Real Estate Mini, Kenapa Tidak?

Real Estate Mini, Kenapa Tidak? – batuandesit.infoTinggal di sebuah perumahan berskala mini di Daerah dengan populasi penduduk padat merupakan hal yang lumrah serta lokasinya dekat jalan tol. Yang dimaksudnya dekat, tidak sampae 1 km dari gerbang tol. Ini berbeda dengan perumahan besar di wilayah yang sama dan juga dekat tol, tapi hanya untuk klaster-klaster tertentu. Rumah kecil seperti rumah di real estat mungil yang dipilih, gerbang tol itu berjarak lebih dari 3 km.

Real Estate Mini, Kenapa Tidak? – batuandesit.info

Sementara memilih perumahan mungil juga karena rumah-rumahnya umumnya cibeli end user dan cepat dihuni. Jadi bisa cepat kenal dan akrab dengan tetangga kiri dan kanan, perumahan juga lebih terjaga privasi dan keamanannya. Sedangkan tinggal di mini real estat yang hanya berisi beberapa puluh rumah. Karena memungkinkan anak-anak leluasa bermain di kawasan perumahan dengan aman. Rumahnya sedikit, antara tetangga cepat saling kenal, sehingga anak-anak aman berrnain di perumahan.

Real Estate Mini, Kenapa Tidak? - batuandesit
Real Estate Mini, Kenapa Tidak? – batuandesit

Lebih variatif pilihan rumah di real estate kecil juga lebih variatif, mulai dari yang mungil sampai yang mewah. Harganya pun lebih terjangkau dibanding rumah sekelas di perumahan besar. Karena pengembangnya tidak harus membangun banyak infrastruktur dan fasilitas sendiri.

Rumah di perurnahan berskala luas lebih mahal, karena pengembangnya harus membangun infrastruktur, fasilitas sendiri, dan harga tanahnya harus makin tinggi untuk menopang pengembangan setanjutnya. Pengembangnya juga tidak bisa begitu saja merilis rumah mungil. Salah-salah bisa mengurangi prestis dari proyeknya. Untuk melayani kaum menengah biasanya ditawarkan apartemen.

Lebih personal karena berskala kecil dengan kebutuhan modal lebih sedikit pengembangan real estate mini bisa unik dan personal. Konsumen tidak beli gambar dan indent lagi hanya tinggal menghuni saja. Memberi peluang konsumen meminta desain yang sesuai dengan kebutuhannya. Konsumen bisa minta perubahan denah tapi tidak fasadnya.

Membeli Rumah di Real Estate Mini Sebaiknya :

1. Lokasinya di area yang memang untuk hunian, bisa dilalui mobil, mudah diakses dari berbagai tempat, legalitas tanah clear, rumah sudah ber IMB.

2. Lingkungannya cukup aman, jauh dari tempat pengolahan sampah dan jalur listrik tegangan tinggi, penampilan real estate tidak terlalu menyolok dibanding perumahan eksisting di sekitarnya.

3. Fasilitas di sekitarnya cukup lengkap, terutama tempat belanja, sekolah dan fasilitas kesehatan.

4. Infrastruktur dan utiitasnya memadai, terutama jalan lingkungan saluran pembuangan dan tempat sampah.

5. Memiiki taman bermain, tempat pertemuan atau rumah ibadah.

6. Memiliki manajemen pengelola untuk menjamin keamanan dan privasi hunian.

7. Desain rumah kompak dan fungsional, karena kenyamanan rumah tidak ditentukan oleh luasan, melainkan perasaan visual terhadap ruang.

8. Dibeli dengan fasilitas KPR supaya lebih aman.

batuandesit.info

Related Post

2 pemikiran pada “Real Estate Mini, Kenapa Tidak?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *