7 Inspirasi Desain Taman Batu Alam Penyejuk Halaman Rumah Terbaik

Desain Taman Batu Alam – Di daerah perkotaan, polusi udara dan kebisingan seakan sudah menjadi santapan sehari-hari yang sulit dihindari bahkan menjadi salah satu masalah kronis yang perlu diatasi. Namun, tentunya tidak mungkin apabila mengatasinya dengan cara menghentikan setiap aktivitas perorangan yang menyebabkan polusi udara tersebut. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan cara mencegahnya dengan memiliki tanaman di halaman rumah. Tanaman akan sangat berguna sebagai penghalang masuknya debu, meredam kebisingan, dan memperindah tampilan sebuah rumah. Tanaman yang digunakan bisa berupa tanaman hias, tanaman rambat, tanaman buah, tanaman obat, maupun tanaman peneduh.

Keberadaan sebuah taman akan sangat membantu akan mengatasi keluhan ini. Berada di tengah taman dengan hamparan tanaman hijau dan lebat mampu menghilangkan stress, membuat rileks, dan menyejukkan pikiran. Oleh karena itu, penting jika di setiap rumah terdapat taman. Taman bisa berada di depan rumah, belakang rumah, atau bahkan di dalam rumah sekalipun. Kehadirannya menjadi jalur penghawaan alami, pencahayaan sinar matahari, dan hubungan secara langsung dengan alam. Meskipun sedikit lahan yang dibutuhkan, namun dapat dimanfaatkan untuk menghubungkan manusia dengan berbagai potensi alam.

Taman biasanya disempurnakan ornament batu alam sebagai pemanis, karena batu alam juga memiliki banyak kelebihan. Penggunaan batu alam pada sebuah taman biasanya murni sebagai alasan fungsional, namun saat ini menggunakan batu alam dalam desain taman menjadi sebuah trend yang paling menarik dalam arsitektur landscape. Selain mendukung konsep minimalis dalam arsitektur sebuah rumah, dapat dipastikan bahwa penggunaan batu alam dapat membantu penghuni rumah dalam melakukan perawatan taman.

Jenis Batu Alam Apa yang Biasa Digunakan Pada Taman?

Sebenarnya hampir semua jenis batu alam dapat digunakan untuk desain taman batu alam, namun 3 jenis batu di bawah ini merupakan batu yang paling cocok untuk desain taman batu alam. Simak penjelasannya! 😉

  1. Batu Koral

Batu koral sikat merupakan batu yang paling umum digunakan untuk desain taman batu alam karena memiliki cukup banyak kelebihan. Batu koral dapat menjadi penolong untuk taman yang menggunakan rumput secara keseluruhan. Taman dengan desain full rumput biasanya memiliki masalah, yaitu jika musim kering maka tanaman rumput akan cepat kering dan ketika musim hujan akan tetap becek untuk area yang sering diinjak.

Mengganti sebagian area rumput dengan batu koral adalah ide yang sangat bagus. Batu koral dapat diterapkan pada bagian yang mudah layu dan area jalan taman. Menerapkan batu koral pada area jalan taman juga akan bermanfaat untuk kesehatan, karena dapat berfungsi sebagai alat pijat refleksi pada kaki. Batu koral memiliki berbagai bentuk, tekstur, ukuran, dan warna. Kelebihan lainnya adalah batu koral ini juga mudah menyerap air apabila hujan tiba. Hal inilah yang membuat batu koral menjadi pilih batu alam terbaik untuk desain taman batu alam.

  1. Batu Andesit

Selain batu koral, batu andesit juga jenis batu alam yang sangat bagus untuk digunakan pada taman. Batu andesit memiliki sifat yang lebih kokoh dibandingkan batu koral. Kelebihan lainnya adalah batu andesit memiliki pori-pori yang kecil, sehingga tidak licin, tidak mudah kotor, dan tidak mudah berlumut. Batu andesit juga memiliki kemampuan menyerap suhu panas dan tidak memantulkan cahaya, hal ini dapat membuat taman tetap telihat sejuk dan tidak terlalu panas. Untuk perawatannya, batu andesit sangat mudah untuk dibersihkan karena teksturnya yang halus dan mengkilap.

Pemanfaatan batu andesit sebagai penghias desain taman batu alam bisa dengan cara menggunakannya sebagai material kolam di dalam taman, atau diterapkan sebagai pijakan jalan. Hal ini akan sangat memberikan kesan yang menarik pada taman.

  1. Batu Candi

Batu jenis ini sudah sangat lama digunakan sebagai bahan konstruksi. Bahkan candi-candi yang ada di Indonesia juga menggunakan jenis batu ini. Sifat batu candi hampir sama seperti batu andesit, yaitu sama sama kokoh. Batu candi memiliki warna yang sangat alami. Jika dibedakan berdasarkan warna, batu candi terdiri dari dua jenis yaitu batu candi hitam dan batu candi merah. Namun, batu candi juga memiliki kekurangan yaitu mudah ditumbuhi lumut. Hal ini sebenarnya bukan masalah besar karena dapat diatasi dengan menggunakan coating setelah batuan selesai diaplikasikan pada taman. Pastikan juga bahwa anda rajin membersihkannya ketika sudah mulai muncul sedikit lumut.

Inspirasi Desain Taman Batu Alam Terbaik

  1. Pesona Taman Tropis
desain taman batu alam
desain taman batu alam 1

Taman tropis menyimpan sejuta pesona untuk rumah. Taman ini dirancang sealami mungkin dengan mengadopsi suasa hutan hujan tropis yang teduh dan sunyi. Batu koral putih dan pecahan batu kali menjadi media untuk menikmati pesona tanaman hias yang berjejer di kanan dan kiri. Perlu diperhatikan bahwa batu pijakan hendaknya rutin dirawat agar tidak berlumut dan licin.

  1. Less is More
desain taman batu alam
desain taman batu alam 2

Brojo lintang termasuk tanaman primadona pada taman jenis ini. Buktinya taman ini hanya dikelilingi anggota family Iridaceae dan tetap terlihat asri meski hanya satu jenis tanaman saja yang menghiasinya. Kenyamanan pun muncul dengan peletakan kursi dan meja berjaring. Seolah-olah tidak ingin memaksimalkan pola pemasangan acak batu paras kebumen yang diselingi dengan batu koral sikat. Dengan begitu, penataan taman akan menciptakan gay ataman yang minimalis namun tetap elegan.

  1. Menciptakan Keseimbangan
desain taman batu alam
desain taman batu alam 3

Perpaduan taman minimalis tropis ini terkesan luas karena tanaman yang tidak rimbun serta pemasangan pijakan koral sikat (alor putih) yang disusun berbaris. Pijakan batu koral sikat mampu mengurangi dominasi warna hijau dari rumput Jepang. Namun, pijakan koral sikat pun dominasinya berkurang dengan menempatkan pijakan kayu pada pertigaan pijakan, sehingga tampilan taman secara keselurahan terlihat sangat seimbang.

  1. Tiada Hijauan, Batu Pun Jadi
desain taman batu alam
desain taman batu alam 4

Taman tak selalu berupa tanaman hijau. Itu terbukti dari rumah berhiaskan batu alam ini. Desain taman batu alam tanpa sedikit pun sentuhan tanaman hijau. Taman jenis ini mungkin hanya akan diterapkan oleh orang-orang “penggila” batu alam, sehingga ia memaksimalkan keunikan kumpulan batu alam.

Batu disusun dari beberapa jenis batu alam, yaitu batu jampang, batu api, batu karang, batu brojol, dan batu aras pelabuhan. Agar tidak terkesan kaku, sebaiknya perlu tambahan tanaman hias dalam pot, misalnya rumput mesir, aglonema, brojo lintang, dan lain-lain. Dengan begitu tanaman membuat dapat membuat kesan batuan menjadi lebih lunak.

  1. Lahan Sempit Tampak Luas
desain taman batu alam
desain taman batu alam 5

Desain taman batu alam ini dirancang untuk rumah yang memiliki pekarangan terbatas, tetapi ingin menciptakan sebuah taman yang unik. Kreatifitas penghuni rumah terlihat dengan penanaman berbagai jenis tanaman di pinggir lahan, sehingga tampak luas. Selain untuk menghijaukan hunian, penghuni rumah juga menyukai relaksasi. Ini terlihat dari hamparan batu koral yang diselingi batu templek purwakarta. Batu templek purwakarta bertujuan sebagai pijakan bagi penghuni yang tidak menyukai relaksasi pada saat merawat tanaman.

  1. Menyusuri Jalan Setapak
desain taman batu alam
desain taman batu alam 6

Taman di belakang rumah ini menyatu dengan kolam renang. Penghuni memadukan konsep minimalis dan tropis. Jalan menuju kolam renang dari pintu samping melewati pijakan batu paras kebumen yang berbentuk tidak beraturan. Warna kuning batu paras kebumen sangat cocok bersanding dengan hijaunya rerumputan dan penggunaan batu palimanan pada kolam renang. Selain batu paras kebumen, anda juga bisa menggunakan batu andesit yang sudah dijelaskan di atas.

  1. Kombinasi Minimalis Tropis
desain taman batu alam
desain taman batu alam 7

Sebenarnya taman ini merupakan perpaduan dari taman tropis dan minimalis. Penggunaan tanaman kacang hias, rumput mesir, dan dracaena mendukung terciptanya taman bertema minimalis. Akan tetapi, rimbunnya tanaman peneduh dan perdu membuat taman ini lebih berbau tropis. Penggunaan batu koral sikat putih dan batu candi bertujuan untuk memecah warna hijau yang berasal dari tanaman hias.

Baca juga :

7 Tips Membuat Taman Minimalis di Dalam Rumah dengan Biaya Rendah!!!

Aplikasi Batu Koral untuk Penghias Taman Kolam

Jenis Batuan Alam Lengkap dengan Gambar dan Harganya

Related Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *