Arsip Tag: aplikasi batu alam

Coating, Menyelesaikan Masalah Pada Batu Alam

Batu alam memang adalah bentuk fisik yang kuat, dan memiliki daya tahan yang relatif lebih lama. Tetapi ada juga beberapa permasalahan yang biasa terjadi pada batu alam. Permasalah pada batu alam bisa di pengaruhi oleh faktor manusia maupun faktor alam. Permasalah tersebut bisa diatasi dengan coating batu alam pada saat finishing.

Hasil gambar untuk coating batu alam
Coating Batu Alam

Coating batu alam yang berarti melapisi batu alam. Caoting sendiri bertekstur cair dan tidak memiliki batu. Sehingga warna asli dari batu alam akan tetap terlihat jelas. Jenisnya ada yang memberikan kesan mengilap atau glossy ada yang biasa saja atau doff. Kamu bisa memilih sesuai selera saja.

Untuk menghindari masalah-masalah pada batu alam, lebih dulu mari pahami bagaimana cara merawat batu alam;

Batu alam yang biasa digunakan untuk elemen eksterior bangunan biasanya lebih rentan terhadap kondisi cuaca, walau menggunakan batu alam yang padat dan keras sekalipun. Hal ini juga bisa terjadi pada batu alam yang dijadikan elemen interior bangunan sekalipun.

Agar tampilan batu alam selalu cantik maka diperlukan perawatan secara rutin dan berkala. Untuk batu alam untuk elemen eksterior bangunan, lakukan perawatan berkala dengan melakukan coating batu alam setiap enam bulan sekali. Sedangkan untuk batu alam yang dipasang pada interior bangunan, cukup dilakukan proses coating berkala satu tahun sekali.

Untuk batu alam yang tidak melewati proses coating, cukup dibersihkan dengan cara disikat menggunakan deterjen. Hindari menggunakan bahan kimia, karena akan merusak batu alam itu sendiri.

Untuk batu alam yang dipasang pada elemen interior, cukup dibersihkan dengan vacum cleaner hingga debu-debu yanh menyebabkan batu kusam dan lumut menjadi terangkat dan hilang. Jika ditemukan noda yang membandel, kamu bisa menyikat dengan sikat kawta di tambah air dan deterjen. Lalu bisa dilakukan coating ulang.

Permasalahan-Permasalahan yang biasa terjadi diantaranya;

1.Batu Berlumut
Hasil gambar untuk batu alam berlumut
Batu alam Berlumut

Permasalahan pada batu berlutut umumnya terjadi pada batu yang dipasang sebagai elemen eksterior seperti pagar, carport dan lain sebagainya. Karena pada batu yang dipasang di bagian eksterior akan langsung terkena debu banyak, dengan ditambah sinar matahari dan air hujan secara langsung. Selain itu batu alam yang gampang di penuhi lumut juga karena pori-pori batu alam yang lumayan besar-besar, Sehingga air mudah meresap akan cepat merangsang pertumbuhan lumut.

Untuk menghilangkan lumut pada batu alam, kamu bisa menggunakan sikat kawat dan air deterjen secara berkala. Agar lebih aman lagi, kamu bisa melakukan coating batu alam lagi untuk lebih menjaga pertumbuhan lumut dan kerusakan batu alam lainnya.

2. Batu Berembun

Batu berembun tidak seutuhnya disebabkan oleh air atau udara yang terlalu dingin. Tetapi bisa juga disebabkan oleh proses coating saat finishing yang tidak sesuai dengan prosedur.  Hal ini terlihat karena pada batu alam yang berembun akan terlihat adanya ruangan kosong yang berwarna putih atau sampai abu-abu.

Masalah seperti yang disebutkan diatas disebabkan karena pada saat melakukan coating, batu alam belum benar-benar kering. Sehingga saat pengaplikasiannya, cairan coating akan bercampur dengan air. Baru setelah kering, air itu akan tertutup oleh cairan coating yang mengendap seperti embun.

Untuk mengatasi permasalahan itu, kamu bisa melakukan pengerokan atau di amplas pada bagian yang berembun. Setelah itu lakukan coating batu alam ulang, Tapi tetap pastikan kalau batu alam sudah benar-benar kering ya.

3. Lapisan Coating Terlepas

Lepasnya lapisan coating pada batu alam bisa disebabkan oleh beberapa hal. Yang pertama karena lapisan coating yang terlalu tebal. Atau sebelum batu alam siap untuk di coating, permukaan batu alam masih kotor dan masih terdapat debu-debu akibat pemotongan. Jadi Coating batu alam tidak bisa menyerap dengan sempurna.

Untuk mengatasinya anda bisa melakukan pengerokan pada lapisan yang terkelupas menggunakan amplas, lalu di coating ulang.

4. Batu Bernoda Hitam dan Kusam

Batu alam yang gampang terkena noda hitam biasanya adalah batu alam yang memiliki tekstur yang lebih halus seperti batu palimanan, batu paras jogja, dan batu non solid lainnya.

Untuk mengatasi hal seperti itu ada beberapa cara. Yang pertama adalah dengan menggunakan amplas. Cara yang kedua kamu bisa menggunakan gerindra.

5. Batu Alam Mengeluarkan Leleran

Tidak menjadi hal asing lagi ketika leleran mirip air terjun pada susunan batu alam. Adanya leleran tersebut bukan malah menambah cantik penampilan batu alam. Melainkan hanya membuatnya lebih tidak teratur dan berantakan.

Leleran tersebut merupakan air yang keluar dari nat (celah antara batu alam satu dengan batu alam lainnya) yang membawa kotoran, sehingga hanya akan merusak penampilam batu alam.

Untuk mencegah hal itu terjadi, kamu bisa menggunakan semen khusus yang bisa lebih cepat kering daripada semen biasa.  Tetapi jika bugdet tidak mencukupi, kamu bisa mengatasinya jika batu alam mengeluarkan leleran tersebut. Cukup menyiram dan menyikatnya hingga bersih.

6. Batu Terlepas
Gambar terkait
memasang batu alam

Batu alam yang terlepas akan sangat mengganggu penampilan dari susunan batu alam, sehingga jadi kurang enak di pandang. Beberapa penyebab yang bisa membuat batu alam lepas adalah karena pemasangan yang kurang baik serta adonan yang kurang memenuhi standar.

Untuk mengatasinya kamu bisa memasang kembali batu yang sudah terlepas, atau menggantinya dengan batu yang sejenis. Pemasangan bisa juga menggunakan semen khusus agar daya rekat menjadi lebih kuat.

Cukup sekian untuk coating batu alam, semoga menambah referensi kamu 🙂

Baca Juga ;

http://batuandesit.info/tips-menjaga-batu-alam-andesit-tetap-tampil-indah/

http://batuandesit.info/cara-jitu-pemasangan-batu-alam-berbagai-model/

Website Lain CV. Sinergi Stone :

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • [Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)]
  • (BBM : D41249E8)
  • Email : sinergistone65@gmail.com

Pilar Mewah Minimalis Menggunakan Batu Alam ;

Penggunaan batu alam sudah semakin fenomenal dan sudah menjadi banyak pilihan setiap orang. Berbagai macam batu alam digunakan sebagai salah satu mempercantik bangunan.  Selain untuk dinding, lantai, dan pagar, batu alam juga di aplikasikan pada pilar rumah. Pengaplikasian pilar batu alam dinding pada pilar ini bisa mengurangi kesan kaku dan monoton terhadap pilar. Sehingga akan menambah kesan natural dan mewah pada sebuah rumah.

Tidak hanya pemilihan batu alam saja yang harus di perhatikan, tapi juga ketelitian dan teknik yang harus di mililki oleh pekerja adalah kunci untuk menghasilkan karya batu alam yang menawan. Semua harus di perhatikan dan di padupadankan supaya menjadi satu kesatuan yang indah dan mempunyai nilai yang mahal.

Pilar bangunan dengan menggunakan batu alam tentu sangat bisa di padukan dengan berbagai jenis bangunan, baik itu bangunan modern, minimalis, maupun tradisional sekalipun. Karena batu alam memiliki jenis, motif, dan ukuran yang variatif juga. Sehingga tinggal di kreasikan sesuai dengan tema bangunan yang sudah ditentukan.

Batu alam dinding yang biasa digunakan untuk pilar adalah batu alam andesit, batu alam palimanan, batu alam candi, batu alam pacitoroso, batu alam templek dan batu alam lainnya yang memang memiliki tekstir kuat dan tahan terhadap cuaca. Jika memang ingin di aplikasikan pada tembok luar rumah. Jika yang digunakan adalah batu yang bersifat lunak dan berpori besar, maka anda bisa melapisinya dengan cairan khusus agar menghambat masuknya air ke dalam batu alam tersebut. Sehingga daya tahan akan menjadi lebih kuat.

Beberapa orang memilih menggunakan batu alam karena akan menambah daya tarik dari bangunan tersebut. Juga bisa membereikan nilai kepuasan sendiri.

Baca Juga http://batuandesit.info/tips-pemasangan-batu-alam-pada-dinding-perawatannya/

Cara pemasangan batu alam pada pilar ;

Pemasangan batu alam pada pilar cukup mudah. Sama halnya dengan pemasangan pada dinding dan bidang lainnya.

1.Cek sudut setiap siku-siku batu alam. Batu alam yang bisa digunakan pada pilar atau tiang rumah adalah yang berbentuk siku-siku. Untuk pengukurannya  bisa dilakukan dengan menggunakan penggaris siku-siku, ubin, keramik, atau benda lainnya yang berbentuk persegi.

2. Kemudian lakukan pembobokan pada tiang yang akan dipasangi batu alam dengan menggunakan paku bobok. Hal ini dilakukan agar nantinya batu alam yang akan dipasang menjadi lebih kuat. Jadi buat permukaan pada tiang yang akan dijadikan batu alam menjadi tidak rata.

3. Pasang benang pembatas. Pemasangan ini dimaksudkan sebagai pembatas dan patokan kelurusan pada saat pemasangan batu alam. Pemasangan dilakukan dari bagian atas sampai yang bagian bawah.

4. Rendam batu alam terlebih dahulu sebelum dipasang pada bidang tiang yang sudah disiapkan. Hal ini dimaksudkan agar batu alam tidak cepat kering dan akan lebih kuat menempel pada bidang pilar tersebut.

5. Pasang batu alam. Untuk pemasangan pilar batu alam, mulai terlebih dahulu pada bidang yang paling bawah. Anda bisa menggunakan semen khusus agar daya rekat bisa menjadi lebih kuat dan tahan lama. Pemasangan batu alam disesuaikan dengan pola dan tema yang di inginkan dan ditentukan. Saat pemasangan usahakan menekan pelan-pelan agar menempel lebih sampurna. Jika sudah selesai, lalu bersihkan permukaan batu alam dari sisa-sisa semen yang menempel agar tidak terlanjur mengering.

Cara perawatan juga sama dengan perawatan batu alam pada dinding batu alam. Anda bisa melakukan coating sebagai finishing pada batu alam untuk menambah umur batu alam. Jika sudah mulai kusam bisa dibersihkan dengann lap basah, dikeringkan, lalu di coating kembali agar pilar tetap bersih dan mengilap.

Tambahan Ornamen

Untuk mempercatik tampilan pilat batu alam, anda bisa menambah ornamen sebagai berikut;

  • Menambah lampu gantung pada ruang yang dipasang pilar batu alam
  • Memilih warna cat yang tidak terlalu contras dengan batu alam yang dipakai. Bisa memilih warna cat yang berwarna kalem dan nude. Sehingga tidak akan tumpang tindih dengan batu alam.
  • Menambah furniture yang cocok untuk menambah kesan santai. Anda bisa menambahakan bangku yannng dari kayu dan berkesan minimalis. Dalam memilih furniture juga perlu di sesuaikan dengan ukuran teras dan pilar yang dipakai.
Berikut beberapa contoh pilar dengan menggunakan batu alam;
Hasil gambar untuk pilar batu alam
Pilar Batu Alam
Gambar terkait
PIlar Batu Alam
Hasil gambar untuk pilar batu alam
PIlar Batu Alam
Hasil gambar untuk rumah minimalis pedesaan
PIlar Batu Alam

 

Gambar terkait
PIlar Batu Alam
Gambar terkait
PIlar Batu Alam
Hasil gambar untuk pilar batu alam
PIlar Batu Alam
Hasil gambar untuk pilar batu alam
PIlar Batu Alam
Gambar terkait
PIlar Batu Alam
Gambar terkait
PIlar Batu Alam

 

Gambar terkait
PIlar Batu Alam
Gambar terkait
PIlar Batu Alam
Gambar terkait
PIlar Batu Alam
Hasil gambar untuk pilar batu alam
PIlar Batu Alam

Sekian dulu beberapa desain pilar menggunakan batu alam, semoga menambah referensi kamu 🙂

Website Lain CV. Sinergi Stone :

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • [Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)]
  • (BBM : D41249E8)
  • Email : sinergistone65@gmail.com

Artistik! Berikut Cara Memadukan Motif Batu Alam Andesit

Dalam menciptakan hunian indah dan artistik, menggunakan batu alam andesit menjadi salah satu trik yang paling jitu. Batu alam merupakan salah satu elemen yang sangat kuat dalam memberikan kesan natural nan indah. Karena diciptakan langsung di alam, tak heran jika kemudian batu ini mampu ciptakan suasana yang begitu hangat layaknya di alam bebas.

Batu alam sangat mudah untuk diaplikasikan, memiliki ukuran dan ketebalan yang bervariasi sehingga bisa disesuaikan dengan kebutuhan anda masing-masing. Bahkan anda juga bisa memesan ketebalan dan luas dari batu alam itu sendiri, jika anda membutuhkan ukuran tertentu.

Yang membuat batu alam banyak digemari selain tampilannya yang eksklusif, juga karena perawatannya yang sangatlah mudah. Anda tak perlu banyak mengeluarkan tenaga untuk membersihkannya tiap hari, sebab batu alam tahan panas, debu, udara dan juga tahan akan air. Kalaupun dinding batu alam anda kotor karena debu, cukup gunakan kuas maupun sikat halus. Kemudian jika kotor karena basah dan kotoran lain,maka cukup dengan dilap gunakan handuk lembap secara perlahan.

Macam-Macam Motif Batu Alam Andesit

Batu alam andesit dipilih untuk mempercantik tampilan rumah karena motifnya yang khas, ada beberapa motif yang membuat batu andesit ini berbeda dengan batu alam lainnya. Apa saja motif dari batu andesit ini?

Motif Bintik

batu alam andesit motif bintik

Rata-rata motif yang dimiliki oleh batu alam adalah alami bawaan dari batu itu sendiri, karenanya semua batu alam memiliki motif yang nyaris sama. Salah satunya adalah motif bintik pada batu andesit. Seperti namanya, motif bintik menampilkan bintik-bintik berwarna gelap seperti hitam, coklat tua dan abu-abu tua pada seluruh permukaan batu. Motif ini disukai karena memberikan kesan elegan sekaligus maskulin karena warnanya yang gelap. Cocok untuk dijadikan aplikasi hiasan pada dinding rumah anda, pada pilar rumah maupun untuk taman.

Motif Salur

batu alam andesit motif salur

Selain motif bintik, ada juga motif salur yang membuat tampilan batu alam lebih kaya lagi. Motif sakur tak selalu memanjang namun ada juga yang pendek dan melingkar seperti kayu, sehingga ada juga yang menyebutnya sebagai motif kayu. Biasanya digunakan untuk bangunan dengan nuansa kayu yang kuat, motif tersebut akan memberikan nuansa alami yang lebih kental lagi.

Polos

batu alam andesit polos

Selain batu alam dengan motif, ada juga batu alam yang tanpa motif sama sekali. Bebatuan alam dengan warna yang solid seperti ini pun tetap banyak peminatnya, karena dinilai lebih mudah untuk pengaplikasiannya. Selain itu, batu alam tanpa motif cocok dijadikan patung atau ornamen hiasan rumah lainnya.

Memilih motif batu andesit sebenarnya tak terlalu berpengaruh dengan desain rumah yang telah direncanakan sebelumnya, karena memilih motif disesuaikan dengan selera anda masing-masing. Yang terpenting adalah pemilihan warna batu alam itu sendiri, mengingat warna batu alam ada beraneka warna, yakni warna abu-abu tua, abu-abu muda, hitam, cokelat dan juga warna krem.

Cara Memadukan Motif Batu Alam Andesit Supaya Artistik

Batu andesit memang memiliki keindahan alami, yang membuatnya terlihat menawan walau berbentuk bongkahan biasa. Namun jika anda mampu memadu padankannya dengan tepat, maka anda bisa mendapatkan keindahannya yang lebih lagi. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memadu padankan batu alam, misalnya adalah:

  • Memadu padankan motif dengan warna cat dinding.
  • Ini adalah trik memadu padankan motif batu alam andesit yang pertama, dengan memperhatikan warna cat dinding yang akan anda gunakan. Apabila motif batu alam anda pilih sudsh cukup ramai, maka anda bisa memilih cat dinding yang kalem dan tenang seperti krem, abu-abu muda dan kuning gading. Alasannya supaya batu alam yang ramai dengan warna cat yang kalem bisa saling melengkapi, menampilkan tampilan hunian yang elegan dan seimbang. Begitu pula sebaliknya, motif yang polos gunakan cat dinding dengan warna tegas seperti merah maroon.
  • Memadu padankan motif batu alam dengan desain bangunan.
  • Biasanya batu alam andesit atau batu alam lainnya diaplikasikan terakhir setelah pembangunan 90% selesai, jadi pemilihan motifnya pun dilakukan dengan menyesuaikan bangunannya. Jika rumah sudah cukup ramai desainnya, pilih batu alam dengan motif sederhana atau polos.
  • Padu padan motif batu alam andesit dengan tanaman hias.
  • Selain memadukan batu alam andesit dengan warna cat dinding serta memperhatikan desain rumahnya itu sendiri, anda juga bisa memadukan motif batu alam dengan tanaman hias. Pilih tanaman hias berdaun lebar dan berwarna pekat apabila motif batu alam anda kecil-kecil. Sementara itu jika anda menggunakan batu alam tanpa motif bisa dipadukan dengan tanaman yang berbunga kecil dengan warna-warna yang tegas.
  • Perhatikan peletakannya.
  • Batu alam memang bisa diaplikasikan di bagian manapun di rumah anda, bisa saja pada dinding rumah, pagar anda, dapur, kamar mandi, bahkan untuk lantai rumah. Untuk membuat penampilan batu alam lebih artistik dan sedap dipandang mata, maka anda harus memperhatikan masing-masing batu untuk masing-masing ruangan, sebab semua macam batu alam tak melulu bisa diaplikasikan dalam satu ruangan yang sama. Keliru meletakkan batu alam juga bisa mengurangi nilai artistiknya lho!
  • Memadu pandankan motif batu alam yang berbeda-beda.
  • Jangan terpaku dengan satu jenis batu alam andesit saja, karena anda bisa memadukan beberapa jenis batu alam untuk menciptakan kreasi yang luar biasa. Apalagi mengingat hunian adalah tempat untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga, maka diperlukan suasana senyaman mungkin. Oleh karena itu, menciptakan suasana dengan padu padan batu alam yang tepat adalah salah satu kuncinya. Anda bisa menggabungkan batu berwarna pekat dengan yang cerah, supaya tampilan rumah jadi lebih segar.
Baca Juga http://batuandesit.info/cara-jitu-pemasangan-batu-alam-berbagai-model/

Pastikan anda juga menggunakan jasa tukang yang sudah ahli dalam memasangkan batu alam andesit ini, sebab pemasangannya sedikit tricky. Cukup mudah, namun jika tak cukup cakap maka hasilnya adalah kacau balau. Itulah kenapa banyak orang yang sangat berhati- hati saat memilih tukang untuk menyelesaikan pemasangan batu alam mereka. Istulahnya, lebih baik bersusah-susah dulu mencari tukang yang sesuai, demi dapatkan hasil akhir yang sangat memuaskan.

Tak hanya mengaplikasikan tips-tips padu padan batu alam yang telah disebutkan di atas, anda harus menggunakan batu alam andesit kualitas terbaik supaya hasilnya juga maksimal. Ciri-ciri batu alam dengan kualitas tinggi adalah terlihat koloh dan saat dipegang juga terasa kuat. Selain itu warnanya cemerlang, tidak kusam dan membuatnya lebih memesona.

Batu alam yang berkualitas tinggi bisa anda dapatkan di CV. Sinergi Stone. Berpengalaman bertahun-tahun lamanya sebagai importir dan sekaligus distributor mesin potong batu berkualitas. Memiliki jaringan kerjasama yang terpercaya dengan ratusan bahkan ribuan pengrajin batu alam, sehingga memberikan jaminan kualitas terbaik dengan kelengkapan motif serta jenis batu alam Cirebon.

Oleh sebab itu, jika anda ingin mendapatkan batu alam andesit dengan jenis paling lengkap dan motif yang beraneka macam, CV Sinergi Stone adalah jawabannya.

Website Lain CV. Sinergi Stone :

Jualbatualam.net

batupalimanan.com

hargabatualam.net

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • [Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)]
  • (BBM : D41249E8)
  • Email : sinergistone65@gmail.c1om
pemasangan batu alam

Cara Jitu Pemasangan Batu Alam Berbagai Model

Batu alam akan menambah keindahnnya jika pemasangan batu alam tersebut juga benar dan sesuai dengan kriteria. Tidak melihat seberapa besar dan mahal batu alam yang digunakannya. Tetapi bagaimana hasil dari proses pemasangannya.

Sekalipun menggunakan batu alam terbaik dan harus menjulang, tetapi jika dipasang dengan cara yang asal-asalan maka kesan dari batu alam sendiri tidak akan keluar. Untuk itu, jika anda masih amatir dalam batu alam, biasanya penjual menyediakan jasa tukang yang memang ahli dibidanngnya. Jadi tidak perlu mengkhawatirkannya.  Mahal atau tidaknya jenis batu alam juga berdasarkan jenis batu dan pola yang digunakan dalam proses pemasangannya.

Proses pemasangan dari batu alam tidak jauh berbeda dengen pemasangan ketika menggunakan material batu bata. Bedanya, pada pemasangan batu alam tidak bisa dilakukan dengan sembarangan. Perlu keahlian khusus dan ketelatenan dalam memasang batu alam. Yang dikedepankan dalam memasang batu alam adalah nilai estetika dan kerapian, bukan kecepatan atau hal lainnya.

 Tips-tips pemasangan batu alam;
  • Gunakanlah batu alam yang memang memiliki ukuran yang sama
  • Sebelum memutuskan membeli, pastikan bahwa tempat yang anda kunjungi adalah showroom batu alam yang terpercaya. Karena biasanya akan memberikan contoh pada katalognya.
  • Jika anda ragu untuk memilih batu alam dan pola pemasangan yang sesuai. Anda bisa konsultasikan kepada tukang yang akan bekerja membangun desain dengan batu alam tersebut. Jadi pastikan kalau pekerja atau tukangnya adalah tukang yang berpegalaman.
  • Gunakan campuran semen dan pasir dengan perbandingan 1 : 3. Jika memang ada biaya yang lebih anda bisa menggunakan semen khusus.
  • Dalam pemasangannya, biasanya ada batu alam yang rusak atau tidak seragam. Sehingga anda perlu mengambil tindakan antisipasi dengan membeli lebih dari rencana awal.
  • Dalam pemasangan batu alam, anda harus santai dan tenang, tidak perlu terburu-buru.
  • Ketika ingin memasang dibagian eksterior, pastikan cuaca sekitar panas dan terik. sehingga akan menjadi lebih cepat kering.
  • Jangan salah memilih pekerja atau tukang juga, pastikan sudah berpengalaman dan faham tentang batu alam.
  • Untuk pemasangan koral sikat sebaiknya dibuat pola berurutan 1m x 1m terlebih dahulu. Hal ini untuk mencegah pengeringan awal mengingat pemasangan batu koral sikat membutuhkan waktu yang lama.
Berikut disajikan beberapa proses dalam pemasangan batu alam;
  • Pemasangan Biasa

Pemasangan biasa umumnya dilakukan pada bidang yang memiliki model horizontal maupun vertikal. Bidang yang biasa dipakai seperti pada dinding, pagar, pilar, lantai, dan lantai datar lainnya.

Pemasangannya pun sama seperti pemasangan pada keramik.  Berikut beberapa yang harus diperhatikan dalam pemasangan batu alam pada dinding yang vertikal;

a. Alat dan Bahan
  • Batu alam
  • Semen
  • Palu
  • Benang
  • Sendok semen
  • Paku bobok
  • Pasir
  • Air
  • Paku
  • Ember
  • Kawat bendrat
  • Gerinda
b. Langkah-langkah pengerjaan pemasangan batu alam
  1. Siapkan terlebih dahulu alat dan bahan yang dibutuhkan. Untuk bahan utama batu alam, bagus jika dibersihkan terlebih dahulu sebelum diaplikasikan, bisa dengan cara di cuci agar debu yang menempel bisa hilang. Sehingga batu alam juga menjadi lebih lengket dan lebih cepat keras menempel.
  2. Lakukan pembobokan pada dinding atau pada bidang yang sudah diplaster dengan menggunakan paku bobok. Bisa dengan cara di lukai pada dinding yang telah diplester dan di bobok. Atau dengan cara di keprek.
  3. Tarik benang pada bidang yang akan akan dipasang batu alam.  lalu ikatkan pada paku yang menjadi tumpuan pada akhir di bidang tersebut. lalu buat siku-siku hingga bertemu satu denga lainnya.
  4. Agar pemasangan batu alam menjadi maksimal, seragamkan masing-masing ukuran batu alam. Jika memang ukuran berbeda, batu alam bisa dikelompokkan berdasarkan lebar dan panjangnya. Jika memungkinkan juga, sebaiknya ukuran batu alam diseragamkan dengan cara di potong dengan alat gerindra. Tujuannya dari pemotongan ini agar pemasangan batu alam rapi dan teratur.
  5. Untuk adonan yang belum diplester, siapkan adonan semen dan pasor dengan perbandingan 1 : 3. Sedangkan untuk adonan yang sudah diplester gunakan perbandingan 1 : 4 .
  6. Setelah mempersiapkan adonan, lalu aplikasikan batu alam di bidang yang sudah dipersiapkan tadi. Agar daya tempelnya semakin kuat, spesi ditempelkan pada batu alam dan bidangnya dengan perbandingan 50 : 50. Pemasangan di mulai dari bidang bawah dan jalan ke bidang atas. Hal itu terus dilakukan sampai pemasangan selesai dan menghasilkan karya yang luar biasa.
Pemasangan Susun Sirih

Pemasangan susun sirih berbeda dengan pemasangan biasa. Pada pemasangan susun sirih ini harus dilakukan oleh profesional tukang, karena memiliki tingkat kesulitan dan ketelitian yang lumayan.

Berikut beberapa yang harus diperhatikan dalam pengerjaan pemasangan susun sirih;

a. Alat dan Bahan
  • Batu alam
  • Palu
  • Paku
  • Ember
  • Kayu
  • Kawat bendrat
  • Pasir
  • Air
  • Benang
  • Sendok semen
  • Sapu ijuk
  • Semen ( Biasa atau khusus )
b. Langkah-langkah pengerjaan pemasangan batu alam
  1. Langkah yang pertama adalah menyiapkan batu alam yang akan dipasang. Sebelum dipasang hendaknya di cuci dan dibersihkan dulu dengan air agar batu alam bisa menempel lebih kuat.
  2. lakukan pembobokan pada dinding yang sudah di plaster dengan menggunakan paku bobok. Pembobokan ada dua macam yang biasa diakukan, yaitu plesteran di bobok dan dinding dilukai atau di keprek.
  3. Langkah selanjutnya yaitu menarik benang pada bidang yang akan dipasang  batu alam. Lalu ikatkan pada paku yang akan menjadi tumpuan akhir pada bidang tersebut. Buat siku-siku hingga bertemu satu sama lain.
  4. Agar pemasangan susun sirih menjadi maksimal, maka seragamkan ukuran baik panjang maupun lebar batu alam dengan cara digerindra. Selain digerindra batu alam juga bisa dipatahkan menggunakan palu.
  5. Siapkan adonan atau spesi dengan perbandingan 1 ; 3 untuk semen dan pasir untuk bidang yang sudah diplester. Sementara untuk bidang yang belum di plester bisa menggunakan adonan semen dan pasir dengan perbandingan 1 ; 4. Jika ada kelebihan biaya maka bisa menggunakan semen khusus untuk batu alam.
  6. Langkah selanjutnya adalah menyusun batu alam sebanyak 3-5 lapis.
  7. Masukan spesi atau adonan dibelakang dan begitu seterusnya. Pemasangan pun dilakukan dari bawah ke atas.
  8. Untuk membuat pemasangan batu alam menjadi lebih rapih, anda bisa meratakannya menggunakan kayu.
  9. Dengan begitu pemasangan batu alam susun sirih akan terlihat lebih rapi.
Cara melakukan pembobokan pada bidang yang akan dipasang batu alam:

  1. Pembobokan dilakukan hingga batu bata merah di dalamnya kelihatan. Cara ini memang tidak efisien karena akan memakan waktu yang cukup lama. Tetapi dengan cara ini akan membuat daya rekat menjadi lebih kuat. Pembobokan ini dilakukan dengan cara memaku dinding atau bidang menggunakan paku bobok dan palu sampai batu bata bisa terlihat.
  2. Pembobokan dilakukan dengan cara di keprek. Cara ini memerlukan waktu yang relatif sedikit. Tetapi daya rekatnya juga lebih sedikit daripada cara pembobokan. Penggeprekan ini dilakukan dengan memaku secara acak bidang yang akan dipasang batu alam, tetapi dilakukan secara rata dan menyeluruh. Setelah itu, lilitkan kawat bendrat pada bagian atas paku. Gunakan alur yang rata dan menyeluruh. Selanjutnya, dinding yang sudah dipasang kawat dilapisi atau dikamprot dengan adonan atau spesi tipis yang perbandingannya 1 : 3. Baru ketika spesi sudah setengah kering baru bisa dilakukan pemasangan batu alamnya.

Sekian cara jitu pemasangan batu alam, semoga menambah referensi kamu ya 🙂

Website Lain CV. Sinergi Stone :

Jualbatualam.net

batupalimanan.com

hargabatualam.net

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • [Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)]
  • (BBM : D41249E8)
  • Email : sinergistone65@gmail.c1om
Batu alam andesit

Memadukan Warna Cat Bangunan dengan Batu Alam Andesit

Memiliki rumah yang indah dan menyejukkan mata adalah idaman setiap insan, utamanya bagi yang memiliki ketertarikan dengan bangunan atau arsitektur. Batu alam andesit adalah salah satu ornamen yang akan membuat rumah terlihat lebih artistik, lebih alami dan juga natural. Ada banyak jenis batu alam yang biasa digunakan untuk menghiasi rumah, namun batu andesit yang tercipta dari lelehan lava yang membeku ini punya tempat tersendiri di hati masyarakat.

Dengan warna abu-abu kehitaman, batu alam andesit ini terlihat lebih natural seperti warna alam. Memiliki motif alami yang tercipta di alam, diperindah dengan finishing pengrajin batu alam seperti RTA atau rata alam (dimana permukaan batu masih berlekuk-lekuk alami), dan RTM atau rata mesin (permukaan batu rata).

Namun, karena warnanya tersebut anda tak bisa sembarangan memadukan warna cat dindingnya, lho! Ada beberapa hal yang harus diperhatikan jika ingin memilih cat dinding. Jangan sampai warna cat dinding mengalahkan pesona batu alam dan membuatnya tak terlihat. Warna cat yang tepat akan menambah keindahan ornamen batu alam di dinding rumah anda. Maka karena itu, bijaklah dalam memilih warna untuk dinding, pintu, jendela dan bahkan pagar rumah anda. Jangan ragu untuk mencari referensi di internet, atau mencari rekomendasi warna pada ahlinya.

Warna Cat yang Cocok dengan Batu Alam

Supaya bisa menghasilkan hunian yang indah dan sedap dipandang mata, tentunya butuh perpaduan warna yang pas. Kuncinya adalah memiliki keselarasan dengan batu alam yang digunakan untuk hunian anda. Jika masih merasa bingung,

berikut adalah beberapa rekomendasi warna cat dinding yang bisa digunakan :
  1. Warna abu-abu. Warna krem. Selain warna abu-abu, warna krem juga menjadi pilihan masyarakat untuk mewarnai hunian minimalis mereka. Mengingat batu alam andesit yang dijadikan hiasan dinding memiliki warna-warna tanah seperti cokelat dan abu-abu kehitaman, maka warna cat yang cocok adalah warna yang juga warna alam, salah satunya adalah warna krem. Warna krem ini akan membuat suasana rumah menjadi ceria, namun tetap memberikan efek calming untuk penghuninya.
  2. Warna Cokelat. Jika menggunakan batu alam andesit dengan warna cerah seperti putih atau cokelat muda, maka padukan dengan warna cat dinding cokelat. Ada banyak variasi warna cokelat yang bisa anda gunakan. Jangan ragu untuk bereksperimen dengan warna, ada banyak simulasi cat dinding yang bisa digunakan sebelum mengaplikasikannya langsung pada hunian anda. Memilih warna cokelat akan membuat hunian terlihat lebih bersih dan natural.
  3. Warna Oranye. Bagi beberapa orang mungkin warna ini masih terbilang ngejreng dan kurang masuk dengan warna batu alam, tetapi jika memilih tone oranye yang tepat maka bisa memberikan tampilan rumah yang sangat menakjubkan. Pilihlah warna oranye pastel, atau oranye pupus pun bisa. Memilih warna yang cerah namun tak terlalu menyolok akan menambah kesan ceria, hangat dan juga menyenangkan. Apalagi dipadukan dengan bebatuan alam sebagai ornamen dinding dan tiang, anda akan mendapatkan hunian yang nyaman serta dekat dengan alam.
  4. Warna Kuning Gading. Warna ini cocok untuk anda yang ingin warna bersih, polos, tetapi tak mudah kotor seperti warna putih, maka pilihlah warna kuning gading. Sekilas mirip dengan warna krem pucat, tetapi agak kekuningan dan memiliki khas yang unik. Disebut kuning gading karena memang memiliki warna kuning seperti gading gajah. Menggabungkan warna kuning gading untuk hunian, dengan ornamen batu alam adalah pilihan yang bijak. Anda akan mendapatkan suasana rumah yang santai, namun tegas dan berkarakter.
Gabungan Warna yang Cocok untuk Batu Alam Andesit

Jika di atas sudah dijelaskan mengenai warna-warna tunggal yang cocok dengan batu alam, maka berikut ini akan dijelaskan beberapa rekomendasi gabungan warna cat. Menggabungkan dua atau lebih warna cat, akan menambah nilai artistik dari sebuah hunian. Namun jika keliru memilih, tentu akan membuat tampilan rumah menjadi kurang cantik.

Maka karena itu, simak beberapa rekomendasi gabungan warna yang cocok berikut ini :

  • Abu dan Hitam

Keduanya adalah warna yang maskulin, namun tak jarang banyak juga kaum hawa yang menyukai warna ini karena melambangkan kekuatan dan kemandirian. Menggunakan perpaduan warna ini untuk rumah dengan batu alam adalah pilihan terbaik, karena menegaskan pemilik rumah yang sederhana, namun kuat dan mandiri. Anda bisa mengaplikasikan warna abu-abu untuk dinding dan warna hitam untuk detail seperti bingkai jendela dan pintu, aplikasi di balkon, langit-langit dan masih banyak lagi.

  • Oranye dan Cokelat.

Untuk anda yang ceria dan suka bertualang, memilih warna ini akan membuat hunian anda lebih bernyawa. Apalagi jika dipadukan dengan batu Palimanan atau batu Paras Jogja, anda akan mendapatkan tampilan rumah yang cantik, ceria. Jika anda juga membubuhkan sedikit cat putih pada detail jendela, pintu dan kisi-kisi katu, maka anda juga akan dapatkan nuansa kalem yang kuat.

  • Cokelat Pucat dan Baby Pink.

Gabungan dari kedua warna ini akan membuat rumah dengan batu alam terlihat lebih tegas dan nyaman di mata. Perpaduan warna yang manis, tetapi memiliki ketegasan di dalamnya. Jika hunian anda menggunakan batu candi sebagai ornamennya, maka perpaduan warna ini jadi rekomendasi yang terbaik.

  • Abu-Abu.

Oranye dan Cokelat. Abu-abu digunakan sebagai cat dinding, sementara oranye digunakan untuk mewarnai beberapa detail dengan ukuran besar di hunian anda, kemudian warna cokelat untuk pintu dan jendela. Gabungan warna-warna ini membuat batu alam yang dipasang di dinding dan tiang rumah menjadi lebih menarik.

Demikian adalah beberapa rekomendasi pilihan warna yang cocok untuk batu alam, anda bisa memilih warna yang paling sesuai dengan selera dan kepribadian anda. Namun jika merasa masih agak bingung, bisa melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan ahlinya. Hal itu dilakukan demi mendapatkan tampilan hunian yang lebih indah lagi.

Supaya lebih mudah untuk memadupadankan warna cat dinding, maka pilihlah batu alam yang memiliki warna netral misalnya batu candi yang kehitaman, atau memilih batu alam andesit yang berwarna abu-abu kehitaman. Kedua jenis batu tersebut memiliki warna netral, dimana anda bisa menggabungkannya dengan banyak warna cat dinding tanpa menabrak warna.

Website Lain CV. Sinergi Stone :

Jualbatualam.net

batupalimanan.com

hargabatualam.net

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • [Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)]
  • (BBM : D41249E8)
  • Email : sinergistone65@gmail.c1om

Top 10 Motif Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah Terpopuler 2018

Motif Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah – Batu alam merupakan batuan yang berasal dari alam yang biasanya digunakan sebagai bagian dari konstruksi bangunan, terutama pada proses akhir (finishing). Keindahan dan kesan alami yang dimiliki batu alam menjadi alasan utama mengapa batu alam banyak dipilih sebagai bahan bangunan.

Kepopuleran Batu Alam

Penggunaan batu alam untuk kehidupan sehari-hari sudah dilakukan sejak jaman dahulu, bahkan dahulu batu alam dimanfaatkan untuk pembuatan patung, candi, dan lain-lain. Namun, kepopuleran batu alam semakin meningkat pada beberapa tahun belakangan ini.

Seiring dengan perkembangan jaman, batu alam kini semakin populer dengan banyaknya bangunan-bangunan rumah yang menggunakannya sebagai “pemanis” dinding luar. Hal ini tentunya memiliki alasan khusus, pasalnya batu alam memiliki nilai plus jika dibandingkan dengan bahan bangunan lainnya.

Kelebihan Batu Alam

 Kepopuleran batu alam tentunya berbanding lurus dengan kelebihan yang dimilikinya. Berikut adalah beberapa kelebihan batu alam untuk dinding luar rumah :

  • Banyak pilihan jenis, warna, dan ukuran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan
  • Dapat membuat tampilan rumah menjadi lebih indah, mewah dan alami
  • Lebih kuat dan tahan lama
  • Perawatannya cenderung mudah
  • Harga jual rumah nantinya akan lebih tinggi

Jenis – Jenis Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah

Batu alam memiliki jenis yang sangat beragam, namun tidak semua jenis batu alam dapat digunakan pada dinding luar rumah. Berikut adalah jenis-jenis batu alam yang dapat digunakan pada dinding luar rumah, di antaranya :

  1. Batu Andesit

Batu andesit sudah populer sebagai bahan bangunan sejak jaman colonial. Pada saat itu, batu andesit digunakan untuk dinding, pagar, jembatan, dan saluran irigasi.

Karakteristik fisik dari batu ini adalah berwarna abu-abu. Ada yang berwarna abu-abu muda, abu-abu tua kehitaman, abu-abu kemerahan,  dan abu-abu kehijauan. Untuk sifatnya sendiri, batu andesit bersifat kuat, padat, dan tidak berpori-pori.

Jenis batu yang pertama ini merupakan yang paling cocok untuk diaplikasikan pada bagian eksterior rumah, karena ia tahan terhadap perubahan cuaca ekstrim dan lumut. Namun, bukan berarti batu andesit tidak bisa diaplikasikan pada interior rumah.

  1. Batu Palimanan

Batu palimanan mulai dikenal oleh masyarakat sejak tahun 50-an. Jenis batu ini terbentuk karena adanya proses sedimentasi (endapan) pasir yang terbawa oleh air ataupun angin.

Batu palimanan sendiri dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan warnanya, yaitu batu palimanan kuning (cream palimo), batu palimanan emas (golden palimo), dan batu palimanan putih (white palimo).

Umumnya, batu ini memiliki sifat yang rapuh dan memiliki pori-pori. Namun jika dibandingkan antara ke tiga 3 jenis batu palimanan di atas, batu palimanan putih (white palimo) adalah jenis yang paling keras. Sehingga jika ingin menggunakan batu palimanan pada bagian eksterior rumah, sebaiknya pilih yang jenis terakhir (white palimo). Meski begitu, setelah selesai proses pemasangan harus dilapisi dengan cairan coating agar dinding tidak mudah berlumut.

  1. Batu Candi

Sesuai dengan namanya, batu ini memang jenis batu alam yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan candi-candi bersejarah, seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan lain-lain. Dari sini sudah sangat jelas mengapa batu candi termasuk ke dalam jenis batu alam yang cocok digunakan pada dinding luar.

Secara karakteristik, batu candi hampir mirip dengan batu andesit, sama sama berwarna abu kehitaman. Namun yang membedakan adalah batu candi memiliki pori-pori, sementara batu andesit tidak.

Tetapi, kekuatan batu candi tidak perlu diragukan lagi. Hal ini terbukti dengan berdirinya candi-candi bersejarah yang sudah ada di Indonesia sejak puluhan bahkan ratusan tahun lamanya. Tentunya dengan diimbangi perawatan yang rutin.

  1. Batu Paras Jogja

Jenis batu yang keempat ini berasal dari Yogyakarta yang terbentuk dari proses sedimentasi atau endapan, sama seperti batu palimanan. Keunikan dari batu ini adalah warnanya yang putih seperti salju.

Meskipun terbentuk dari proses yang sama seperti batu palimanan, sifat dari kedua batu ini berbeda. Jika batu palimanan memiliki sifat yang rapuh, maka batu paras jogja memiliki sifat yang keras. Hanya saja, keduanya sama-sama berpori-pori. Jadi harus dilapisi dengan cairan coating dan perawatan yang rutin.

  1. Batu Templek

Batu templek merupakan jenis batu alam metamorf yang terbentuk karena adanya perubahan tekanan dan suhu yang tinggi atau panas bumi. Jenis batu ini cukup populer di Indonesia dan sudah sangat umum digunakan pada bagian luar bangunan.

Untuk karakteristiknya sendiri hampir mirip dengan batu andesit yang keras dan berporositas rendah. Hanya saja batu templek berbentuk lempengan tipis, tidak seperti jenis batu alam lainnya.

Bentuknya yang terkadang tidak beraturan, membuat dinding terlihat sangat menyatu dengan alam. Kesan alami dan kokoh akan muncul dengan sendirinya apabila menggunakan batu tempel ini pada bagian dinding luar bangunan.

Top 10 Motif Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah Terpopuler 2018

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, beberapa jenis batu alam memang sangat cocok untuk diaplikasikan pada dinding luar rumah, tentunya dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Jika sudah menentukan jenis batu alam mana yang akan Anda gunakan untuk dinding luar rumah Anda, maka sekarang saatnya untuk menentukan motif seperti apa yang akan diterapkan dengan batu alam yang sudah Anda pilih.

Ada banyak sekali contoh motif batu alam untuk dinding luar rumah yang tersebar di internet, atau bahkan Anda sering melihatnya sendiri secara langsung di rumah-rumah sekitaran Anda.

Jika sekiranya masih bingung, berikut akan kami berikan beberapa referensi motif batu alam untuk dinding luar rumah yang mungkin bisa menjadi ide untuk Anda.

  1. Batu Palimanan + Batu Candi Pola Susun Sirih
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan + batu candi pola susun sirih

Kombinasi batu palimanan dan batu candi dengan pola susun sirih menampilkan kesan yang manis namun tetap natural, meski diaplikasikan pada rumah minimalis dan tidak terlalu mewah.

  1. Batu Andesit Pola Koboi Bandung
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu andesit pola koboi bandung

Batu andesit merupakan salah satu jenis batu yang dapat membuat dinding luar rumah Anda tampak elegan dan kokoh. Hal yang paling mendukung dari batu ini adalah warnanya yang gelap dan teksturnya yang padat. Pola koboi bandung dapat menjadi pilihan jika Anda bosan menggunakan pola normal.

  1. Batu Palimanan RTA + Batu Andesit
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan RTA + batu andesit

Motif batu alam untuk dinding luar rumah berikut ini merupakan yang paling cocok untuk diaplikasikan pada rumah bergaya vintage. Warna dari batu palimanan yang sangat membumi dengan finishing rata alam (RTA) membuatnya terlihat mewah secara alami dan tidak berlebihan.

  1. Batu Andesit Graveer European
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu andesit graveer european

Ingin membuat dinding luar rumah Anda tampak mewah dan elegan? Cobalah untuk menggunakan batu andesit dengan finishing Graveer European seperti gambar di atas. Motif alur yang dimilikinya sangat cocok untuk diaplikasikan pada rumah bergaya minimalis.

  1. Batu Templek Kuning
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu templek kuning

Siapa bilang batu templek hanya bisa diaplikasikan pada bagian fondasi bangunan? Coba lihatlah gambar di atas. Batu templek yang tidak beraturan justru membuat rumah terlihat berbeda dan anti mainstream!!! Selain kokoh, motif ini juga sangat menarik bukan?

  1. Batu Candi Pola Acak Timbul Tenggelam
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu candi pola acak timbul tenggelam

Pola acak timbul tenggelam merupakan inovasi yang cukup unik dan masih jarang ditemui. Namun, pengaplikasiannya pun harus dengan kreatifitas dan tidak bisa sembarangan. Jika diperhatikan pada gambar di atas, pola timbul tetap dibentuk seimbang antara sisi kanan dan sisi kiri, sehingga tetap nyaman untuk dilihat.

  1. Batu Palimanan Polished
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan polished

Jika sebelumnya batu palimanan dibuat dengan pola susun sirih dan dengan finishing RTA, maka kali ini coba pertimbangkanlah menggunakan batu palimanan dengan finishing polished. Memang rasanya sudah sangat “biasa”, namun jika diperhatikan lagi, yang membuat motif ini berbeda adalah pada bagian pilarnya. Pilar tetap dibuat dengan batu palimanan namun dengan finishing graveer alur lurus.

  1. Wall Cladding
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || wall cladding

Wall cladding sebenarnya sama saja dengan susun sirih, namun sudah dibuat lempengan-lempengan agar pemasangannya lebih mudah seperti keramik. Penerapan motif ini merupakan yang paling mudah, karena motif yang ada sudah dibuat sedemikian rupa, jadi Anda hanya perlu memilih motif mana yang Anda sukai.

  1. Batu Palimanan Wall Cladding
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan wall cladding

Batu palimanan memang memiliki warna yang sangat cantik, sehingga tidak heran jika banyak yang menggunakannya pada bagian dinding luar rumah. Kali ini, batu palimanan dibuat dengan wall cladding namun dengan tampilan warna yang sama seperti warna aslinya.

  1. Batu Paras Jogja + Batu Templek
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu paras jogja + batu templek

Warna putih masih menjadi pilihan bagi orang-orang yang menyukai hal-hal simple nan elegan, seperti gambar di atas. Penggunaan batu paras jogja putih dengan kombinasi batu templek di bagian fondasinya tampak sangat simple namun tetap berestetika.

Demikianlah top 10 motif batu alam untuk dinding luar rumah yang dapat kami berikan untuk Anda. Semoga membantu! 😉

Baca juga :

4 Tips Memilih Batu Alam yang Wajib Anda Ketahui!
Jenis Coating Batu Alam Yang Tepat Sesuai Jenis Batu Alam
Daftar Harga Batu Alam Terlengkap 2018 (Per M²)

=======================================================================

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • [Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)]
  • (BBM : D41249E8)
  • Email : sinergistone65@gmail.com

batu andesit

pemasangan batu alam

3 Variasi Pemasangan Batu Alam Berikut Langkah-langkahnya Secara Singkat, Padat & Jelas!

Pemasangan Batu Alam – Batu alam merupakan material yang paling popular sebagai bahan pembuatan bangunan, khususnya untuk proses akhir (finishing). Hal tersebut tentunya memiliki alasan yang jelas, karena batu alam memang memiliki jenis, warna, dan ukuran yang beragam dengan motif yang indah.

Karena berasal dari alam, tentunya batu alam juga dapat memberikan keindahan yang alami bagi sebuah rumah atau bangunan. Inilah mengapa saat ini batu alam menjadi primadona, terutama bagi para pecinta desain arsitektur.

Pemasangan Batu Alam

Keindahan batu alam tentunya tidak boleh disia-siakan dengan pemasangannya yang asal-asalan. Pemasangan batu alam yang benar tentunya sangat penting untuk dilakukan, karena meskipun menggunakan batu alam terbaik dengan harga yang tinggi, namun proses pemasangannya kurang memenuhi prosedur maka hasilnya pun akan sia-sia.

Hal tersebut sebenarnya bukan masalah besar, karena showroom-showroom batu alam biasanya menyediakan jasa tukang yang telah ahli dalam bidannya. Biayanya pun sudah dihitung dalam biaya pembelian batu alam. Mahal atau tidaknya biaya yang ditawarkan tentunya tergantung dari jenis batu alam, pola pemasangan, dan kebijakan dari showroom itu sendiri.

Namun, jika Anda ingin memasangnya sendiri tanpa bantuan jasa tukang maka kami akan memberikan langkah-langkah pemasangan batu alam yang baik dan benar berdasarkan variasi pemasangannya. Simaklah di bawah ini!

Variasi Pemasangan Biasa

Variasi pertama adalah variasi pemasangan biasa. Variasi pemasangan batu alam ini bisa digunakan pada bidang vertikal maupun horizontal, seperti dinding, pagar, pilar, lantai, dan lain-lain. Jenis variasi pemasangan biasa ini sama seperti pemasangan keramik.

pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – proses penarikan benang pada bidang

Alat dan bahan :

  • Batu alam
  • Semen
  • Pasir
  • Air
  • Paku
  • Paku bobok
  • Palu
  • Benang
  • Ember
  • Sendok semen
  • Kawat bendrat
  • Gerinda
pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – proses penempelan batu pada bidang

Langkah-langkah pemasangan :

  1. Persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dengan lengkap.
  2. Cuci batu alam hingga bersih agar pada saat proses pemasangan batu alam dapat menempel sempurna.
  3. Bobok dinding atau bidang yang sudah diplester dengan menggunakan paku bobok.
  4. Pasang benang pada bidang yang akan dipasang batu alam. Tarik benang dan ikatkan pada paku yang menjadi tumpuan akhir bidang tersebut. Bentuk menjadi siku-siku agar tarikan benang dapat bertemu satu dengan yang lainnya.
  5. Seragamkan ukuran batu alam yang akan dipasang agar hasilnya rapid an teratur. Jika ukuran batu berbeda-beda, maka gunakan gerinda untuk memotong batu yang akan disamakan. Namun, jika Anda ingin ukurannya tetap berbeda-beda, maka kelompokkan batu berdasarkan lebar dan panjangnya.
  6. Siapkan adonan dengan komposisi 1 : 3 (semen : pasir) untuk bidang yang sudah diplester. Sedangkan untuk bidang yang belum dipleser, gunakan komposisi 1 : 4 (semen : pasir).
  7. Mulailah untuk memasang batu alam pada bidang yang telah disiapkan sebelumnya. Tempelkan adonan pada batu alam dan bidangnya dengan komposisi perbandingan 50 : 50 agar daya lekatnya lebih kuat. Hal yang perlu diingat adalah lakukan pemasangan batu alam dari bagian bawah bidang.

Variasi Pemasangan Susun Sirih

Jika variasi pemasangan biasa cukup mudah untuk dilakukan, maka berbeda dengan variasi pemasangan susun sirih berikut ini. Variasi pemasangan susun sirih membutuhkan keterampilan khusus, bahkan setidaknya dikerjakan oleh tukang yang sudah berpengalaman.

pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – pemotongan batu alam dengan gerinda

Alat dan bahan :

  • Batu alam
  • Semen biasa / semen khusus
  • Pasir
  • Air
  • Paku
  • Paku bobok
  • Palu
  • Benang
  • Ember
  • Kayu
  • Sendok semen
  • Kawat bendrat
  • Sapu ijuk
pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – proses penempelan susun sirih

Langkah – langkah pemasangan :

  1. Persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dengan lengkap.
  2. Cuci batu alam hingga bersih agar pada saat proses pemasangan batu alam dapat menempel sempurna.
  3. Bobok dinding atau bidang yang sudah diplester dengan menggunakan paku bobok.
  4. Pasang benang pada bidang yang akan dipasang batu alam. Tarik benang dan ikatkan pada paku yang menjadi tumpuan akhir bidang tersebut. Bentuk menjadi siku-siku agar tarikan benang dapat bertemu satu dengan yang lainnya.
  5. Seragamkan ukuran batu alam yang akan dipasang agar hasilnya rapid an teratur. Jika ukuran batu berbeda-beda, maka gunakan gerinda untuk memotong batu yang akan disamakan. Namun, jika Anda ingin ukurannya tetap berbeda-beda, maka kelompokkan batu berdasarkan lebar dan panjangnya.
  6. Siapkan adonan dengan komposisi 1 : 3 (semen : pasir) untuk bidang yang sudah diplester. Sedangkan untuk bidang yang belum dipleser, gunakan komposisi 1 : 4 (semen : pasir). Jika biaya mencukupi, maka gunakan jenis semen khusus agar hasilnya maksimal.
  7. Susun batu sebanyak 3 – 5 lapis pada bidang yang telah disiapkan.
  8. Masukkan spesi di belakangnya sampai penuh. Lakukan begitu seterusnya, dan pemasangan dimulai dari bagian bawah bidang.
  9. Gunakan kayu untuk merapikan bagian yang kurang rata.

Variasi Pemasangan Koral Sikat

Sama seperti variasi pemasangan biasa, variasi pemasangan koral sikat dapat diterapkan pada bidang vertikal maupun horizontal. Namun, umumnya batu alam koral sikat digunakan sebagai pelapis lantai carport, tangga, taman, dan lainnya.

pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – pengaplikasian adonan pada lantai bidang

Alat dan bahan :

  • Batu koral sikat
  • Semen
  • Pasir
  • Air
  • Paku
  • Paku bobok
  • Palu
  • Benang
  • Ember
  • Sendok semen
  • Sapu ijuk
pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – penaburan batu koral sikat

Langkah – langkah pemasangan :

  1. Persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dengan lengkap.
  2. Cuci batu koral sikat hingga bersih agar pada saat proses pemasangan batu alam dapat menempel sempurna pada lantai.
  3. Padatkan lahan. Agar lebih rapi, tambahkan pasir untuk meratakannya.
  4. Atur ketinggian antara lantai kerja dan lantai pijakan. Lantai pijakan harus lebih tinggi dari lantai yang diratakan. Misalnya dengan selisih ketinggian 14 cm. Selisih ketinggian ini 5 cm untuk lantai kerja, 4 cm untuk lantai koral sikat, dan 5 cm untuk jarak antara koral sikat dengan lantai kerja.
  5. Buat lantai dasar atau lantai kerja dengan membuat tulangan dari besi sepanjang 40 cm, kemudian dicor dengan menggunakan beton. Tunggu hingga kira-kira 2 hari.
  6. Buat adonan atau acian dengan komposisi perbandingan 1 : 3 (semen : pasir), kemudian aplikasikan dengan rata pada bidang yang telah disiapkan.
  7. Taburkan batu koral sikat secara merata dan benar-benar rapat, kemudian ratakan hingga terpendam.
  8. Tambahkan taburan bubuk semen pada lapisan batu agar lebih cepat kering dan daya lekatnya semakin tinggi.
  9. Biarkan selama kurang lebih 20 menit hingga setengah kering.
  10. Jika sudah setengah kering, sikat batu koral secara perlahan menggunakan sikat kawat khusus. Tujuannya adalah agar adonan terangkat sebagian.
  11. Hentikan penyikatakan apabila lapisan batu sudah terlihat ¾ bagian, kemudian tunggu hingga kering.
  12. Lakukan penyikatan tahap kedua dengan sapu ijuk agar batu bersih dari adonan atau kotoran lainnya yang menempel.

Baca Juga : Lantai Carport Batu Alam Koral Sikat

Itulah 3 variasi pemasangan batu alam yang dapat kami jabarkan. Ketiga variasi tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Begitu pula dengan tingkat keindahannya. Anda hanya perlu memilih mana variasi pemasangan batu alam mana yang sekiranya cocok untuk diterapkan pada bagian-bagian rumah Anda.

Semoga bermanfaat! 😉

4 Tips Memilih Batu Alam yang Wajib Anda Ketahui!
5 Contoh Motif Keramik Batu Alam Paling Populer DiTahun 2018
Daftar Harga Batu Alam Terlengkap 2018 (Per M²)
lantai batu alam untuk taman

Tips Desain Lantai Batu Alam Untuk Taman, Begini Kreasinya!

Lantai batu alam untuk taman – Secara umum, taman dapat diartikan sebagai sebuah area atau sebidang tanah yang ditanami berbagai tumbuhan dan diberikan beberapa komponen pendukung lainnya yang bermanfaat bagi manusia. Komponen pendukung pada taman biasanya berupa air mancur, kolam hias, gazebo, jalan setapak atau lainnya yang dapat menambah keindahan taman.

Fungsi sebuah taman adalah sebagai penyejuk bagi area lain di sekitarnya. Selain itu, keberadaan taman juga dapat menambah daya dukung terhadap lingkungan karena dengan adanya taman maka jumlah oksigen akan meningkat dan polusi udara akan lebih terkendali, sehingga kualitas lingkungan di sekitarnya pun akan jauh lebih baik.

Manfaat Adanya Taman di Halaman Rumah

Bukan hanya sekedar penghias halaman rumah, adanya taman juga memberikan beberapa manfaat yang cukup penting bagi kehidupan sehari-hari, di antaranya :

  • Memperindah halaman rumah
  • Menyegarkan pikiran bagi para penghuni rumah
  • Sebagai tempat penyaluran hobi bagi yang suka bercocok tanam
  • Sebagai tempat bermain anak-anak
  • Air hujan akan menyerap ke dalam tanah melalui taman, sehingga dapat mencegah banjir
  • Sebagai penyuplai udara bersih ke dalam rumah

Bagaimana Cara Membuat Taman Menjadi Lebih Indah?

Keindahan tentunya merupakan salah satu faktor mutlak yang membuat kita tertarik pada sebuah objek atau area, begitu pula dengan sebuah taman. Jika sebuah taman tertata dengan rapi dan indah maka orang pun akan tertarik dan betah untuk berlama-lama berada di sana. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk memperindah sebuah taman, di antaranya :

  1. Gunakan Model Pot yang Unik dan Berwarna
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – pot unik dari botol bekas
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – pot unik dari kaleng bekas

Model pot yang unik sudah banyak dijual di pasaran. Namun jika ingin menghemat budget yang dikeluarkan, maka cobalah untuk membuatnya sendiri dengan memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak terpakai di rumah Anda, misalnya botol bekas minuman atau kaleng bekas. Tentunya, sebelum menggunakan barang-barang tersebut sebagai pot bunga, Anda harus membersihkannya terlebih dahulu hingga terlihat seperti baru kembali. Setelah bersih, isilah pot-pot tersebut dengan bunga-bunga yang cantik dan berwarna-warni. Dengan benda-benda sederhana yang diberi sedikit kreatifitas ini, maka tampilan taman akan semakin menarik.

  1. Tambahkan Elemen Pendukung (Kursi, Ayunan, Jembatan, dll)
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – ayunan
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – sepeda bekas

Elemen pendukung seperti kursi, ayunan, jembatan, dan lainnya memang sudah sangat umum digunakan pada sebuah taman. Namun, jika Anda memiliki budget yang berlebih maka tidak ada salahnya melakukan hal tersebut. Faktanya memang dengan adanya elemen-elemen tersebut tampilan taman akan semakin hidup. Bahkan jika menilik desain-desain taman di luar negeri, banyak yang menggunakan sepeda sebagai penghias taman. Apa Anda memiliki sepeda yang sudah tidak terpakai? Jika iya, coba bersihkan dan letakkan sepeda tersebut pada taman di halaman rumah Anda, lalu letakkan beberapa pot bunga di atasnya. Dengan ini taman akan terlihat lebih berestetika.

  1. Gunakan Lampu Taman yang Unik
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – lampu taman unik

Jika biasanya orang-orang menggunakan lampu taman berdiri, maka cobalah menggunakan lampu taman yang diletakkan pada tanah atau lantai taman. Jenis lampu seperti ini akan lebih terlihat berestetika karena cahaya dari lampu yang berasal dari bawah akan menyorot ke bagian tubuh tanaman, sehingga pantulannya tidak monoton. Fungsi lampu taman adalah untuk membuat taman tetap indah meski di dalam hari. Harga lampu seperti ini juga lebih terjangkau jika dibandingan dengan lampu taman berdiri, sehingga Anda bisa sedikit menghemat pengeluaran.

  1. Manfaatkan Bambu Sebagai Backdrop Pot Tempel
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – backdrop bambu

Penggunaan bambu atau kayu memang sangat cocok untuk diaplikasikan pada segala hal yang berhubungan dengan alam, tidak terkecuali taman. Gunakanlah beberapa batang bambu, lalu buat semacam bidang tegak lurus selebar kira-kira 2 meter. Manfaatkan bidang ini sebagai backdrop untuk meletakkan pot-pot bunga tempel. Penataan pot bunga bisa disesuaikan dengan selera masing-masing orang. Hal ini dapat menambah kealamian sebuah taman dibandingkan jika meletekannya pada dinding biasa.

  1. Gunakan Batu Alam Pada Bagian Lantai Taman
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – batu alam

Batu alam merupakan material yang memang sering digunakan sebagai penghias taman. Biasanya jenis batu alam yang digunakan adalah batu koral sikat. Namun, sebenarnya beberapa jenis batu alam lainnya juga bisa digunakan, seperti batu andesit, batu templek, batu bronjol, dan atau batu paras kebumen. Penggunaan batu alam pada taman yang paling umum adalah sebagai pijakan atau untuk bagian lantai.

Desain Lantai Batu Alam Untuk Taman

Ada banyak contoh desain lantai batu alam untuk taman yang tersebar di internet. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, hampir semua jenis batu alam dapat digunakan untuk lantai taman. Hanya saja, ada batu alam yang mengharuskan untuk dilapisi dengan cairan coating agar tidak cepat rusak karena paparan sinar matahari, contohnya batu palimanan.

Berikut contoh desainnya secara lengkap :
  1. Jalan Setapak Batu Pacitoroso dan Batu Koral Sikat
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – jalan setapak batu pacitoroso dan batu koral sikat

Contoh desain yang pertama ini dibuat menyerupai rel kereta api mengelilingi area taman. Penggunaan batu koral sikat berfungsi agar jalur setapak tidak becek jika turun hujan. Tampilan taman sebenarnya sangatlah sederhana tanpa dihiasi bunga berwarna-warni. Namun dengan adanya jalan setapak ini, tampilan taman menjadi lebih menyenangkan untuk dilihat.

  1. Taman Rasa Café dengan Lantai Batu Alam Palimanan Pola Acak
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – taman rasa café dengan lantai batu alam palimanan pola acak

Batu alam palimanan merupakan salah satu contoh jenis batu alam yang sifatnya mudah rapuh dan berpori-pori, sehingga harus dilapisi dengan cairan coating. Bisa dilihat dari foto di atas, bunga yang berwarna-warni di sekitaran taman dengan lantai batu alam palimanan menghasilkan kombinasi yang sangat indah. Sebagai elemen tambahan, disediakan satu set meja makan dengan beberapa kursi untuk tempat bersantai.

  1. Lantai Penuh Batu Tempel dengan Lumut di Sekitarnya
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – lantai penuh batu tempel dengan lumut di sekitarnya

Jika biasanya keberadaan lumut dinilai cukup menganggu, maka berbeda dengan contoh desain berikut ini. Adanya lumut pada setiap celah batu tempel memberikan warna tersendiri. Tidak meninggalkan kesan yang menganggu, tetapi justru sebaliknya. Lantai batu tempel berserta lumut di sekelilingnya memberikan pengaruh yang cukup besar bagi taman ini. Faktor keindahan lainnya terletak pada dinding batu bata merah di sekeliling taman.

  1. Keramik Lantai Batu alam Tertata Rapi Menawan
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – keramik lantai batu alam tertata rapi menawan

Ada 3 faktor penunjang keindahan pada desain ini. Pertama, keramik motif batu alam yang tertata rapi. Kedua, tungku yang digunakan sebagai pot tanaman. Ketiga, lampu sorot yang menyinari tanaman dari bawah. 3 faktor tersebut sangatlah berpengaruh baik untuk desain taman ini. Namun, bagian yang paling menonjol adalah lantai. Keramik motif batu alam yang digunakan benar-benar ditata serapi dan sedetail mungkin sehingga tingkat kerapiannya maksimal. Bahkan, rumput di setiap celah keramik tampak seperti karpet. Desain seperti ini cocok untuk diterapkan pada halaman sebuah restoran yang bernuasa romantis dan elegan.

  1. Kombinasi Lantai Batu Andesit & Batu Bronjol
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – kombinasi lantai batu andesit & batu bronjol

Lantai batu alam andesit yang telah dipoles dengan finishing honed tampak serasi dengan taburan batu bronjol di sekitarnya. Selain itu, tumbuhan yang ada di taman dibentuk serempak dengan model yang sama. Bahkan ketinggian dari masing-masing tumbuhan pun diatur dengan baik. Di bagian tengah taman terdapat 4 buah lampu yang berbentuk bulat besar, yang akan menyala terang menyinari sekeliling taman. Penataan segala elemen yang ada di taman menghasilkan perpaduan yang sempurna.

Itulah beberapa tips yang bisa kami berikan mengenai desain lantai batu alam untuk taman agar tidak membosankan. Semoga bermanfaat! 😉

BACA JUGA :
7 Tips Membuat Taman Minimalis di Dalam Rumah dengan Biaya Rendah!!!
Tips Pemasangan Batu Koral Sikat untuk Lantai
Daftar Harga Batu Alam Terlengkap 2018 (Per M²)

===========================================================================

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • [Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)]
  • (BBM : D41249E8)
  • Email : sinergistone65@gmail.com

batu andesit

taman minimalis di dalam rumah

7 Tips Membuat Taman Minimalis di Dalam Rumah dengan Biaya Rendah!!!

Taman Minimalis di Dalam Rumah – Taman merupakan sebuah area atau bidang yang ditanami berbagai tumbuhan dan diberikan beberapa komponen tambahan sebagai pemanis. Di dalam taman ada 2 jenis komponen, yaitu komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik di antaranya adalah manusia, hewan, dan tumbuhan. Sedangkan komponen abiotik di antaranya adalah tanah, air, udara, dan cahaya matahari. Selain 2 komponen tersebut, biasanya ada beberapa taman yang memiliki komponen tambahan lain seperti jalan setapak, gazebo, air mancur, dan berbagai hiasan lainnya sebagai penambah nilai estetika taman.

Tujuan utama pembuatan taman adalah untuk menjadikan suatu area atau bidang menjadi lebih sejuk, indah, dan nyaman. Biasanya taman terdapat di bagian luar rumah seperti halaman depan atau belakang rumah. Namun, seiring dengan perkembangan jaman, banyak orang yang membuat taman di dalam rumahnya dengan tujuan untuk menyejukkan suasana rumah dan penghilang penat bagi para penghuni rumah.

Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Pembuatan Taman Minimalis Modern di Dalam Rumah

Dalam pembuatan taman minimalis di dalam rumah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk dapat dijadikan pertimbangan penting agar taman yang dibuat dapat memberikan manfaat bagi para penghuni rumah, di antaranya :

  1. Temperatur Ruangan

Berbeda jenis tanaman maka akan berbeda pula temperatur yang diperlukan, namun rata-rata tumbuhan akan bisa tumbuh subur pada suhu 18-23° celcius. Mulailah dengan menciptakan kisaran suhu tersebut, lalu secara perlahan sesuaikan lagi dengan kebutuhan tanaman yang ada. Jika tanaman terlihat tumbuh dengan lemah, maka bisa jadi temperature ruangan taman minimalis modern di dalam rumah terlalu panas. Sebaliknya, jika tanaman terlihat menguning maka ada kemungkinan suhu udara di taman terlalu dingin.

  1. Ukuran Lahan atau Bidang yang Digunakan

Tidak ada ukuran khusus untuk taman minimalis di dalam rumah, yang terpenting adalah gunakan sisa ruang yang ada tanpa harus mengorbakan fungsi ruangan utama yang ada di dalam rumah. Sekecil apapun ruang yang tersedia, tetaplah akan memberikan manfaat bagi para penghuni rumah karena akan tetap memberikan kesejukan di dalam rumah.

  1. Pengaturan Pencahayaan yang Cukup

Cahaya matahari merupakan hal yang dibutuhkan oleh tumbuh-tumbuhan, tidak terkecuali untuk taman minimalis di dalam rumah. Tanpa adanya cahaya matahari yang cukup, maka tumbuhan yang ada di dalam rumah tidak akan berkembang dengan baik. Jadi, ada baiknya jika spot yang akan digunakan untuk taman minimalis di dalam bisa dicapai oleh matahari, meskipun sedikit.

  1. Tingkat Kelembaban

Selain pengaturan cahaya matahari yang cukup, tingkat kelembaban udara juga harus diperhatikan. Jika kondisi udara terlalu kering, maka tumbuhan akan tampak kecokelatan, meranggas, hingga akhirnya layu. Solusinya adalah dengan menaruh beberapa sumber air di dekat taman minimalis di dalam rumah, contohnya air mancur mini atau menggunakan pot dekorasi yang berisi air. Hal ini akan membantu memberikan sumber penguapan untuk meningkatkan kelembaban udara.

  1. Kondisi Tanah di Sekitar Taman

Tanah yang digunakan adalah salah satu faktor terpenting dalam pembuatan taman minimalis di dalam rumah. Agar hasilnya maksimal, maka gunakanlah campuran tanah dari outdoor dengan tanah khusus indoor gardening dengan kualitas terbaik. Jika hanya menggunakan tanah dari outdoor, maka dikhawatirkan akan terlalu berat dan menggantung hama alami hingga benit dari rumput liar.

7 Tips Membuat Taman Minimalis di Dalam Rumah dengan Biaya Rendah

Dalam pembuatan taman minimalis di dalam rumah, biasanya orang-orang cenderung memikirkan biayanya yang relatif mahal. Padahal taman minimalis di dalam rumah bisa dibuat dengan biaya yang rendah atau terjangkau. Bagaimana caranya? Perhatikanlah tips-tips di bawah ini!

  1. Taman Kering dengan Batu Koral Sikat
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Taman Kering dengan Batu Koral Sikat

Taman tidak harus terbuat dari rerumputan, tetapi bisa juga dengan bebatuan. Contohnya adalah batu koral sikat seperti pada gambar di atas. Batu koral sikat memang sudah terkenal banyak digunakan sebagai penghias taman, maka tidak ada salahnya jika batu koral sikat ini ditaburkan pada taman minimalis di dalam rumah untuk memberikan kesan yang alami sekaligus elegan. Namun, meskipun taman ini kering tetap butuh pencahayaan dan udara yang cukup, sehingga sebaiknya gunakanlah atap yang transparan pada bagian ruang taman.

  1. Taman Minimalis dengan Bunga Gantung
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Taman Minimalis dengan Bunga Gantung

Jika Anda atau istri menyukai bunga, maka gunakanlah bunga sebagai penghias taman minimalis di dalam rumah Anda. Jenis bunga yang paling umum digunakan adalah bunga anggrek, karena bentuknya yang unik dan memang bunga anggrek sebaiknya diletakkan menggantung. Seperti yang terlihat pada gambar di atas, tidak perlu membutuhkan sela yang luas untuk dapat membuat taman minimalis yang indah di dalam rumah.

  1. Mewah Berlapis Pintu Kaca
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Mewah Berlapis Pintu Kaca

Jika diperhatikan memang desain taman seperti ini tidak mungkin bisa menggunakan biaya yang rendah, namun beberapa elemen yang perlu Anda siapkan hanyalah beberapa lembar kaca untuk digunakan sebagai “pintu” taman. Jumlah kaca bisa disesuaikan dengan besarnya ukuran taman yang akan dibuat. Selain itu, Anda juga perlu menyiapkan batu koral sikat untuk ditaburkan pada bagian lantai taman. Untuk bagian dinding, tidak perlu menggunakan batu alam seperti pada gambar karena sifatnya opsional. Tanpa dinding batu alam pun taman minimalis Anda akan tetap indah. Jangan lupa untuk membuat atap taman tetap terbuka agar cahaya matahari dapat masuk.

  1. Kesejukan Tersembunyi di Bawah Tangga
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Kesejukan Tersembunyi di Bawah Tangga

Sela ruang di bawah tangga merupakan yang paling banyak digunakan untuk pembuatan taman minimalis. Namun tentunya hal ini hanya berlaku untuk rumah bertingkat. Karena ukurannya yang kecil sehingga tidak akan memakan banyak biaya. Anda hanya perlu menyiapkan batu koral sikat sebagai taburan pada lantai taman dan beberapa tumbuhan. Untuk keperluan cahaya matahari, sudah terpenuhi dengan adanya jendela di sebelah tangga.

  1. Taman Tanpa Sebidang Tanah
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Taman Tanpa Sebidang Tanah

Berbeda dengan desain taman minimalis di dalam rumah yang lainnya, pada gambar di atas taman yang dibuat tidak membutuhkan sebidang tanah, melainkan menggunakan lantai biasa yang menyerupai motif kayu. Pada bagian dinding dilapisi backdrop kayu sederhana namun cukup tinggi. Setelah bagian lantai dan dinding selesai, Anda hanya perlu meletakkan beberapa pot tumbuhan dan bunga sebagai penghias. Letakkan bunga dengan cara menempelkannya pada backdrop kayu di dinding. Taman minimalis dan sederhana ini sudah cukup untuk menyejukkan rumah Anda.

  1. Taman Minimalis dengan Desain Bak Mandi
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Taman Minimalis dengan Desain Bak Mandi

Taman minimalis ini dibuat dengan desain menyerupai bak mandi. Hal yang harus dilakukan adalah hanya dengan menyisakan sela dengan panjang sekitar 1-2 meter dan lebar kurang lebih 50 cm untuk dibuat bentuk bak mandi. Kemudian isi bagian dalam bak mandi dengan tanah dan batuan koral yang diakhiri dengan menanami beberapa tumbuhan. Desain taman minimalis ini cocok untuk diterapkan pada ruang santai keluarga yang terpapar cahaya matahari.

  1. Kesejukan di Depan Pintu Kamar Mandi
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Kesejukan di Depan Pintu Kamar Mandi

Sela sekecil apapun dapat dimanfaatkan untuk pembuatan taman, seperti gambar di atas. Suasana sejuk terdapat di depan pintu kamar mandi dengan adanya taman minimalis yang terbuat dari taburan batu koral sikat dan beberapa tumbuhan kecil di bagian pinggir dinding. Apa yang membuat unik adalah dengan adalah jalan setapak pendek berbentuk lingkaran dengan menggunakan keramik. Dengan ini kesan kotor atau jorok dari kamar mandi akan hilang karena adanya keindahan di depannya.

Baca juga :
Perpaduan Cantik Batu Koral Sikat dengan Taman Hijau
Harga Batu Koral Sikat & 4 Manfaat Keindahan Nyata Ini
Desain Kamar Mandi Klasik Menggunakan Batu Alam
seputar batu alam

Seputar Batu Alam, Benda Keras yang Bermanfaat

Seputar Batu Alam – Seiring berkembangnya jaman dan teknologi, penghuni rumah semakin kreatif dalam mendesain bangunan. Semakin banyak kebutuhan yang berhubungan dengan desain rumah maka beragam material pun bermunculan, salah satunya adalah material batu alam. Meskipun bukan barang baru, tampaknya batu alam selalu memiliki daya tarik tersendiri di kalangan masyarakat sebagai pemanis desain eksterior maupun interior bangunan.

Munculnya teknologi pemotongan batu alam juga menciptakan berbagai macam bentuk, corak finishing, dan pola pemasangan. Akibatnya, aplikasi batu alam menjadi lebih fleksibel mengikuti tema dan gaya bangunan rumah.

Rumah akan tampak lebih menarik apabila didesain dengan unik dan berbeda, baik dari luar maupun dari dalam. Pilihan yang tepat untuk mengatasi hal ini adalah dengan menambahkan material sebagai bahan bangunan. Pengaplikasian batu alam pada bangunan tidak hanya membuat rumah tampak unik, tetapi juga akan memberikan kesan alami dan teduh.

Meski sebagian besar masyarakat sudah mengetahui batu alam, tetapi sebagian lagi belum mengenal seluk-beluk batu alam sebagai material bangunan. Buktinya, ada beberapa bangunan yang salah menempatkan batu alam, yang mestinya digunakan untuk interior, justru diaplikasikan pada bagian eksterior bangunan. Oleh karena itu, kami akan memberikan sedikit pengetahuan seputar batu alam yang bisa Anda pelajari.

Seputar Batu Alam, Benda Keras yang Bermanfaat

Batu alam merupakan batu yang secara alami terdapat di alam (bukan buatan tangan manusia) yang kemudian diambil dan diolah untuk berbagai macam keperluan, salah satunya sebagai bahan bangunan. Sejak jaman purba, batu alam telah dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Jenisnya yang beragam membuat manusia berusaha mengolahnya menjadi bermacam-macam bentuk dan fungsi, misalnya perkakas rumah tangga dan patung.

seputar batu alam
seputar batu alam – proses penambangan

Seiring berkembangnya teknologi di bidang arsitektur, batu alam memiliki posisi yang vital karena kehadirannya memberikan pengaruh terhadap gaya di dunia arsitektur. Bagi sebagian orang, batu alam memiliki sejuta pesona dan keindahan yang tak ternilai. Hal ini menyebabkan batu alam banyak dimanfaatkan untuk memperindah tampilan rumah, baik eksterior maupun interior.

Batu alam memancarkan kesan yang alami, sehingga diburu oleh banyak orang. Mengapa demikian? Karena batu alam memiliki warma, tekstur, dan ukuran yang beragam. Selain itu, batu alam memberi nuansa berbeda baik secara psikologis maupun visual kepada pemiliknya.

Pemberian Alam untuk Manusia

Ketika mendengar nama batu alam, yang terbayangkan tentang “batu” tidak lebih hanya sebuah benda mati yang berat dan murah harganya. Akan tetapi, benda mati ini seolah-olah hidup di sekeliling manusia. Batu alam termasuk barang tambang yang berasal dari alam untuk manusia. Tak heran jika batu alam saat ini memberi banyak manfaat bagi manusia. Terutama kepada pekerja tambang, distributor, dan tukang bangunan. Jika dulu batu alam dimanfaatkan sebagai perkakas, sekarang batu alam justru banyak digunakan sebagai elemen bangunan, baik rumah, tempat ibadah, gedung, hotel, hingga tempat wisata. Otomatis, keberadaan batu alam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Kegiatan pernambangan batu alam membantu perekonomian warga sekitarnya. Di samping itu, batu alam yang dijual di showroom pun membuka lapangan kerja baru. Keberadaan batu alam membantu perekonomian negara karena batu alam Indonesia pun sudah diekspor ke berbagai negara.

Sudah sepantasnya manusia bersyukur karena batu alam melimpah di Indonesia. Pulau Jawa termasuk salah satu yang mempunyai kandungan batu alam yang beragam, baik batu pegunungan maupun batu kali. Misalnya, batu andesit, paras, candi, palimanan, dan pacitoroso merupakan batu alam asli Pulau Jawa.

Dimanfaatkan Sejak Dahulu

Jika flashback ke jaman dahulu (jaman batu) kira-kira 600.000 tahun lalu, terbukti saat itu orang-orang lebih “jeli” ketimbang orang modern sekarang. Mereka sudah menyadari jika batu alam memiliki sejuta manfaat. Dari bukti sejarah tercatat batu merupakan benda alam yang manfaatnya sangat penting, sehingga tidak heran sebelum sampai pada jaman sekarang ini, dahulu pada kehidupan pada jaman batu. Pada jaman tersebut, elemen eksterior dan interior rumah berasal dari batu alam. Selain itu, alat berburu dan patung yang biasa mereka sembah pun terbuat dari batu.

seputar batu alam
seputar batu alam – piramid

Di pusat peradaban manusia pertama di Mesir, batu punya peran vital saat itu. Dengan kondisi iklim yang panas dan dikeliling gurun pasir, sehingga semua bangunan dan rumah-rumah harus berbahan batu. Mengapa? Karena batu tidak menyerap panas dan menyejukkan udara di dalamnya. Itu terbukti dari bangunan megah yang di tengah hamparan padang pasir, misalnya Piramid, Spinx, dan tempat pemujaan Suku Maya di Amerika Selatan, itu semua terbuat dari batu. Tak hanya sebagai bahan bangunan, batu alam juga untuk perhiasan dan benda berharga, seperti batu mulia.

Perjalanan Batu Alam di Indonesia

Di Indonesia, batu alam sudah dimanfaatkan sejak jaman nenek moyang. Arca atau patung, candi, dan benda bersejarah lainnya terbuat dari batu. Candi Prambanan, Borobudur, Mendut, Sewu, Plaosan dan candi lainnya bahan bakunya adalah batu alam. Bernama batu candi sebab jenis batu alam yang digunakan pada setiap candi sama. Batu candi masih tetap eksim hingga saat ini.

Sebelumnya jaman kemerdekaan, tepatnya pada jaman colonial, batu belah dari jenis batu andesit sudah banyak diaplikasikan dalam pembuatan dinding, jembatan, dan saluran irigasi. Batu-batu tersebut disuplai masyarakat setempat dari tepian sungai. Selain itu, pada tahun 1930 marmer Tulungangung banyak dimanfaatkan untuk bangunan milik bangsawan Belanda.

Setelah Indonesia merdeka (tahun 1950), pertama kalinya batu alam muncul dalam bentuk lempengan (templek salagedang) berdiameter 20-30 cm. Setelah batu templek, muncul lagi batu alam dalam bentuk “pelas”, yaitu batu alam yang dipahat dengan manual atau tangan manusia. Ukuran batu tersebut yaitu 10 cm x 20 cm, 20 cm x 20 cm, dan 5 cm x 20 cm. Ukuran-ukuran itu digunakan untuk pasangan susun sirih (dengan nat lebar). Setelah batu templek salagedang, batu palimanan pertama kali muncul dalam bentuk lempengan. Keduanya banyak diaplikasikan pada gedung-gedung pemerintahan, rumah pejabat, dan kaum elit saat itu.

Awal tahun 60-an batu-batu dari Yogyakarta, seperti batu paras dan palimanan jogja mulai banyak diminati masyarakat. Dikarenakan belum tersedianya alat potong yang memadai, batu-batu itu berwujud lempengan. Pada tahun yang sama, batu hijau sukabumi mulai digunakan di gedung Sarinah, Thamrin, dan pedestrial seputar Monas. Baru setelah memasuki pertengahan tahun 70-an bongkahan batu dipotong menggunakan gergaji.

seputar batu alam
seputar batu alam – candi borobudur

Tahun 80-an merupakan tahun revolusi bagi dunia “perbatuan” Indonesia. Itu berawal dari proyek pemugaran Candi Borobudur yang didanai Pemerintah Jepang dan dikerjakan oleh putra-putra Indonesia kemudian bermulalah proses pemotongan batu candi dan berbagai jenis batu lainnya. Itu tidak terlepas dari harapan dan perjuangan bapak Ir. Eddy Hartono, pelaksana pemugaran Candi Borobudur, untuk memajukan bangsa ini dengan menyalurkan pengetahuan, kemampuanm dan pengalaman. Dorongan itu semakin kuat karena hanya pabrik besar saja yang memiliki mesin pemotong batu. Itu pun import dengan harga yang sangat tinggi. Akhirnya Eddy menciptakan mesin potong batu. Perkakas itu sederhana, murah, dan kuat. Masyarakat tak perlu lagi import.

Geliat yang sama terjadi juga di daerah Majalengka, Cirebon, Jawa Barat sebagai penghasil batu templek dan batu palimanan. Tak ketinggalan di Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur sebagai penghasil marmer terbesar di Indonesia. Jenisnya, marmer krem dan marmer merah oranye, bawean, dan onyx.

Pertengah tahun 90-an batu andesit mulai digemari setelah terpasang di sekitar Taman Medan Merdeka Monas, Museum Gajah, dan Bank Indonesia Bidakara Jakarta. Saking tersohornya, Singapura tergelitik untuk mengekspor batu andesit.

Setelah naik daun, harga dan semarak batu alam anjlok tahun 1997-1998. Itu terjadi karena Indonesia mengalami krisis Ekonomi. Lumpuhnya kegiatan ekonomi bukan hanya terjadi pada bisnis batu alam saja, tetapi di semua sector. Namun, itu tidak berlangsung lama karena pada awal 1999 batu alam mulai bangkit kembali dan mengalami kemajuan pesat. Itu ditandai dengan banyaknya permintaan batu alam ke berbagai negara, seperti Malaysia, Singapura, Filiphina, Taiwan, Korea, Australia, Belgia, Belanda, dan Amerika Serikat.

Sekarang batu alam kian digemari oleh berbagai lapisan masyarakat. Seolah-olah setiap bangunan berlomba menghiasi diri dengan batu alam. Mulai dari gedung bahkan sampai pos kamling. Ada batu yang menjadi favorit untuk diaplikasikan pada bangunan, seperti batu andesit. Ada juga yang inovatif dan eksotik seperti mozaik batu alam.

Tak Lekang Dimakan Jaman

Tahukah Anda berapa umur Piramida di Mesir, Candi Borobudur di Indonesia, dan arca-arca yang tersimpan di Museum Gajah Jakarta? Benda-benda tersebut umurnya sudah ratusan tahun, bahkan ada yang ribuan tahun. Selama itu batu-batu tersebut terpapar terik matahari, hujan, dan cuaca yang tak stabil, tetapi hingga saat ini masih kokoh. Daya tahan luar biasa itu yang menyebabkan orang-orang menyukai batu alam.

seputar batu alam
seputar batu alam – museum gajah Jakarta

Batu alam ada beberapa jenis, berdasarkan warna dan ketahanannya. Di antaranya ada batu andesit, batu candi, paras, pacitoroso, dan lain-lain. Dibandingkan batu-batu jenis lainnya, batu andesit yang paling kuat dan tahan terhadap lumut, sehingga bisa diaplikasikan di dalam ataupun di luar ruang. Pemakaian batu andesit pun lebih fleksibel, bisa untuk lainnya maupun dinding. Berdasarkan cara pembelahannya, batu andesit rata mesin, artinya batu itu dipotong menggunakan mesin dan andesit rata bakar yang permukaannya dibuat natural dengan cara dibakar. Permukaan batu andesit rata mesin lebih halus ketimbang rata bakar.

Batu candi, dilihat dari teksturnya, sepintas mirip batu andesit, tetapi warnanya  lebih terang dan berpori-pori kasar. Pori kasar itu yang mengakibatkan batu mudah menyerap air. Air yang terserap dapat melembabkan batu, sehingga batu mudah berlumut dan rapuh.

Sementara itu, batu paras jogja berasal dari Yogyakarta. Batu ini berwarna putih tulang dengan permukaan rata. Batu paras jogja tidak sekuat batu andesit, sehingga tidak bisa untuk pijatan atau lantai. Batu jenis itu hanya cocok untuk menghiasi dinding taman.

Mempercantik Tampilan Bangunan

Nusantara kaya jenis bebatuan alam yang memiliki keindahan dan kecantikan yang khas. Pesonanya yang memikat membuat batu alam kini banyak dimanfaatkan untuk hiasan eksterior dan interior bangunan agar terlihat lebih indah dan cantik. Keistimewaan batu alam membuatnya banyak diburu oleh orang-orang yang mencari suasana alamiah. Batu alam, baik yang masih murni maupun yang telah diproses, mampu disulap menjadi pemanis ruangan di luar, di dalam, maupun di teras rumah. Dengan batuan ini bangunan terkesan alami, nyaman, tenang, kokoh, serta menambah nilai artistic bangunan tersebut.

seputar batu alam
seputar batu alam – interior batu alam

Pemakaian batu alam untuk memperindah ruangan umumnya hanya dilakukan oleh kalangan elit saja. Itu wajar karena harga batu alam relatif mahal, belum lagi penambahan upah pemasangan dan perawatannya. Biasanya mereka memasang batu alam untuk mempercantik bangunan. Namun, tujuan utama pemakaian batu alam tak lain untuk menunjukkan kekontrasan, irama, atau tampilan bangunan agar lebih bervariasi. Pemakaian batu alam juga sebagai penyeimbang komposisi bangunan.

Aplikasi pada Eksterior dan Interior

Batu-batuan dari alam selama ini hanya berfungsi sebagai ornament di luar ruangan. Namun, seiring dengan keinginan penghuni untuk semakin dekat dengan alam, batuan pun dimanfaatkan sebagai pemanis interior rumah. Terlebih di Indonesia, tak sulit diperoleh bermacam batuan nan indah dengan susunan mineral dan beragam warna.

seputar batu alam
seputar batu alam – eksterior batu alam

Pemanfaatan batu alam untuk eksterior atau interior rumah bertujuan menciptakan suasana sejuk dan menyatu dengan alam. Batu alam biasanya lebih dominan di bagian eksterior, seperti lantai, dinding luar, pilar, pagar, teras, kolam hias, dan taman. Untuk mempercantik interior bangunan, bisa diaplikasikan di dinding ruang tamu, sehingga terlihat lebih kontras. Selain itu, kamar mandi pun sangat sesuai jika menggunakan batu alam sebagai elemen penyusunnya. Itu akan menambah kesan yang lebih alami.

Dalam penggunaannya, batu alam bisa ditempel di dinding untuk menampilkan kesan teduh dan natural, untuk lantai pun pertimbangannya agar menyatu dengan alam, atau ditempel di dinding luar ruang yang biasanya mempercantik taman, termasuk air mancur. Sementara cara penyusunannya bisa secara alur, susun bata, koboi bandung, atau susun sirih, tergantung selera.

Itulah penjelasan singkat seputar batu alam yang mungkin bisa menambah pengetahuan Anda. Semoga bermanfaat!

Baca juga :

Ragam Batu Alam Berdasarkan Proses Pembentukannya

4 Tips Memilih Batu Alam yang Wajib Anda Ketahui!