Arsip Tag: batu templek

Batu alam andesit

Memadukan Warna Cat Bangunan dengan Batu Alam Andesit

Memiliki rumah yang indah dan menyejukkan mata adalah idaman setiap insan, utamanya bagi yang memiliki ketertarikan dengan bangunan atau arsitektur. Batu alam andesit adalah salah satu ornamen yang akan membuat rumah terlihat lebih artistik, lebih alami dan juga natural. Ada banyak jenis batu alam yang biasa digunakan untuk menghiasi rumah, namun batu andesit yang tercipta dari lelehan lava yang membeku ini punya tempat tersendiri di hati masyarakat.

Dengan warna abu-abu kehitaman, batu alam andesit ini terlihat lebih natural seperti warna alam. Memiliki motif alami yang tercipta di alam, diperindah dengan finishing pengrajin batu alam seperti RTA atau rata alam (dimana permukaan batu masih berlekuk-lekuk alami), dan RTM atau rata mesin (permukaan batu rata).

Namun, karena warnanya tersebut anda tak bisa sembarangan memadukan warna cat dindingnya, lho! Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin memilih cat dinding. Jangan sampai warna cat dinding mengalahkan pesona batu alam dan membuatnya tak terlihat. Warna cat yang tepat akan menambah keindahan ornamen batu alam di dinding rumah anda. Maka karena itu, bijaklah dalam memilih warna untuk dinding, pintu, jendela dan bahkan pagar rumah anda. Jangan ragu untuk mencari referensi di internet, atau mencari rekomendasi warna pada ahlinya.

Warna Cat yang Cocok dengan Batu Alam

Supaya bisa menghasilkan hunian yang indah dan sedap dipandang mata, tentunya butuh perpaduan warna yang pas. Kuncinya adalah memiliki keselarasan dengan batu alam yang digunakan untuk hunian anda. Jika masih merasa bingung,

berikut adalah beberapa rekomendasi warna cat dinding yang bisa digunakan :
  1. Warna abu-abu. Warna krem. Selain warna abu-abu, warna krem juga menjadi pilihan masyarakat untuk mewarnai hunian minimalis mereka. Mengingat batu alam andesit yang dijadikan hiasan dinding memiliki warna-warna tanah seperti cokelat dan abu-abu kehitaman, maka warna cat yang cocok adalah warna yang juga warna alam, salah satunya adalah warna krem. Warna krem ini akan membuat suasana rumah menjadi ceria, namun tetap memberikan efek calming untuk penghuninya.
  2. Warna Cokelat. Jika menggunakan batu alam andesit dengan warna cerah seperti putih atau cokelat muda, maka padukan dengan warna cat dinding cokelat. Ada banyak variasi warna cokelat yang bisa anda gunakan. Jangan ragu untuk bereksperimen dengan warna, ada banyak simulasi cat dinding yang bisa digunakan sebelum mengaplikasikannya langsung pada hunian anda. Memilih warna cokelat akan membuat hunian terlihat lebih bersih dan natural.
  3. Warna Oranye. Bagi beberapa orang mungkin warna ini masih terbilang ngejreng dan kurang masuk dengan warna batu alam, tetapi jika memilih tone oranye yang tepat maka bisa memberikan tampilan rumah yang sangat menakjubkan. Pilihlah warna oranye pastel, atau oranye pupus pun bisa. Memilih warna yang cerah namun tak terlalu menyolok akan menambah kesan ceria, hangat dan juga menyenangkan. Apalagi dipadukan dengan bebatuan alam sebagai ornamen dinding dan tiang, anda akan mendapatkan hunian yang nyaman serta dekat dengan alam.
  4. Warna Kuning Gading. Warna ini cocok untuk anda yang ingin warna bersih, polos, tetapi tak mudah kotor seperti warna putih, maka pilihlah warna kuning gading. Sekilas mirip dengan warna krem pucat, tetapi agak kekuningan dan memiliki khas yang unik. Disebut kuning gading karena memang memiliki warna kuning seperti gading gajah. Menggabungkan warna kuning gading untuk hunian, dengan ornamen batu alam adalah pilihan yang bijak. Anda akan mendapatkan suasana rumah yang santai, namun tegas dan berkarakter.
Gabungan Warna yang Cocok untuk Batu Alam Andesit

Jika di atas sudah dijelaskan mengenai warna-warna tunggal yang cocok dengan batu alam, maka berikut ini akan dijelaskan beberapa rekomendasi gabungan warna cat. Menggabungkan dua atau lebih warna cat, akan menambah nilai artistik dari sebuah hunian. Namun jika keliru memilih, tentu akan membuat tampilan rumah menjadi kurang cantik.

Maka karena itu, simak beberapa rekomendasi gabungan warna yang cocok berikut ini :

  • Abu dan Hitam

Keduanya adalah warna yang maskulin, namun tak jarang banyak juga kaum hawa yang menyukai warna ini karena melambangkan kekuatan dan kemandirian. Menggunakan perpaduan warna ini untuk rumah dengan batu alam adalah pilihan terbaik, karena menegaskan pemilik rumah yang sederhana, namun kuat dan mandiri. Anda bisa mengaplikasikan warna abu-abu untuk dinding dan warna hitam untuk detail seperti bingkai jendela dan pintu, aplikasi di balkon, langit-langit dan masih banyak lagi.

  • Oranye dan Cokelat.

Untuk anda yang ceria dan suka bertualang, memilih warna ini akan membuat hunian anda lebih bernyawa. Apalagi jika dipadukan dengan batu Palimanan atau batu Paras Jogja, anda akan mendapatkan tampilan rumah yang cantik, ceria. Jika anda juga membubuhkan sedikit cat putih pada detail jendela, pintu dan kisi-kisi katu, maka anda juga akan dapatkan nuansa kalem yang kuat.

  • Cokelat Pucat dan Baby Pink.

Gabungan dari kedua warna ini akan membuat rumah dengan batu alam terlihat lebih tegas dan nyaman di mata. Perpaduan warna yang manis, tetapi memiliki ketegasan di dalamnya. Jika hunian anda menggunakan batu candi sebagai ornamennya, maka perpaduan warna ini jadi rekomendasi yang terbaik.

  • Abu-Abu.

Oranye dan Cokelat. Abu-abu digunakan sebagai cat dinding, sementara oranye digunakan untuk mewarnai beberapa detail dengan ukuran besar di hunian anda, kemudian warna cokelat untuk pintu dan jendela. Gabungan warna-warna ini membuat batu alam yang dipasang di dinding dan tiang rumah menjadi lebih menarik.

Demikian adalah beberapa rekomendasi pilihan warna yang cocok untuk batu alam, anda bisa memilih warna yang paling sesuai dengan selera dan kepribadian anda. Namun jika merasa masih agak bingung, bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan ahlinya. Hal itu dilakukan demi mendapatkan tampilan hunian yang lebih indah lagi.

Supaya lebih mudah untuk memadupadankan warna cat dinding, maka pilihlah batu alam yang memiliki warna netral misalnya batu candi yang kehitaman, atau memilih batu alam andesit yang berwarna abu-abu kehitaman. Kedua jenis batu tersebut memiliki warna netral, dimana anda bisa menggabungkannya dengan banyak warna cat dinding tanpa menabrak warna.

Website Lain CV. Sinergi Stone :

Jualbatualam.net

batupalimanan.com

hargabatualam.net

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • [Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)]
  • (BBM : D41249E8)
  • Email : sinergistone65@gmail.c1om

10 Batu Alam Terbaik Untuk Rumah Anda.

Batu alam memiliki banyak macam motif, warna, dan karakteristik. Dengan banyak perbedaan itu maka akan selalu ada plus dan minusnya. Karena tidak semua batu alam cocok digunakan dalam semua bidang. Batu alam terbaik itu dikelompokkan menjadi beberapa kriteria seperti tahun atau awal pemanfaatan, sifat batu, eksistensi, dan aplikasinya

Berikut disajikan batu alam favorit yang dirangkai dala top 10 batu alam;
  1.  Batu Andesit
Batu alam terbaik
batu andesit

Batu alam terbaik yang pertama adalah batu andesit. Sejak zaman dahulu, batu andesit sudah memiliki kepopulerannya sendiri sebagai bahan bangunan. Karena memiliki sifat yang kuat, padat, keras, dan tahan terhadap cuaca. Biasanya batu andesit ini digunakan untuk menjadi eleman pada dinding, pagar, jembatan, dan saluran irigasi.

Dulu bongkahan batu andesit diambil dari pinggiran sungai dan diolah secara manual oleh warga sekitar. Tapi sekarang sudah lebih  Batu andesit memiliki sifat yang padat dan tahan terhadap cuaca dan lumut. Sehingga menjadi primadona pilihan masyarakat untuk mempercantik ruangannya. Khususnya untuk yang bergaya minimalis.

2. Batu Palimanan
Harga batu alam palimanan
batu palimanan

Batu palimanan termasuk batu alam yang sudah dikenal masyarakat umum sejak tahun 50-an. Batu palimanan  ini lebih terkenal dengan warnanya yang krem dan bercorak batik cokelat. Kelebihan lain dari batu palimanan ini adalah mampu beradaptasi dengan elemen interior dan eksterior lainnya. Sehingga bisa mix and match dan membuat hasil menjadi lebih indah lagi.

Batu alam palimanan ini banyak diminati oleh masyarakat untuk dijadikan pagar, dinding, taman, pilar dan lain-lain untuk menjadikan lebih indah dan unik. Dengan sifat yang lebih lunak daripada batu alam lain, batu palimanan dapat dibentuk untuk menjadi beragam ornamen atau juga patung.

3. Batu Templek

Batu templek Pertama kali populer di indonesia khususnya di bi bidang arsitektur sejak tahun 45-an atau sejak jaman kemerdekaan. Hal tersebut terlihat pada gedung-gedung tua di daerah perkotaan dan rumah-rumah tua disana.

Pada saat itu, batu templek lebih sering disusun secara acak. Baru pada tahun 50-an batu templek memiliki tren baru dengan pola pemasangan susun sirihnya dengan nat lebar pada pagar dan kolam rumah.

4. Batu Candi

Batu candi memiliki kesan yang sejuk dan alami, itulah yang menjadi banyak alasan mengapa batu candi banyak di cari dan di gemari. Sesuai dengan namanya, batu candi dari dulu sudah digunakan untuk membuat candi atau patung.

Batu candi juga memiliki kelemahan yaitu gampang berlumut, tetapi masih banyak yang menggunakannya sebagai elemen pada desain eksterior. Tidak usah khawatir karena setelah pemasangan, batu candi bisa dilapisi dengan coating khusus batu alam untuk tetap menjaga kelembaban dari batu candi tersebut.

5. Batu Paras Jogja

Batu alam terbaik selanjutnya batu paras jogja. Batu putih nan berparas elok dan alami itu banyak dimanfaatkan untuk mempercantik sebuah tampilan pada ruangan. Batu paras jogja memiliki sifat yang hampir sama dengan batu palimanan, yaitu lunak dan empuk, tidak sekeras batu andesit.

Batu paras jogja sudah dikenal masyarakat pada tahun 60-an. Sering digunakan sebagai elemen pada interior maupun eksterior. Walau mudah ditumbuhi lumut karena sifat yang lunak, batu ini bisa ditambahkan coating terlebih dahulu sebagai finishing.

6. Batu Hijau Sukabumi

Sesuai dengan namanya, batu hijau sukabumi berasal dari gunung-gunung dikabupaten sukabumi, provinsi jawa barat. Kesan segar yang dihasilkan membuat batu ini banyak diaplikasikan untuk kolam renang, pagar, dinding, taman, pilar, dan bidang lain sebagainya.

Selain itu, warna hijau dari batu ini juga dapat digunakan untuk memunculkan kesan kontras pada suatu bangunan. Batu hijau sukabumi juga memiliki harga yang terjangkau.

7. Batu Pacitoroso

Batu pacitoroso atau yang sering dikenal dengan batu marmer merah memiliki warna yang mencolok dan berkesan vokal. Hal ini yang menjadikan batu marmer menjadi primadona di kalangan masyarakat kita. Batu ini sudah lama dimanfaatkan untuk mempercantik bangunan. Batu pacitoroso masih eksis untuk dijadikan bagian dari elemen desain eksterior maupun interior.

8. Batu Marmer Ujung Pandang

Kesan glamor dihasilkan dari batuan marmer yang berasal dari kota makasar. Batu marmer ujung pandang sering digunakan untuk main floor atau lantai utama. Selain itu, kualitas dan keindahan marmer itu tak kalah dengan marmer impor.

9. Batu Koral Sikat

Batu koral sikat masih menjadi primadona dalam pembuatan lantai carport. Batu ini juga menjadi pilihan untuk membuat taman, kolam, dan lain sebagainya.

Batu yang berbentuk koral ini banyak digandrungi karena berkesan unik dan variatif dalam warna serta corak. Terlebih jugaa memiliki warna yang variatif dan harga yang terjangkau.

10. Mozaik

batu alam terbaik yang terakhir adalah jenis mozaik. Mozaik bukan nama batu khusus, melainkan hanyalah kumpulan batu yang disusun berdasarkan pola pemasangan pada satu bidang. Batu-batu tersebut disusun pada bidang natting yang diletakkan menggunakan lem khusus. Mulanya munculnya mozaik batu alam terinsiparasi pada mozaik porselen, keramik, dan kaca.

Website Lain CV. Sinergi Stone :

Jualbatualam.net

batupalimanan.com

hargabatualam.net

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • [Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)]
  • (BBM : D41249E8)
  • Email : sinergistone65@gmail.c1om

Cukup sekian tentang beberapa batu alam terbaik yang menjadi primadona setiap kalangan masyarakat.  Semoga menambah referensi 🙂

batu alam templek

Pengaplikasian Batu Alam Templek Untuk Dinding, Pagar & Jalan Setapak

Batu alam templek merupakan salah satu jenis batu alam metamorf yang terbentuk karena adanya perubahan tekanan dan suhu yang tinggi atau panas bumi. Jenis batu ini dinamakan batu templek karena bentuknya yang menyerupai lempengan tipis atau slate.

Karakteristik Batu Alam Templek

batu alam templek
Batu Alam Templek

Batu alam ini merupakan salah satu yang paling populer. Batu alam templek biasanya digunakan sebagai pelapis eksterior rumah seperti dinding teras dan pagar. Jenis batu alam ini menjadi favorit masyarakat karena karakteristiknya yang keras, padat, dan tahan terhadap perubahan cuaca, sehingga tidak mudah rusak maupun berlumut.

Selain itu, batu alam ini juga menampilkan kesan yang lebih alami dibandingkan dengan jenis batu alam lainnya. Hal ini dikarenakan batu ini memiliki bentuk lempengan-lempengan tipis segilima yang biasanya diaplikasikan dengan pola acak. Karena bentuknya inilah, rumah tampak lebih menyatu dengan alam.

Ukuran Batu Alam Templek

Batu templek ini memiliki dua jenis. Bentuk yang pertama merupakan hasil dari proses alami, kemudian diproses kembali dengan cara memotong dari batu kali yang masih utuh dengan ketebalan 1-3 cm. Bentuk yang kedua cenderung lebih presisi, dengan ukuran 3 cm x 20 cm, 5 cm x 20 cm, 10 cm x 10 cm, 10 cm x 20 cm, 15 cm x 15 cm, 15 cm x 20 cm, dan 20 cm x 20 cm.

Jenis dan Warna Batu Alam Templek

Jenis dan warna dari batu ini sangat dipengaruhi oleh darimana asal batu ini berasal. Batu templek yang paling terkenal berasal dari daerah Tasikmalaya, Pekalongan, Cirebon, dan Garut biasanya berwarna hitam. Sedangkan untuk batu templek yang berasal dari daerah Purwakarta dan Banjar, memiliki warna hiitam agak kecokelatan.

Motif Batu Alam Templek

Terdapat tiga motif batu templek yang paling banyak ditenui di pasaran, di antaranya adalah polos, motif abstrak atau tidak beraturan, dan susun sirih. Ketiga motif tersebut tentunya akan menampilkan kesan yang berbeda-beda pula pada pengaplikasiannya.

Pengaplikasian Batu Alam Templek

Dengan karakteristiknya, batu alam templek dapat diaplikasikan pada interior maupun eksterior bangunan seperti teras, pagar, jalan setapak, bahkan jembatan. Batu ini tidak akan mudah rusak meskipun sering terpapar oleh cuaca yang tidak menentu.

Pengaplikasian batu templek juga bukanlah hal yang sulit dilakukan. Hanya saja, dibutuhkan kehati-hatian agar hasil yang diinginkan sesuai dengan yang diinginkan. Hal ini dikarenakan bentuk batu templek yang tidak beraturan.

Contoh Pengaplikasian Batu Alam Templek Pada Interior dan Eksterior Bangunan

Seperti yang sudah disebutkan di atas bahwa batu alam templek dapat diaplikasikan pada bagian bangunan manapun. Berikut beberapa contoh pengaplikasian batu templek :

  1. Interior Rumah
batu alam templek
Pengaplikasian Pada Dinding Interior Rumah

Sebenarnya penggunaan batu templek untuk dinding interior rumah masih jarang dilakukan, karena kebanyakan orang menganggap bahwa jenis batu ini lebih cocok diaplikasikan pada eksterior rumah atau pagar. Padahal, jika diterapkan pada dinding dengan lokasi dan porsi yang pas, hasilnya akan menarik. Seperti pada contoh gambar di atas, batu templek diaplikasikan pada dinding ruang makan, yang mana ruangan ini memang membutuhkan kesan yang nyaman dan adem agar para penghuni rumah betah untuk makan bersama keluarga disini. Terlebih dengan adanya furniture dengan bahan kayu yang dapat menambah nilai kealamian ruangan ini.

  1. Eksterior Rumah
batu alam templek
Pengaplikasian Pada Dinding Eksterior Rumah

Mungkin tampilan dinding eksterior seperti ini sudah sangat sering Anda dilihat di sekitar Anda. Memang benar bahwa jenis batu alam ini sangat cocok diaplikasikan pada dinding eksterior bangunan. Namun, hal yang harus diperhatikan adalah teknik pemasangannya. Batu templek umumnya berbentuk segilima tak beraturan, yang mana jika pemasangannya tidak hati-hati maka tidak akan dapat menghasilkan tampilan yang indah alami. Oleh karena itu, sebaiknya pemasangan batu alam templek dilakukan oleh seseorang yang sudah ahli dalam bidang pemasangan batu.

  1. Pagar
batu alam templek
Pengaplikasian Pada Pagar

Seperti yang kita ketahui bahwa batu alam templek memiliki karakteristik yang keras, padat, dan tahan terhadap perubahan cuaca. Inilah mengapa banyak yang menggunakannya untuk melapisi dinding pagar. Pagar yang menggunakan batu alam templek akan tampak lebih kokoh dibandingkan pagar biasa. Selain itu, keunikan pola yang dihasilkan batu ini juga memberikan nilai plus, yaitu keindahan. Pagar biasa akan tampak lebih monoton karena desainnya yang cenderung itu-itu saja, berbeda dengan batu alam templek yang tampak berantakan namun tetap berkesan.

  1. Jalan Setapak
batu alam templek
Pengaplikasian Pada Jalan Setapak

Gambar di atas mungkin seringkali Anda temui pada lantai-lantai taman. Dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa batu alam templek memang sangat cocok diaplikasikan pada jalan-jalan setapak, khususnya pada tempat-tempat yang menampilkan keindahan alam seperti taman atau jalan-jalan kecil di daerah pedesaan. Karakteristiknya yang keras dan padat tidak akan membuatnya licin ketika dipijak. Batu alam ini juga tidak akan mudah rusak meskipun sering terpapar matahari, hujan, dan lainnya.

Demikianlah beberapa informasi seputar batu alam tempek beserta contoh pengaplikasiannya. Semoga bermanfaat! 😉

===========================================================================

Artikel Terkait :

Pemasangan Batu Alam Pada Dinding, Inilah 10 Langkah Jitu nya !!!

Harga Batu Alam Untuk Dinding Terbaru (2019)

10 Inspirasi Desain Pagar Batu Alam Minimalis Terbaik

Ulasan Singkat 6 Jenis Batu Alam Terpopuler

21 Penerapan Batu Alam Untuk Desain Interior Rumah

===========================================================================

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)
  • Email : sinergistone65@gmail.com

batu andesit

Top 10 Motif Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah Terpopuler 2018

Motif Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah – Batu alam merupakan batuan yang berasal dari alam yang biasanya digunakan sebagai bagian dari konstruksi bangunan, terutama pada proses akhir (finishing). Keindahan dan kesan alami yang dimiliki batu alam menjadi alasan utama mengapa batu alam banyak dipilih sebagai bahan bangunan.

Kepopuleran Batu Alam

Penggunaan batu alam untuk kehidupan sehari-hari sudah dilakukan sejak jaman dahulu, bahkan dahulu batu alam dimanfaatkan untuk pembuatan patung, candi, dan lain-lain. Namun, kepopuleran batu alam semakin meningkat pada beberapa tahun belakangan ini.

Seiring dengan perkembangan jaman, batu alam kini semakin populer dengan banyaknya bangunan-bangunan rumah yang menggunakannya sebagai “pemanis” dinding luar. Hal ini tentunya memiliki alasan khusus, pasalnya batu alam memiliki nilai plus jika dibandingkan dengan bahan bangunan lainnya.

Kelebihan Batu Alam

 Kepopuleran batu alam tentunya berbanding lurus dengan kelebihan yang dimilikinya. Berikut adalah beberapa kelebihan batu alam untuk dinding luar rumah :

  • Banyak pilihan jenis, warna, dan ukuran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan
  • Dapat membuat tampilan rumah menjadi lebih indah, mewah dan alami
  • Lebih kuat dan tahan lama
  • Perawatannya cenderung mudah
  • Harga jual rumah nantinya akan lebih tinggi

Jenis – Jenis Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah

Batu alam memiliki jenis yang sangat beragam, namun tidak semua jenis batu alam dapat digunakan pada dinding luar rumah. Berikut adalah jenis-jenis batu alam yang dapat digunakan pada dinding luar rumah, di antaranya :

  1. Batu Andesit

Batu andesit sudah populer sebagai bahan bangunan sejak jaman colonial. Pada saat itu, batu andesit digunakan untuk dinding, pagar, jembatan, dan saluran irigasi.

Karakteristik fisik dari batu ini adalah berwarna abu-abu. Ada yang berwarna abu-abu muda, abu-abu tua kehitaman, abu-abu kemerahan,  dan abu-abu kehijauan. Untuk sifatnya sendiri, batu andesit bersifat kuat, padat, dan tidak berpori-pori.

Jenis batu yang pertama ini merupakan yang paling cocok untuk diaplikasikan pada bagian eksterior rumah, karena ia tahan terhadap perubahan cuaca ekstrim dan lumut. Namun, bukan berarti batu andesit tidak bisa diaplikasikan pada interior rumah.

  1. Batu Palimanan

Batu palimanan mulai dikenal oleh masyarakat sejak tahun 50-an. Jenis batu ini terbentuk karena adanya proses sedimentasi (endapan) pasir yang terbawa oleh air ataupun angin.

Batu palimanan sendiri dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan warnanya, yaitu batu palimanan kuning (cream palimo), batu palimanan emas (golden palimo), dan batu palimanan putih (white palimo).

Umumnya, batu ini memiliki sifat yang rapuh dan memiliki pori-pori. Namun jika dibandingkan antara ke tiga 3 jenis batu palimanan di atas, batu palimanan putih (white palimo) adalah jenis yang paling keras. Sehingga jika ingin menggunakan batu palimanan pada bagian eksterior rumah, sebaiknya pilih yang jenis terakhir (white palimo). Meski begitu, setelah selesai proses pemasangan harus dilapisi dengan cairan coating agar dinding tidak mudah berlumut.

  1. Batu Candi

Sesuai dengan namanya, batu ini memang jenis batu alam yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan candi-candi bersejarah, seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan lain-lain. Dari sini sudah sangat jelas mengapa batu candi termasuk ke dalam jenis batu alam yang cocok digunakan pada dinding luar.

Secara karakteristik, batu candi hampir mirip dengan batu andesit, sama sama berwarna abu kehitaman. Namun yang membedakan adalah batu candi memiliki pori-pori, sementara batu andesit tidak.

Tetapi, kekuatan batu candi tidak perlu diragukan lagi. Hal ini terbukti dengan berdirinya candi-candi bersejarah yang sudah ada di Indonesia sejak puluhan bahkan ratusan tahun lamanya. Tentunya dengan diimbangi perawatan yang rutin.

  1. Batu Paras Jogja

Jenis batu yang keempat ini berasal dari Yogyakarta yang terbentuk dari proses sedimentasi atau endapan, sama seperti batu palimanan. Keunikan dari batu ini adalah warnanya yang putih seperti salju.

Meskipun terbentuk dari proses yang sama seperti batu palimanan, sifat dari kedua batu ini berbeda. Jika batu palimanan memiliki sifat yang rapuh, maka batu paras jogja memiliki sifat yang keras. Hanya saja, keduanya sama-sama berpori-pori. Jadi harus dilapisi dengan cairan coating dan perawatan yang rutin.

  1. Batu Templek

Batu templek merupakan jenis batu alam metamorf yang terbentuk karena adanya perubahan tekanan dan suhu yang tinggi atau panas bumi. Jenis batu ini cukup populer di Indonesia dan sudah sangat umum digunakan pada bagian luar bangunan.

Untuk karakteristiknya sendiri hampir mirip dengan batu andesit yang keras dan berporositas rendah. Hanya saja batu templek berbentuk lempengan tipis, tidak seperti jenis batu alam lainnya.

Bentuknya yang terkadang tidak beraturan, membuat dinding terlihat sangat menyatu dengan alam. Kesan alami dan kokoh akan muncul dengan sendirinya apabila menggunakan batu tempel ini pada bagian dinding luar bangunan.

Top 10 Motif Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah Terpopuler 2018

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, beberapa jenis batu alam memang sangat cocok untuk diaplikasikan pada dinding luar rumah, tentunya dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Jika sudah menentukan jenis batu alam mana yang akan Anda gunakan untuk dinding luar rumah Anda, maka sekarang saatnya untuk menentukan motif seperti apa yang akan diterapkan dengan batu alam yang sudah Anda pilih.

Ada banyak sekali contoh motif batu alam untuk dinding luar rumah yang tersebar di internet, atau bahkan Anda sering melihatnya sendiri secara langsung di rumah-rumah sekitaran Anda.

Jika sekiranya masih bingung, berikut akan kami berikan beberapa referensi motif batu alam untuk dinding luar rumah yang mungkin bisa menjadi ide untuk Anda.

  1. Batu Palimanan + Batu Candi Pola Susun Sirih
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan + batu candi pola susun sirih

Kombinasi batu palimanan dan batu candi dengan pola susun sirih menampilkan kesan yang manis namun tetap natural, meski diaplikasikan pada rumah minimalis dan tidak terlalu mewah.

  1. Batu Andesit Pola Koboi Bandung
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu andesit pola koboi bandung

Batu andesit merupakan salah satu jenis batu yang dapat membuat dinding luar rumah Anda tampak elegan dan kokoh. Hal yang paling mendukung dari batu ini adalah warnanya yang gelap dan teksturnya yang padat. Pola koboi bandung dapat menjadi pilihan jika Anda bosan menggunakan pola normal.

  1. Batu Palimanan RTA + Batu Andesit
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan RTA + batu andesit

Motif batu alam untuk dinding luar rumah berikut ini merupakan yang paling cocok untuk diaplikasikan pada rumah bergaya vintage. Warna dari batu palimanan yang sangat membumi dengan finishing rata alam (RTA) membuatnya terlihat mewah secara alami dan tidak berlebihan.

  1. Batu Andesit Graveer European
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu andesit graveer european

Ingin membuat dinding luar rumah Anda tampak mewah dan elegan? Cobalah untuk menggunakan batu andesit dengan finishing Graveer European seperti gambar di atas. Motif alur yang dimilikinya sangat cocok untuk diaplikasikan pada rumah bergaya minimalis.

  1. Batu Templek Kuning
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu templek kuning

Siapa bilang batu templek hanya bisa diaplikasikan pada bagian fondasi bangunan? Coba lihatlah gambar di atas. Batu templek yang tidak beraturan justru membuat rumah terlihat berbeda dan anti mainstream!!! Selain kokoh, motif ini juga sangat menarik bukan?

  1. Batu Candi Pola Acak Timbul Tenggelam
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu candi pola acak timbul tenggelam

Pola acak timbul tenggelam merupakan inovasi yang cukup unik dan masih jarang ditemui. Namun, pengaplikasiannya pun harus dengan kreatifitas dan tidak bisa sembarangan. Jika diperhatikan pada gambar di atas, pola timbul tetap dibentuk seimbang antara sisi kanan dan sisi kiri, sehingga tetap nyaman untuk dilihat.

  1. Batu Palimanan Polished
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan polished

Jika sebelumnya batu palimanan dibuat dengan pola susun sirih dan dengan finishing RTA, maka kali ini coba pertimbangkanlah menggunakan batu palimanan dengan finishing polished. Memang rasanya sudah sangat “biasa”, namun jika diperhatikan lagi, yang membuat motif ini berbeda adalah pada bagian pilarnya. Pilar tetap dibuat dengan batu palimanan namun dengan finishing graveer alur lurus.

  1. Wall Cladding
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || wall cladding

Wall cladding sebenarnya sama saja dengan susun sirih, namun sudah dibuat lempengan-lempengan agar pemasangannya lebih mudah seperti keramik. Penerapan motif ini merupakan yang paling mudah, karena motif yang ada sudah dibuat sedemikian rupa, jadi Anda hanya perlu memilih motif mana yang Anda sukai.

  1. Batu Palimanan Wall Cladding
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan wall cladding

Batu palimanan memang memiliki warna yang sangat cantik, sehingga tidak heran jika banyak yang menggunakannya pada bagian dinding luar rumah. Kali ini, batu palimanan dibuat dengan wall cladding namun dengan tampilan warna yang sama seperti warna aslinya.

  1. Batu Paras Jogja + Batu Templek
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu paras jogja + batu templek

Warna putih masih menjadi pilihan bagi orang-orang yang menyukai hal-hal simple nan elegan, seperti gambar di atas. Penggunaan batu paras jogja putih dengan kombinasi batu templek di bagian fondasinya tampak sangat simple namun tetap berestetika.

Demikianlah top 10 motif batu alam untuk dinding luar rumah yang dapat kami berikan untuk Anda. Semoga membantu! 😉

Baca juga :

4 Tips Memilih Batu Alam yang Wajib Anda Ketahui!
Jenis Coating Batu Alam Yang Tepat Sesuai Jenis Batu Alam
Daftar Harga Batu Alam Terlengkap 2018 (Per M²)

=======================================================================

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • [Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)]
  • (BBM : D41249E8)
  • Email : sinergistone65@gmail.com

batu andesit