuah aktifitas olahraga yang sangat bermanfaat untuk kesehatan. Dengan harga tiket masuk kolam renang yang Anda bayarkan, efek positif dari kegiatan berenang mungkin tidak akan Anda dapatkan dari aktifitas lainnya. Lanjutkan membaca Manfaat & Contoh Desain Kolam Renang Batu Alam

Inilah 3 Keuntungan Menggunakan Batu Alam Untuk Rumah Anda

Keuntungan Menggunakan Batu Alam – Mengkreasikan rumah anda dengan batu alam atau keramik dengan motif batu alam selalu ada kreasi-kreasi yang baru, Varian batu alam membuat kita semakin mudah untuk berkreasi menciptakan hunian yang sejuk dan alami untuk dinikmati.

Keuntungan Menggunakan Batu Alam
contoh rumah menggunakan batu alam

Lanjutkan membaca Inilah 3 Keuntungan Menggunakan Batu Alam Untuk Rumah Anda

3 Desain Air Terjun Batu Alam Minimalis, Modern & Mempesona

3 Desain Air Terjun Batu Alam Minimalis, Modern dan Mempesona – Banyak cara di lakukan orang-orang untuk memperindah tampilan rumahnya. Namun, banyak pula yang tidak tepat dalam mengkombinasikan model rumah dengan apa yang di tampilkan. Jika menurut kita baik tetapi menurut orang lain tidak baik/bagus begitu pula sebaliknya. Itu tergantung dari selera masing-masing, semua orang pasti memiliki kriteria sendiri-sendiri.

Dan kembali ke cara memperindah rumah yang enak dilihat, nyaman di pandang, sejuk di rasakan yang tentunya membuat semua orang menginginkan hal tersebut. Pemecahan masalah tersebut cukup sederhana, hanya dengan memberikan taman batu alam yang hijau anda dapat menikmati suasana rumah yang nyaman dan sejuk. Namun kurang lengkap rasanya jika kesejukkan tersebut hanya dengan hijaunya tumbuh-tumbuhan yang ada di taman.

Desain Air Terjun Batu Alam untuk Taman Rumah

Kami akan berbagi desain untuk melengkapi taman rumah anda dengan adanya air terjun batu alam, yang mungkin dapat melengkapi keindahan dari yang anda butuhkan. Dan desain ini tidak hanya mengedepankan keindahan, tetapi terdapat pula unsur Minimalis, Modern dan Mempesona, yang semoga dapat membuat semua orang menyukainya. Berikut 3 Desain Pilihan Air Terjun Batu Alam dari kami : Lanjutkan membaca 3 Desain Air Terjun Batu Alam Minimalis, Modern & Mempesona