Arsip Kategori: Artikel Batu Alam

pemasangan batu alam pada tiang

Pemasangan Batu Alam Pada Tiang Teras, Hanya Dengan 5 Langkah Berikut !!!

Pemasangan Batu Alam Pada Tiang Teras – Teras merupakan bagian rumah yang berfungsi sebagai tempat peralihan atau persinggahan sebelum masuk ke dalam rumah. Desain teras cukup mempengaruhi penilaian keseluruhan tampilan rumah kita, karena teras lah yang pertama kali terlihat sebelum memasuki rumah.

Funsgi Teras Berdasarkan Letaknya

Keberadaan sebuah teras tidak harus di bagian depan, tetapi juga bisa di bagian samping ataupun belakang rumah. Tentunya letak teras juga mempengaruhi fungsi pokoknya. Berikut fungsi berdasarkan lokasinya :

  • Teras Depan

Teras bagian depan memiliki fungsi pokok sebagai tempat penerima tamu atau area tunggu sebelum tamu masuk ke dalam rumah. Teras depan rumah merupakan gambaran wajah sebuah rumah secara keseluruhan. Apabila desain teras depan rumah menarik, maka dapat dipastikan bahwa tampilan bagian dalam rumah juga menarik. Begitu pula sebaliknya.

  • Teras Samping

Letak teras samping biasanya berada berdekatan dengan kamar, sehingga berfungsi sebagai tempat bersantai para penghuni kamar. Ukurannya tidak sebesar teras depan, karena memang fungsinya tidak begitu kompleks. Rumah yang memiliki teras di bagian samping biasanya adalah rumah yang berada di sudut jalan.

  • Teras Belakang

Teras bagian belakang rumah memiliki fungsi yang cukup banyak. Letaknya lebih bersifat privasi dibandingkan dengan teras depan rumah yang siapapun bisa memasukinya. Fungsi utama teras belakang adalah sebagai tempat bersantai para anggota keluarga. Selain itu, karena letaknya dibelakang dan biasanya dekat dengan ruang makan atau dapur, teras belakang digunakan sebagai tempat makan bersama atau sekedar berkumpul untuk bercengkerama layaknya ruang keluarga.

Bagaimana Cara Membuat Teras Rumah Tampak Menarik?

Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa tampilan sebuah teras yang menarik dapat mempengaruhi tampilan rumah secara keseluruhan. Lalu bagaimana cara membuat teras rumah tampak menarik? Tentunya ada banyak cara yang dapat dilakukan, di antaranya :

  • Memilih Warna Cat Dinding yang Sesuai
pemasangan batu alam pada tiang
Memilih Warna Cat Dinding yang Sesuai

Pemilihan warna cat dinding merupakan hal yang tricky untuk dilakukan. Maka dari itu masih banyak orang yang tidak mampu mengkombinasikan warna cat dinding agar terlihat indah, sehingga terkesan bertabrakan.

Tipsnya adalah kombinasikan warna netral dengan warna cerah dengan perbandingan 8 : 2 (netral : cerah) atau sebaliknya.

Baca juga : Kombinasi Batu Alam dan Warna Cat Tembok yang Cocok dengan Karakter Diri Anda
  • Memilih Model Furniture yang Tepat
pemasangan batu alam pada tiang
Memilih Model Furniture yang Tepat

Jika sudah menentukan warna cat dinding yang sesuai, maka hal lain yang dapat dilakukan adalah memilih model furniture / perabotan yang tepat. Memilih furniture bukanlah hal yang sulit, hanya perlu disesuaikan dengan ukuran luas teras. Jika ukuran teras cenderung minimalis, maka pilih pula model furniture yang minimalis agar teras tidak terkesan sempit. Selanjutnya, karena akan terletak di depan, usahakan memilih furniture yang tidak mudah basah bila terkena percikan air hujan.

  • Meletakkan Beberapa Tanaman Bunga yang Sederhana
pemasangan batu alam pada tiang
Meletakkan Beberapa Tanaman Bunga yang Sederhana

Karena di teras biasanya sudah tersedia furniture, maka pilihlah ukuran tanaman yang tidak terlalu besar namun tetap dapat memberikan warna agar teras lebih hidup. Bisa memilih bunga yang diletakkan di lantai, bunga yang ditempel di dinding, ataupun bunga gantung.

  • Memilih Model Lampu yang Unik
pemasangan batu alam pada tiang
Memilih Model Lampu yang Unik

Tampilan teras yang menarik bukan hanya terlihat indah pada siang hari, namun juga pada hari. Karena malam hari identic dengan menyalanya lampu, maka pilihlah model lampu yang unik untuk teras rumah. Lampu tidak hapus menempel di bagian atap, namun bisa ditempel pada dinding atau tiang teras.

  • Menggunakan Keramik Lantai yang Bertekstur Kasar
pemasangan batu alam pada tiang
Menggunakan Keramik Lantai yang Bertekstur Kasar

Keramik lantai yang bertekstur kasar memiliki kelebihan khusus, yaitu tidak licin ketika basah. Lantai yang kasar bisa diwujudkan dengan penggunaan keramik batu alam. Tidak sulit untuk menemukan keramik batu alam karena toko bahan bangunan pasti menyediakan.

  • Menggunakan Material Batu Alam Pada Tiang Teras
pemasangan batu alam pada tiang
Menggunakan Material Batu Alam Pada Tiang Teras

Tampilan tiang teras menjadi salah satu tolak ukur penting bagi keindahan teras dan seisi rumah. Pemasangan batu alam pada tiang teras akan sangat menambah nilai estetika rumah itu sendiri. Mengapa? Karena batu alam memiliki banyak kelebihan dibandingan dengan bahan bangunan lain. Jenis, ukuran, dan warna yang beragam membuat batu alam sangat populer akhir-akhir ini.

5 Langkah Pemasangan Batu Alam Pada Tiang Teras

Pemasangan batu alam pada tiang teras bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan, namun tetap harus dipelajari dengan baik agar hasilnya memuaskan sesuai dengan yang diharapkan. Meski begitu, Anda hanya perlu melakukan 5 langkah di bawah ini. Langkah-langka pemasangan batu alam pada tiang teras, di antaranya :

1. Cek Sudut Siku-siku Setiap Batu Alam

Batu alam yang akan dipasang pada tiang haruslah memiliki bentuk siku-siku. Pengecekan bisa dilakukan dengan menggunakan penggaris siku-siku, ubin, keramik, atau benda apapun yang berbentuk persegi. Jika ada batu yang belum bersudut siku-siku, maka harus dipotong bagian pinggirnya menggunakan alat pemotong keramik.

2. Bobok Permukaan Tiang yang Akan Dipasangi Batu Alam

Permukaan tiang yang akan dipasangi batu alam harus dibobok terlebih dahulu secara acak dengan menggunakan paku bobok. Hal ini dilakukan agar nantinya batu alam yang dipasang menempel lebih kuat pada tiang. Intinya, usahakan permukaan tiang tidak dalam keadaan halus atau rata.

3. Pasang Benang Pembatas

Pemasangan benang berfungsi sebagai patokan kelurusan pola pemasangan batu alam. Tancapkan paku beton pada bagian paling atas tiang, kemudian pasang bandulan di ujung bawah benang agar benang tetap terbentang lurus. Setelah itu baru diikat pada paku yang sudah ditancapkan tadi. Ulangi langkah ini sampai seluruh bagian tiang terbagi-bagi oleh benang.

4. Rendam Batu Alam

Batu alam yang akan ditempelkan pada tiang harus direndam ke dalam air terlebih dahulu. Hal ini dilakukan agar batu alam tidak cepat kering sehingga dapat menempel lebih erat dengan adonan semen pada tiang.

5. Pasang Batu Alam

Mulailah pemasangan batu alam pada tiang dari bagian bawah. Usahakan menggunakan adonan yang terbuat dari semen instan atau semen khusus karena daya rekatnya lebih kuat. Pasanglah batu alam sesuai dengan pola yang diinginkan. Jangan lupa untuk menekan batu alam yang baru diaplikasikan dengan pelan-pelan agar lebih menempel sempurna. Lakukan pemasangan batu alam serapi dan serapat mungkin. Jika sudah selesai, bersihkan permukaan tiang batu alam harus segera dibersihkan dari sisa-sisa adonan semen yang masih menempel agar tidak terlanjur mengering.

Demikianlah 5 langkah mudah pemasangan batu alam pada tiang teras yang mungkin dapat membantu Anda. Semoga bermanfaat! 😉

Baca juga :
Pemasangan Batu Alam Pada Dinding, Inilah 10 Langkah Jitu nya !!!
2 Cara Memasang Batu Alam Andesit Pada Lantai, Mudah & Cepat!
Daftar Harga Batu Alam Terlengkap 2018 (Per M²)

=======================================================================

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)
  • BBM : D41249E8
  • Email : sinergistone65@gmail.com

batu andesit

jual batu alam

Cara Memasang Batu Alam Andesit Pada Lantai

2 Cara Memasang Batu Alam Andesit Pada Lantai, Mudah & Cepat!

Cara Memasang Batu Alam Andesit Pada Dinding & Lantai – Batu andesit merupakan salah satu jenis batuan beku, yaitu jenis batuan yang terbentuk karena membekunya cairan lava yang keluar ke permukaan bumi pada saat letusan gunung berapi (ekstrusi) atau membekunya magma pada saat memasuki lapisan tanah di bawah permukaan bumi (intruksi). Lanjutkan membaca 2 Cara Memasang Batu Alam Andesit Pada Lantai, Mudah & Cepat!

Top 10 Motif Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah Terpopuler 2018

Motif Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah – Batu alam merupakan batuan yang berasal dari alam yang biasanya digunakan sebagai bagian dari konstruksi bangunan, terutama pada proses akhir (finishing). Keindahan dan kesan alami yang dimiliki batu alam menjadi alasan utama mengapa batu alam banyak dipilih sebagai bahan bangunan.

Kepopuleran Batu Alam

Penggunaan batu alam untuk kehidupan sehari-hari sudah dilakukan sejak jaman dahulu, bahkan dahulu batu alam dimanfaatkan untuk pembuatan patung, candi, dan lain-lain. Namun, kepopuleran batu alam semakin meningkat pada beberapa tahun belakangan ini.

Seiring dengan perkembangan jaman, batu alam kini semakin populer dengan banyaknya bangunan-bangunan rumah yang menggunakannya sebagai “pemanis” dinding luar. Hal ini tentunya memiliki alasan khusus, pasalnya batu alam memiliki nilai plus jika dibandingkan dengan bahan bangunan lainnya.

Kelebihan Batu Alam

 Kepopuleran batu alam tentunya berbanding lurus dengan kelebihan yang dimilikinya. Berikut adalah beberapa kelebihan batu alam untuk dinding luar rumah :

  • Banyak pilihan jenis, warna, dan ukuran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan
  • Dapat membuat tampilan rumah menjadi lebih indah, mewah dan alami
  • Lebih kuat dan tahan lama
  • Perawatannya cenderung mudah
  • Harga jual rumah nantinya akan lebih tinggi

Jenis – Jenis Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah

Batu alam memiliki jenis yang sangat beragam, namun tidak semua jenis batu alam dapat digunakan pada dinding luar rumah. Berikut adalah jenis-jenis batu alam yang dapat digunakan pada dinding luar rumah, di antaranya :

  1. Batu Andesit

Batu andesit sudah populer sebagai bahan bangunan sejak jaman colonial. Pada saat itu, batu andesit digunakan untuk dinding, pagar, jembatan, dan saluran irigasi.

Karakteristik fisik dari batu ini adalah berwarna abu-abu. Ada yang berwarna abu-abu muda, abu-abu tua kehitaman, abu-abu kemerahan,  dan abu-abu kehijauan. Untuk sifatnya sendiri, batu andesit bersifat kuat, padat, dan tidak berpori-pori.

Jenis batu yang pertama ini merupakan yang paling cocok untuk diaplikasikan pada bagian eksterior rumah, karena ia tahan terhadap perubahan cuaca ekstrim dan lumut. Namun, bukan berarti batu andesit tidak bisa diaplikasikan pada interior rumah.

  1. Batu Palimanan

Batu palimanan mulai dikenal oleh masyarakat sejak tahun 50-an. Jenis batu ini terbentuk karena adanya proses sedimentasi (endapan) pasir yang terbawa oleh air ataupun angin.

Batu palimanan sendiri dibedakan menjadi 3 jenis berdasarkan warnanya, yaitu batu palimanan kuning (cream palimo), batu palimanan emas (golden palimo), dan batu palimanan putih (white palimo).

Umumnya, batu ini memiliki sifat yang rapuh dan memiliki pori-pori. Namun jika dibandingkan antara ke tiga 3 jenis batu palimanan di atas, batu palimanan putih (white palimo) adalah jenis yang paling keras. Sehingga jika ingin menggunakan batu palimanan pada bagian eksterior rumah, sebaiknya pilih yang jenis terakhir (white palimo). Meski begitu, setelah selesai proses pemasangan harus dilapisi dengan cairan coating agar dinding tidak mudah berlumut.

  1. Batu Candi

Sesuai dengan namanya, batu ini memang jenis batu alam yang digunakan sebagai bahan baku pembuatan candi-candi bersejarah, seperti Candi Borobudur, Candi Prambanan, dan lain-lain. Dari sini sudah sangat jelas mengapa batu candi termasuk ke dalam jenis batu alam yang cocok digunakan pada dinding luar.

Secara karakteristik, batu candi hampir mirip dengan batu andesit, sama sama berwarna abu kehitaman. Namun yang membedakan adalah batu candi memiliki pori-pori, sementara batu andesit tidak.

Tetapi, kekuatan batu candi tidak perlu diragukan lagi. Hal ini terbukti dengan berdirinya candi-candi bersejarah yang sudah ada di Indonesia sejak puluhan bahkan ratusan tahun lamanya. Tentunya dengan diimbangi perawatan yang rutin.

  1. Batu Paras Jogja

Jenis batu yang keempat ini berasal dari Yogyakarta yang terbentuk dari proses sedimentasi atau endapan, sama seperti batu palimanan. Keunikan dari batu ini adalah warnanya yang putih seperti salju.

Meskipun terbentuk dari proses yang sama seperti batu palimanan, sifat dari kedua batu ini berbeda. Jika batu palimanan memiliki sifat yang rapuh, maka batu paras jogja memiliki sifat yang keras. Hanya saja, keduanya sama-sama berpori-pori. Jadi harus dilapisi dengan cairan coating dan perawatan yang rutin.

  1. Batu Templek

Batu templek merupakan jenis batu alam metamorf yang terbentuk karena adanya perubahan tekanan dan suhu yang tinggi atau panas bumi. Jenis batu ini cukup populer di Indonesia dan sudah sangat umum digunakan pada bagian luar bangunan.

Untuk karakteristiknya sendiri hampir mirip dengan batu andesit yang keras dan berporositas rendah. Hanya saja batu templek berbentuk lempengan tipis, tidak seperti jenis batu alam lainnya.

Bentuknya yang terkadang tidak beraturan, membuat dinding terlihat sangat menyatu dengan alam. Kesan alami dan kokoh akan muncul dengan sendirinya apabila menggunakan batu tempel ini pada bagian dinding luar bangunan.

Top 10 Motif Batu Alam Untuk Dinding Luar Rumah Terpopuler 2018

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, beberapa jenis batu alam memang sangat cocok untuk diaplikasikan pada dinding luar rumah, tentunya dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Jika sudah menentukan jenis batu alam mana yang akan Anda gunakan untuk dinding luar rumah Anda, maka sekarang saatnya untuk menentukan motif seperti apa yang akan diterapkan dengan batu alam yang sudah Anda pilih.

Ada banyak sekali contoh motif batu alam untuk dinding luar rumah yang tersebar di internet, atau bahkan Anda sering melihatnya sendiri secara langsung di rumah-rumah sekitaran Anda.

Jika sekiranya masih bingung, berikut akan kami berikan beberapa referensi motif batu alam untuk dinding luar rumah yang mungkin bisa menjadi ide untuk Anda.

  1. Batu Palimanan + Batu Candi Pola Susun Sirih
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan + batu candi pola susun sirih

Kombinasi batu palimanan dan batu candi dengan pola susun sirih menampilkan kesan yang manis namun tetap natural, meski diaplikasikan pada rumah minimalis dan tidak terlalu mewah.

  1. Batu Andesit Pola Koboi Bandung
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu andesit pola koboi bandung

Batu andesit merupakan salah satu jenis batu yang dapat membuat dinding luar rumah Anda tampak elegan dan kokoh. Hal yang paling mendukung dari batu ini adalah warnanya yang gelap dan teksturnya yang padat. Pola koboi bandung dapat menjadi pilihan jika Anda bosan menggunakan pola normal.

  1. Batu Palimanan RTA + Batu Andesit
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan RTA + batu andesit

Motif batu alam untuk dinding luar rumah berikut ini merupakan yang paling cocok untuk diaplikasikan pada rumah bergaya vintage. Warna dari batu palimanan yang sangat membumi dengan finishing rata alam (RTA) membuatnya terlihat mewah secara alami dan tidak berlebihan.

  1. Batu Andesit Graveer European
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu andesit graveer european

Ingin membuat dinding luar rumah Anda tampak mewah dan elegan? Cobalah untuk menggunakan batu andesit dengan finishing Graveer European seperti gambar di atas. Motif alur yang dimilikinya sangat cocok untuk diaplikasikan pada rumah bergaya minimalis.

  1. Batu Templek Kuning
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu templek kuning

Siapa bilang batu templek hanya bisa diaplikasikan pada bagian fondasi bangunan? Coba lihatlah gambar di atas. Batu templek yang tidak beraturan justru membuat rumah terlihat berbeda dan anti mainstream!!! Selain kokoh, motif ini juga sangat menarik bukan?

  1. Batu Candi Pola Acak Timbul Tenggelam
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu candi pola acak timbul tenggelam

Pola acak timbul tenggelam merupakan inovasi yang cukup unik dan masih jarang ditemui. Namun, pengaplikasiannya pun harus dengan kreatifitas dan tidak bisa sembarangan. Jika diperhatikan pada gambar di atas, pola timbul tetap dibentuk seimbang antara sisi kanan dan sisi kiri, sehingga tetap nyaman untuk dilihat.

  1. Batu Palimanan Polished
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan polished

Jika sebelumnya batu palimanan dibuat dengan pola susun sirih dan dengan finishing RTA, maka kali ini coba pertimbangkanlah menggunakan batu palimanan dengan finishing polished. Memang rasanya sudah sangat “biasa”, namun jika diperhatikan lagi, yang membuat motif ini berbeda adalah pada bagian pilarnya. Pilar tetap dibuat dengan batu palimanan namun dengan finishing graveer alur lurus.

  1. Wall Cladding
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || wall cladding

Wall cladding sebenarnya sama saja dengan susun sirih, namun sudah dibuat lempengan-lempengan agar pemasangannya lebih mudah seperti keramik. Penerapan motif ini merupakan yang paling mudah, karena motif yang ada sudah dibuat sedemikian rupa, jadi Anda hanya perlu memilih motif mana yang Anda sukai.

  1. Batu Palimanan Wall Cladding
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu palimanan wall cladding

Batu palimanan memang memiliki warna yang sangat cantik, sehingga tidak heran jika banyak yang menggunakannya pada bagian dinding luar rumah. Kali ini, batu palimanan dibuat dengan wall cladding namun dengan tampilan warna yang sama seperti warna aslinya.

  1. Batu Paras Jogja + Batu Templek
motif batu alam untuk dinding luar
motif batu alam untuk dinding luar || batu paras jogja + batu templek

Warna putih masih menjadi pilihan bagi orang-orang yang menyukai hal-hal simple nan elegan, seperti gambar di atas. Penggunaan batu paras jogja putih dengan kombinasi batu templek di bagian fondasinya tampak sangat simple namun tetap berestetika.

Demikianlah top 10 motif batu alam untuk dinding luar rumah yang dapat kami berikan untuk Anda. Semoga membantu! 😉

Baca juga :

4 Tips Memilih Batu Alam yang Wajib Anda Ketahui!
Jenis Coating Batu Alam Yang Tepat Sesuai Jenis Batu Alam
Daftar Harga Batu Alam Terlengkap 2018 (Per M²)

=======================================================================

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • [Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)]
  • (BBM : D41249E8)
  • Email : sinergistone65@gmail.com

batu andesit

pemasangan batu alam

3 Variasi Pemasangan Batu Alam Berikut Langkah-langkahnya Secara Singkat, Padat & Jelas!

Pemasangan Batu Alam – Batu alam merupakan material yang paling popular sebagai bahan pembuatan bangunan, khususnya untuk proses akhir (finishing). Hal tersebut tentunya memiliki alasan yang jelas, karena batu alam memang memiliki jenis, warna, dan ukuran yang beragam dengan motif yang indah.

Karena berasal dari alam, tentunya batu alam juga dapat memberikan keindahan yang alami bagi sebuah rumah atau bangunan. Inilah mengapa saat ini batu alam menjadi primadona, terutama bagi para pecinta desain arsitektur.

Pemasangan Batu Alam

Keindahan batu alam tentunya tidak boleh disia-siakan dengan pemasangannya yang asal-asalan. Pemasangan batu alam yang benar tentunya sangat penting untuk dilakukan, karena meskipun menggunakan batu alam terbaik dengan harga yang tinggi, namun proses pemasangannya kurang memenuhi prosedur maka hasilnya pun akan sia-sia.

Hal tersebut sebenarnya bukan masalah besar, karena showroom-showroom batu alam biasanya menyediakan jasa tukang yang telah ahli dalam bidannya. Biayanya pun sudah dihitung dalam biaya pembelian batu alam. Mahal atau tidaknya biaya yang ditawarkan tentunya tergantung dari jenis batu alam, pola pemasangan, dan kebijakan dari showroom itu sendiri.

Namun, jika Anda ingin memasangnya sendiri tanpa bantuan jasa tukang maka kami akan memberikan langkah-langkah pemasangan batu alam yang baik dan benar berdasarkan variasi pemasangannya. Simaklah di bawah ini!

Variasi Pemasangan Biasa

Variasi pertama adalah variasi pemasangan biasa. Variasi pemasangan batu alam ini bisa digunakan pada bidang vertikal maupun horizontal, seperti dinding, pagar, pilar, lantai, dan lain-lain. Jenis variasi pemasangan biasa ini sama seperti pemasangan keramik.

pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – proses penarikan benang pada bidang

Alat dan bahan :

  • Batu alam
  • Semen
  • Pasir
  • Air
  • Paku
  • Paku bobok
  • Palu
  • Benang
  • Ember
  • Sendok semen
  • Kawat bendrat
  • Gerinda
pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – proses penempelan batu pada bidang

Langkah-langkah pemasangan :

  1. Persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dengan lengkap.
  2. Cuci batu alam hingga bersih agar pada saat proses pemasangan batu alam dapat menempel sempurna.
  3. Bobok dinding atau bidang yang sudah diplester dengan menggunakan paku bobok.
  4. Pasang benang pada bidang yang akan dipasang batu alam. Tarik benang dan ikatkan pada paku yang menjadi tumpuan akhir bidang tersebut. Bentuk menjadi siku-siku agar tarikan benang dapat bertemu satu dengan yang lainnya.
  5. Seragamkan ukuran batu alam yang akan dipasang agar hasilnya rapid an teratur. Jika ukuran batu berbeda-beda, maka gunakan gerinda untuk memotong batu yang akan disamakan. Namun, jika Anda ingin ukurannya tetap berbeda-beda, maka kelompokkan batu berdasarkan lebar dan panjangnya.
  6. Siapkan adonan dengan komposisi 1 : 3 (semen : pasir) untuk bidang yang sudah diplester. Sedangkan untuk bidang yang belum dipleser, gunakan komposisi 1 : 4 (semen : pasir).
  7. Mulailah untuk memasang batu alam pada bidang yang telah disiapkan sebelumnya. Tempelkan adonan pada batu alam dan bidangnya dengan komposisi perbandingan 50 : 50 agar daya lekatnya lebih kuat. Hal yang perlu diingat adalah lakukan pemasangan batu alam dari bagian bawah bidang.

Variasi Pemasangan Susun Sirih

Jika variasi pemasangan biasa cukup mudah untuk dilakukan, maka berbeda dengan variasi pemasangan susun sirih berikut ini. Variasi pemasangan susun sirih membutuhkan keterampilan khusus, bahkan setidaknya dikerjakan oleh tukang yang sudah berpengalaman.

pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – pemotongan batu alam dengan gerinda

Alat dan bahan :

  • Batu alam
  • Semen biasa / semen khusus
  • Pasir
  • Air
  • Paku
  • Paku bobok
  • Palu
  • Benang
  • Ember
  • Kayu
  • Sendok semen
  • Kawat bendrat
  • Sapu ijuk
pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – proses penempelan susun sirih

Langkah – langkah pemasangan :

  1. Persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dengan lengkap.
  2. Cuci batu alam hingga bersih agar pada saat proses pemasangan batu alam dapat menempel sempurna.
  3. Bobok dinding atau bidang yang sudah diplester dengan menggunakan paku bobok.
  4. Pasang benang pada bidang yang akan dipasang batu alam. Tarik benang dan ikatkan pada paku yang menjadi tumpuan akhir bidang tersebut. Bentuk menjadi siku-siku agar tarikan benang dapat bertemu satu dengan yang lainnya.
  5. Seragamkan ukuran batu alam yang akan dipasang agar hasilnya rapid an teratur. Jika ukuran batu berbeda-beda, maka gunakan gerinda untuk memotong batu yang akan disamakan. Namun, jika Anda ingin ukurannya tetap berbeda-beda, maka kelompokkan batu berdasarkan lebar dan panjangnya.
  6. Siapkan adonan dengan komposisi 1 : 3 (semen : pasir) untuk bidang yang sudah diplester. Sedangkan untuk bidang yang belum dipleser, gunakan komposisi 1 : 4 (semen : pasir). Jika biaya mencukupi, maka gunakan jenis semen khusus agar hasilnya maksimal.
  7. Susun batu sebanyak 3 – 5 lapis pada bidang yang telah disiapkan.
  8. Masukkan spesi di belakangnya sampai penuh. Lakukan begitu seterusnya, dan pemasangan dimulai dari bagian bawah bidang.
  9. Gunakan kayu untuk merapikan bagian yang kurang rata.

Variasi Pemasangan Koral Sikat

Sama seperti variasi pemasangan biasa, variasi pemasangan koral sikat dapat diterapkan pada bidang vertikal maupun horizontal. Namun, umumnya batu alam koral sikat digunakan sebagai pelapis lantai carport, tangga, taman, dan lainnya.

pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – pengaplikasian adonan pada lantai bidang

Alat dan bahan :

  • Batu koral sikat
  • Semen
  • Pasir
  • Air
  • Paku
  • Paku bobok
  • Palu
  • Benang
  • Ember
  • Sendok semen
  • Sapu ijuk
pemasangan batu alam
pemasangan batu alam – penaburan batu koral sikat

Langkah – langkah pemasangan :

  1. Persiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dengan lengkap.
  2. Cuci batu koral sikat hingga bersih agar pada saat proses pemasangan batu alam dapat menempel sempurna pada lantai.
  3. Padatkan lahan. Agar lebih rapi, tambahkan pasir untuk meratakannya.
  4. Atur ketinggian antara lantai kerja dan lantai pijakan. Lantai pijakan harus lebih tinggi dari lantai yang diratakan. Misalnya dengan selisih ketinggian 14 cm. Selisih ketinggian ini 5 cm untuk lantai kerja, 4 cm untuk lantai koral sikat, dan 5 cm untuk jarak antara koral sikat dengan lantai kerja.
  5. Buat lantai dasar atau lantai kerja dengan membuat tulangan dari besi sepanjang 40 cm, kemudian dicor dengan menggunakan beton. Tunggu hingga kira-kira 2 hari.
  6. Buat adonan atau acian dengan komposisi perbandingan 1 : 3 (semen : pasir), kemudian aplikasikan dengan rata pada bidang yang telah disiapkan.
  7. Taburkan batu koral sikat secara merata dan benar-benar rapat, kemudian ratakan hingga terpendam.
  8. Tambahkan taburan bubuk semen pada lapisan batu agar lebih cepat kering dan daya lekatnya semakin tinggi.
  9. Biarkan selama kurang lebih 20 menit hingga setengah kering.
  10. Jika sudah setengah kering, sikat batu koral secara perlahan menggunakan sikat kawat khusus. Tujuannya adalah agar adonan terangkat sebagian.
  11. Hentikan penyikatakan apabila lapisan batu sudah terlihat ¾ bagian, kemudian tunggu hingga kering.
  12. Lakukan penyikatan tahap kedua dengan sapu ijuk agar batu bersih dari adonan atau kotoran lainnya yang menempel.

Baca Juga : Lantai Carport Batu Alam Koral Sikat

Itulah 3 variasi pemasangan batu alam yang dapat kami jabarkan. Ketiga variasi tentunya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Begitu pula dengan tingkat keindahannya. Anda hanya perlu memilih mana variasi pemasangan batu alam mana yang sekiranya cocok untuk diterapkan pada bagian-bagian rumah Anda.

Semoga bermanfaat! 😉

4 Tips Memilih Batu Alam yang Wajib Anda Ketahui!
5 Contoh Motif Keramik Batu Alam Paling Populer DiTahun 2018
Daftar Harga Batu Alam Terlengkap 2018 (Per M²)
lantai batu alam untuk taman

Tips Desain Lantai Batu Alam Untuk Taman, Begini Kreasinya!

Lantai batu alam untuk taman – Secara umum, taman dapat diartikan sebagai sebuah area atau sebidang tanah yang ditanami berbagai tumbuhan dan diberikan beberapa komponen pendukung lainnya yang bermanfaat bagi manusia. Komponen pendukung pada taman biasanya berupa air mancur, kolam hias, gazebo, jalan setapak atau lainnya yang dapat menambah keindahan taman.

Fungsi sebuah taman adalah sebagai penyejuk bagi area lain di sekitarnya. Selain itu, keberadaan taman juga dapat menambah daya dukung terhadap lingkungan karena dengan adanya taman maka jumlah oksigen akan meningkat dan polusi udara akan lebih terkendali, sehingga kualitas lingkungan di sekitarnya pun akan jauh lebih baik.

Manfaat Adanya Taman di Halaman Rumah

Bukan hanya sekedar penghias halaman rumah, adanya taman juga memberikan beberapa manfaat yang cukup penting bagi kehidupan sehari-hari, di antaranya :

  • Memperindah halaman rumah
  • Menyegarkan pikiran bagi para penghuni rumah
  • Sebagai tempat penyaluran hobi bagi yang suka bercocok tanam
  • Sebagai tempat bermain anak-anak
  • Air hujan akan menyerap ke dalam tanah melalui taman, sehingga dapat mencegah banjir
  • Sebagai penyuplai udara bersih ke dalam rumah

Bagaimana Cara Membuat Taman Menjadi Lebih Indah?

Keindahan tentunya merupakan salah satu faktor mutlak yang membuat kita tertarik pada sebuah objek atau area, begitu pula dengan sebuah taman. Jika sebuah taman tertata dengan rapi dan indah maka orang pun akan tertarik dan betah untuk berlama-lama berada di sana. Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk memperindah sebuah taman, di antaranya :

  1. Gunakan Model Pot yang Unik dan Berwarna
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – pot unik dari botol bekas
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – pot unik dari kaleng bekas

Model pot yang unik sudah banyak dijual di pasaran. Namun jika ingin menghemat budget yang dikeluarkan, maka cobalah untuk membuatnya sendiri dengan memanfaatkan barang-barang yang sudah tidak terpakai di rumah Anda, misalnya botol bekas minuman atau kaleng bekas. Tentunya, sebelum menggunakan barang-barang tersebut sebagai pot bunga, Anda harus membersihkannya terlebih dahulu hingga terlihat seperti baru kembali. Setelah bersih, isilah pot-pot tersebut dengan bunga-bunga yang cantik dan berwarna-warni. Dengan benda-benda sederhana yang diberi sedikit kreatifitas ini, maka tampilan taman akan semakin menarik.

  1. Tambahkan Elemen Pendukung (Kursi, Ayunan, Jembatan, dll)
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – ayunan
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – sepeda bekas

Elemen pendukung seperti kursi, ayunan, jembatan, dan lainnya memang sudah sangat umum digunakan pada sebuah taman. Namun, jika Anda memiliki budget yang berlebih maka tidak ada salahnya melakukan hal tersebut. Faktanya memang dengan adanya elemen-elemen tersebut tampilan taman akan semakin hidup. Bahkan jika menilik desain-desain taman di luar negeri, banyak yang menggunakan sepeda sebagai penghias taman. Apa Anda memiliki sepeda yang sudah tidak terpakai? Jika iya, coba bersihkan dan letakkan sepeda tersebut pada taman di halaman rumah Anda, lalu letakkan beberapa pot bunga di atasnya. Dengan ini taman akan terlihat lebih berestetika.

  1. Gunakan Lampu Taman yang Unik
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – lampu taman unik

Jika biasanya orang-orang menggunakan lampu taman berdiri, maka cobalah menggunakan lampu taman yang diletakkan pada tanah atau lantai taman. Jenis lampu seperti ini akan lebih terlihat berestetika karena cahaya dari lampu yang berasal dari bawah akan menyorot ke bagian tubuh tanaman, sehingga pantulannya tidak monoton. Fungsi lampu taman adalah untuk membuat taman tetap indah meski di dalam hari. Harga lampu seperti ini juga lebih terjangkau jika dibandingan dengan lampu taman berdiri, sehingga Anda bisa sedikit menghemat pengeluaran.

  1. Manfaatkan Bambu Sebagai Backdrop Pot Tempel
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – backdrop bambu

Penggunaan bambu atau kayu memang sangat cocok untuk diaplikasikan pada segala hal yang berhubungan dengan alam, tidak terkecuali taman. Gunakanlah beberapa batang bambu, lalu buat semacam bidang tegak lurus selebar kira-kira 2 meter. Manfaatkan bidang ini sebagai backdrop untuk meletakkan pot-pot bunga tempel. Penataan pot bunga bisa disesuaikan dengan selera masing-masing orang. Hal ini dapat menambah kealamian sebuah taman dibandingkan jika meletekannya pada dinding biasa.

  1. Gunakan Batu Alam Pada Bagian Lantai Taman
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – batu alam

Batu alam merupakan material yang memang sering digunakan sebagai penghias taman. Biasanya jenis batu alam yang digunakan adalah batu koral sikat. Namun, sebenarnya beberapa jenis batu alam lainnya juga bisa digunakan, seperti batu andesit, batu templek, batu bronjol, dan atau batu paras kebumen. Penggunaan batu alam pada taman yang paling umum adalah sebagai pijakan atau untuk bagian lantai.

Desain Lantai Batu Alam Untuk Taman

Ada banyak contoh desain lantai batu alam untuk taman yang tersebar di internet. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, hampir semua jenis batu alam dapat digunakan untuk lantai taman. Hanya saja, ada batu alam yang mengharuskan untuk dilapisi dengan cairan coating agar tidak cepat rusak karena paparan sinar matahari, contohnya batu palimanan.

Berikut contoh desainnya secara lengkap :
  1. Jalan Setapak Batu Pacitoroso dan Batu Koral Sikat
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – jalan setapak batu pacitoroso dan batu koral sikat

Contoh desain yang pertama ini dibuat menyerupai rel kereta api mengelilingi area taman. Penggunaan batu koral sikat berfungsi agar jalur setapak tidak becek jika turun hujan. Tampilan taman sebenarnya sangatlah sederhana tanpa dihiasi bunga berwarna-warni. Namun dengan adanya jalan setapak ini, tampilan taman menjadi lebih menyenangkan untuk dilihat.

  1. Taman Rasa Café dengan Lantai Batu Alam Palimanan Pola Acak
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – taman rasa café dengan lantai batu alam palimanan pola acak

Batu alam palimanan merupakan salah satu contoh jenis batu alam yang sifatnya mudah rapuh dan berpori-pori, sehingga harus dilapisi dengan cairan coating. Bisa dilihat dari foto di atas, bunga yang berwarna-warni di sekitaran taman dengan lantai batu alam palimanan menghasilkan kombinasi yang sangat indah. Sebagai elemen tambahan, disediakan satu set meja makan dengan beberapa kursi untuk tempat bersantai.

  1. Lantai Penuh Batu Tempel dengan Lumut di Sekitarnya
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – lantai penuh batu tempel dengan lumut di sekitarnya

Jika biasanya keberadaan lumut dinilai cukup menganggu, maka berbeda dengan contoh desain berikut ini. Adanya lumut pada setiap celah batu tempel memberikan warna tersendiri. Tidak meninggalkan kesan yang menganggu, tetapi justru sebaliknya. Lantai batu tempel berserta lumut di sekelilingnya memberikan pengaruh yang cukup besar bagi taman ini. Faktor keindahan lainnya terletak pada dinding batu bata merah di sekeliling taman.

  1. Keramik Lantai Batu alam Tertata Rapi Menawan
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – keramik lantai batu alam tertata rapi menawan

Ada 3 faktor penunjang keindahan pada desain ini. Pertama, keramik motif batu alam yang tertata rapi. Kedua, tungku yang digunakan sebagai pot tanaman. Ketiga, lampu sorot yang menyinari tanaman dari bawah. 3 faktor tersebut sangatlah berpengaruh baik untuk desain taman ini. Namun, bagian yang paling menonjol adalah lantai. Keramik motif batu alam yang digunakan benar-benar ditata serapi dan sedetail mungkin sehingga tingkat kerapiannya maksimal. Bahkan, rumput di setiap celah keramik tampak seperti karpet. Desain seperti ini cocok untuk diterapkan pada halaman sebuah restoran yang bernuasa romantis dan elegan.

  1. Kombinasi Lantai Batu Andesit & Batu Bronjol
lantai batu alam untuk taman
lantai batu alam untuk taman – kombinasi lantai batu andesit & batu bronjol

Lantai batu alam andesit yang telah dipoles dengan finishing honed tampak serasi dengan taburan batu bronjol di sekitarnya. Selain itu, tumbuhan yang ada di taman dibentuk serempak dengan model yang sama. Bahkan ketinggian dari masing-masing tumbuhan pun diatur dengan baik. Di bagian tengah taman terdapat 4 buah lampu yang berbentuk bulat besar, yang akan menyala terang menyinari sekeliling taman. Penataan segala elemen yang ada di taman menghasilkan perpaduan yang sempurna.

Itulah beberapa tips yang bisa kami berikan mengenai desain lantai batu alam untuk taman agar tidak membosankan. Semoga bermanfaat! 😉

BACA JUGA :
7 Tips Membuat Taman Minimalis di Dalam Rumah dengan Biaya Rendah!!!
Tips Pemasangan Batu Koral Sikat untuk Lantai
Daftar Harga Batu Alam Terlengkap 2018 (Per M²)

===========================================================================

PABRIK BATU ALAM CV. SINERGI STONE

  • Pengrajin Dan Distributor Batu Alam Cirebon
  • [Telp/WA : 0812-229-509-65 (simpati) & 0877-4445-4456 (XL)]
  • (BBM : D41249E8)
  • Email : sinergistone65@gmail.com

batu andesit

7 Contoh Penerapan Batu Alam Andesit Untuk Pagar Rumah Minimalis

Batu Alam Andesit Untuk Pagar Rumah Minimalis – Pagar rumah merupakan struktur tegak yang berfungsi sebagai pembatas antara area rumah dengan lingkungan di sekitarnya. Pada umumnya, pagar berbentuk vertikal dengan ketinggian yang disesuaikan dengan ukuran ketinggian bangunan rumah.

Manfaat Pagar Bagi Rumah dan Penghuninya

Adanya pagar tentunya memberikan banyak manfaat baik bagi bangunan rumah maupun bagi penghuni rumah. Manfaat pagar di antaranya :

  • Sebagai pembatas antara rumah dengan area di sekelilingnya. Maksudnya adalah pagar menjadi perisai yang dapat memberi ruang privasi bagi para penghuni rumah sehingga orang-orang yang berada di area luar rumah tidak akan bisa melihat aktifitas para penghuni rumah.
  • Sebagai peredam kebisingan. Untuk rumah-rumah yang berada di daerah perkotaan atau di pinggir jalan, adanya pagar dapat membantu untuk meredam suara-suara yang ditimbulkan dari hiruk pikuk dunia luar seperti suara kendaraan atau yang lainnya. Untuk dapat meredam kebisingan dari luar, material pembuatan pagar haruslah yang berupa batu atau beton.
  • Sebagai pengaman bangunan rumah dan para penghuninya. Adanya pagar dapat memberikan rasa aman karena dapat melindungi rumah dan penghuninya dari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kemungkinan adanya pencuri atau hal-hal buruk lainnya. Semakin tinggi ukuran pagar tentunya akan semakin aman karena akan sulit untuk dipanjat oleh orang-orang yang berniat jahat.
  • Sebagai penambah faktor keindahan rumah. Desain pagar yang cantik tentunya akan semakin menambah nilai keindahan bangunan rumah Anda. Namun hal ini tentunya bukan fungsi utama adanya pagar. Hal yang terpenting adalah bagaimana pagar dapat melindungi rumah dan seisinya.

Batu Alam Andesit Untuk Pagar Rumah Minimalis

Batu andesit merupakan salah satu jenis batuan beku yang terbentuk dari proses pembekuan dari lelehan lava gunung berapi yang meletus. Batu andesit biasanya berwarna abu-abu muda, abu-abu kehitaman dan kecokelatan.

Batu andesit memiliki karakteristik fisik yang keras, padat, berporositas rendah, tahan gores, dan tahan terhadap perubahan cuaca. Karena sifatnya yang berporositas rendah, maka batu andesit tidak mudah ditumbuhi lumut dan jamur sehingga cocok untuk digunakan pada bagian eksterior rumah.

Batu andesit saat ini telah banyak digunakan pada lantai, dinding, tiang/pilar, pagar, dan sebagainya. Karena karakteristiknya fisiknya yang keras dan berwarna gelap, batu andesit tentunya dapat memberikan kesan yang kokoh, mewah, serta elegan pada eksterior rumah, terutama jika diaplikasikan pada pagar.

7 Contoh Penerapan Batu Alam Andesit Untuk Pagar Rumah Minimalis

Ada berbagai contoh di internet tentang penerapan batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis. Contoh-contoh yang diberikan pun bukan merupakan hal yang sulit untuk dilakukan. Namun, kami akan mencoba memberikan beberapa referensi tambahan untuk Anda. Silahkan simak di bawah ini!

1. Kombinasi Batu Alam Andesit dengan Kayu
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis – kombinasi batu alam andesit dengan kayu

Pemasangan batu andesit rata alam dengan pola lurus merupakan hal yang paling umum diterapkan untuk dinding pagar. Namun, jika hanya sebatas itu tentunya tidak akan memberikan kesan yang indah. Untuk mengatasi hal ini, cobalah untuk mengkombinasikannya dengan gerbang yang terbuat dari kayu. Perpaduan antara warna batu andesit yang gelap dengan warna kayu yang membumi akan menampilkan sebuah desain yang sederhana namun elegan. Desain pagar seperti ini cocok untuk diterapkan pada bangunan rumah yang berkonsep natural alami atau vintage.

2. Full Batu Andesit dengan Pola Acak
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis – full batu andesit dengan pola acak

Penggunaan pola acak pada desain pagar ini menampilkan kesan yang berbeda dengan pagar batu andesit lainnya. Pola acak membuat tampilan pagar lebih unik meskipun dengan model yang biasa saja. Tampilan pagar tidak dibuat rata pola acak secara keseluruhan, namun pada bagian tengah dibuat celah-celah dengan jarak sekitar 10-15 cm agar pagar tidak monoton. Ketinggian pagar ini dibuat sekitar 1,5 meter, oleh karena itu desain pagar seperti ini lebih cocok untuk diterapkan pada bangunan bertingkat dengan desain yang mewah seperti gedung kantor, agar antara pagar dengan bangunan tidak terlalu “jomplang”.

3. Full Batu Andesit dengan Finishing Graveer European
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis – full batu andesit dengan finishing Graveer European

Dinding pagar ini dibuat dengan batu andesit finishing Graveer European yang membuat terlihat kasar dan bertekstur namun tetap rapi teratur. Pada bagian pilar pagar menggunakan batu andesit dengan finishing rata mesin, dengan tujuan  agar pagar tidak terlihat kaku. Desain pagar ini dibuat panjang mengelilingi halaman rumah, sehingga cocok untuk diterapkan untuk rumah yang berada di pojok persimpangan. Ketinggian pagar bisa disesuaikan dengan ukuran bangunan rumah.

4. Simple dan Minimalis
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis – simple dan minimalis

Jika biasanya pagar batu andesit identik untuk rumah berukuran besar dan desain yang mewah, maka berbeda dengan desain berikut ini. Desain ini sangat simple dan minimalis dengan ketinggian hanya sekitar 1 meter, sehingga cocok untuk diterapkan pada rumah dengan desain minimalis bahkan rumah sederhana sekalipun. Kreasi model hanya perlu disesuaikan dengan selera masing-masing. Pagar ini akan membawa kesan kokoh pada bangunan rumah, meskipun rumah tersebut berukuran kecil. Karena kelebihannya tersebut, desain pagar seperti ini sangat cocok diterapkan pada rumah-rumah di perumahan sederhana.

5. Batu Andesit Rata Mesin (RTM) Tinggi dan Kokoh
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis – batu andesit rata mesin tinggi dan kokoh

Desain berikut ini mungkin akan terlihat terlalu “galak” bagi sebagian orang, namun tidak bagi orang-orang yang memiliki rumah berukuran besar bertingkat. Jenis pagar seperti ini akan menambah tingkat keamanan bagi sebuah bangunan rumah. Selain karena ukurannya yang besar dan tinggi, warna alami dari batu andesit juga memiliki andil yang penting. Kebanyakan orang menilai warna-warna gelap tampak garang, sehingga akan segan untuk mendekatinya. Pada bagian atas pagar, diberi tambahan besi sebagai pemanis. Seperti yang sudah dituliskan sebelumnya, desain pagar seperti ini cocok diterapkan pada rumah yang berukuran besar.

6. Kombinasi Batu Andesit dengan Besi
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis – kombinasi batu andesit dengan besi

Hampir sama dengan desain sebelumnya, pagar ini dibuat dengan kombinasi batu andesit dengan besi. Namun bedanya adalah pada desain ini besi dipasang menyesuaikan panjang batu andesit. Jadi, antara batu andesit dengan besi ukurannya sama panjang. Batu andesit yang digunakan adalah batu andesit dengan finishing rata mesin. Tampak simple, namun dengan adanya besi di atasnya membuat tampilan pagar ini lebih hidup. Jika dilihat dari gambar di atas, jenis pagar seperti ini memang lebih cocok untuk diterapkan pada bangunan-bangunan penting seperti instansi pemerintahan maupun yang lainnya.

7. Sederhana Tapi Tidak Monoton
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis
batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis – sederhana tapi tidak monoton

Pagar berikut ini terlihat sangat simple karena memang seolah tidak ada yang membuatnya menarik. Namun, jika diperhatikan dengan baik sebenarnya tidak semembosankan itu. Ada elemen kecil pada setiap pilar pagar, yaitu sebuah lubang berbentuk persegi panjang dengan beberapa potongan besi sebagai pelengkapnya. Selain itu meskipun dibuat dengan pola normal, pemasangan batu andesit juga dibuat acak secara warna, sehingga tampak tidak beraturan. Hal ini sengaja dibuat agar pagar tidak terlalu kaku. Taman kecil di bagian depannya pun menambah keindahan alami dari pagar ini.

Itulah 7 penerapan batu alam andesit untuk pagar rumah minimalis yang mungkin bisa menjadi referensi bagi Anda. Semoga bermanfaat! 🙂

Baca juga :
Perawatan Batu Alam Andesit yang Benar
Harga Batu Andesit Terbaru 2018
Pilar & Gapura Batu Alam Menyempurnakan Tampilan Eksterior Rumah
jenis batu alam untuk dinding rumah

Jenis Batu Alam Untuk Dinding Teras Rumah Minimalis. Lengkap dengan Harganya!

Definisi dan Fungsi Teras

Jenis Batu Alam Untuk Dinding Teras Rumah Minimalis – Teras merupakan salah satu bagian yang paling penting dari sebuah rumah. Jika dijelaskan secara umum, definisi teras adalah ruang pengalihan dari area luar rumah menuju ruangan di dalam rumah ataupun sebaliknya. Biasanya, teras dinaungi dengan atap dan memiliki satu atau dua dinding. Lanjutkan membaca Jenis Batu Alam Untuk Dinding Teras Rumah Minimalis. Lengkap dengan Harganya!

taman minimalis di dalam rumah

7 Tips Membuat Taman Minimalis di Dalam Rumah dengan Biaya Rendah!!!

Taman Minimalis di Dalam Rumah – Taman merupakan sebuah area atau bidang yang ditanami berbagai tumbuhan dan diberikan beberapa komponen tambahan sebagai pemanis. Di dalam taman ada 2 jenis komponen, yaitu komponen biotik dan abiotik. Komponen biotik di antaranya adalah manusia, hewan, dan tumbuhan. Sedangkan komponen abiotik di antaranya adalah tanah, air, udara, dan cahaya matahari. Selain 2 komponen tersebut, biasanya ada beberapa taman yang memiliki komponen tambahan lain seperti jalan setapak, gazebo, air mancur, dan berbagai hiasan lainnya sebagai penambah nilai estetika taman.

Tujuan utama pembuatan taman adalah untuk menjadikan suatu area atau bidang menjadi lebih sejuk, indah, dan nyaman. Biasanya taman terdapat di bagian luar rumah seperti halaman depan atau belakang rumah. Namun, seiring dengan perkembangan jaman, banyak orang yang membuat taman di dalam rumahnya dengan tujuan untuk menyejukkan suasana rumah dan penghilang penat bagi para penghuni rumah.

Hal yang Harus Diperhatikan Dalam Pembuatan Taman Minimalis Modern di Dalam Rumah

Dalam pembuatan taman minimalis di dalam rumah, ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk dapat dijadikan pertimbangan penting agar taman yang dibuat dapat memberikan manfaat bagi para penghuni rumah, di antaranya :

  1. Temperatur Ruangan

Berbeda jenis tanaman maka akan berbeda pula temperatur yang diperlukan, namun rata-rata tumbuhan akan bisa tumbuh subur pada suhu 18-23° celcius. Mulailah dengan menciptakan kisaran suhu tersebut, lalu secara perlahan sesuaikan lagi dengan kebutuhan tanaman yang ada. Jika tanaman terlihat tumbuh dengan lemah, maka bisa jadi temperature ruangan taman minimalis modern di dalam rumah terlalu panas. Sebaliknya, jika tanaman terlihat menguning maka ada kemungkinan suhu udara di taman terlalu dingin.

  1. Ukuran Lahan atau Bidang yang Digunakan

Tidak ada ukuran khusus untuk taman minimalis di dalam rumah, yang terpenting adalah gunakan sisa ruang yang ada tanpa harus mengorbakan fungsi ruangan utama yang ada di dalam rumah. Sekecil apapun ruang yang tersedia, tetaplah akan memberikan manfaat bagi para penghuni rumah karena akan tetap memberikan kesejukan di dalam rumah.

  1. Pengaturan Pencahayaan yang Cukup

Cahaya matahari merupakan hal yang dibutuhkan oleh tumbuh-tumbuhan, tidak terkecuali untuk taman minimalis di dalam rumah. Tanpa adanya cahaya matahari yang cukup, maka tumbuhan yang ada di dalam rumah tidak akan berkembang dengan baik. Jadi, ada baiknya jika spot yang akan digunakan untuk taman minimalis di dalam bisa dicapai oleh matahari, meskipun sedikit.

  1. Tingkat Kelembaban

Selain pengaturan cahaya matahari yang cukup, tingkat kelembaban udara juga harus diperhatikan. Jika kondisi udara terlalu kering, maka tumbuhan akan tampak kecokelatan, meranggas, hingga akhirnya layu. Solusinya adalah dengan menaruh beberapa sumber air di dekat taman minimalis di dalam rumah, contohnya air mancur mini atau menggunakan pot dekorasi yang berisi air. Hal ini akan membantu memberikan sumber penguapan untuk meningkatkan kelembaban udara.

  1. Kondisi Tanah di Sekitar Taman

Tanah yang digunakan adalah salah satu faktor terpenting dalam pembuatan taman minimalis di dalam rumah. Agar hasilnya maksimal, maka gunakanlah campuran tanah dari outdoor dengan tanah khusus indoor gardening dengan kualitas terbaik. Jika hanya menggunakan tanah dari outdoor, maka dikhawatirkan akan terlalu berat dan menggantung hama alami hingga benit dari rumput liar.

7 Tips Membuat Taman Minimalis di Dalam Rumah dengan Biaya Rendah

Dalam pembuatan taman minimalis di dalam rumah, biasanya orang-orang cenderung memikirkan biayanya yang relatif mahal. Padahal taman minimalis di dalam rumah bisa dibuat dengan biaya yang rendah atau terjangkau. Bagaimana caranya? Perhatikanlah tips-tips di bawah ini!

  1. Taman Kering dengan Batu Koral Sikat
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Taman Kering dengan Batu Koral Sikat

Taman tidak harus terbuat dari rerumputan, tetapi bisa juga dengan bebatuan. Contohnya adalah batu koral sikat seperti pada gambar di atas. Batu koral sikat memang sudah terkenal banyak digunakan sebagai penghias taman, maka tidak ada salahnya jika batu koral sikat ini ditaburkan pada taman minimalis di dalam rumah untuk memberikan kesan yang alami sekaligus elegan. Namun, meskipun taman ini kering tetap butuh pencahayaan dan udara yang cukup, sehingga sebaiknya gunakanlah atap yang transparan pada bagian ruang taman.

  1. Taman Minimalis dengan Bunga Gantung
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Taman Minimalis dengan Bunga Gantung

Jika Anda atau istri menyukai bunga, maka gunakanlah bunga sebagai penghias taman minimalis di dalam rumah Anda. Jenis bunga yang paling umum digunakan adalah bunga anggrek, karena bentuknya yang unik dan memang bunga anggrek sebaiknya diletakkan menggantung. Seperti yang terlihat pada gambar di atas, tidak perlu membutuhkan sela yang luas untuk dapat membuat taman minimalis yang indah di dalam rumah.

  1. Mewah Berlapis Pintu Kaca
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Mewah Berlapis Pintu Kaca

Jika diperhatikan memang desain taman seperti ini tidak mungkin bisa menggunakan biaya yang rendah, namun beberapa elemen yang perlu Anda siapkan hanyalah beberapa lembar kaca untuk digunakan sebagai “pintu” taman. Jumlah kaca bisa disesuaikan dengan besarnya ukuran taman yang akan dibuat. Selain itu, Anda juga perlu menyiapkan batu koral sikat untuk ditaburkan pada bagian lantai taman. Untuk bagian dinding, tidak perlu menggunakan batu alam seperti pada gambar karena sifatnya opsional. Tanpa dinding batu alam pun taman minimalis Anda akan tetap indah. Jangan lupa untuk membuat atap taman tetap terbuka agar cahaya matahari dapat masuk.

  1. Kesejukan Tersembunyi di Bawah Tangga
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Kesejukan Tersembunyi di Bawah Tangga

Sela ruang di bawah tangga merupakan yang paling banyak digunakan untuk pembuatan taman minimalis. Namun tentunya hal ini hanya berlaku untuk rumah bertingkat. Karena ukurannya yang kecil sehingga tidak akan memakan banyak biaya. Anda hanya perlu menyiapkan batu koral sikat sebagai taburan pada lantai taman dan beberapa tumbuhan. Untuk keperluan cahaya matahari, sudah terpenuhi dengan adanya jendela di sebelah tangga.

  1. Taman Tanpa Sebidang Tanah
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Taman Tanpa Sebidang Tanah

Berbeda dengan desain taman minimalis di dalam rumah yang lainnya, pada gambar di atas taman yang dibuat tidak membutuhkan sebidang tanah, melainkan menggunakan lantai biasa yang menyerupai motif kayu. Pada bagian dinding dilapisi backdrop kayu sederhana namun cukup tinggi. Setelah bagian lantai dan dinding selesai, Anda hanya perlu meletakkan beberapa pot tumbuhan dan bunga sebagai penghias. Letakkan bunga dengan cara menempelkannya pada backdrop kayu di dinding. Taman minimalis dan sederhana ini sudah cukup untuk menyejukkan rumah Anda.

  1. Taman Minimalis dengan Desain Bak Mandi
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Taman Minimalis dengan Desain Bak Mandi

Taman minimalis ini dibuat dengan desain menyerupai bak mandi. Hal yang harus dilakukan adalah hanya dengan menyisakan sela dengan panjang sekitar 1-2 meter dan lebar kurang lebih 50 cm untuk dibuat bentuk bak mandi. Kemudian isi bagian dalam bak mandi dengan tanah dan batuan koral yang diakhiri dengan menanami beberapa tumbuhan. Desain taman minimalis ini cocok untuk diterapkan pada ruang santai keluarga yang terpapar cahaya matahari.

  1. Kesejukan di Depan Pintu Kamar Mandi
taman minimalis di dalam rumah
Taman Minimalis di Dalam Rumah – Kesejukan di Depan Pintu Kamar Mandi

Sela sekecil apapun dapat dimanfaatkan untuk pembuatan taman, seperti gambar di atas. Suasana sejuk terdapat di depan pintu kamar mandi dengan adanya taman minimalis yang terbuat dari taburan batu koral sikat dan beberapa tumbuhan kecil di bagian pinggir dinding. Apa yang membuat unik adalah dengan adalah jalan setapak pendek berbentuk lingkaran dengan menggunakan keramik. Dengan ini kesan kotor atau jorok dari kamar mandi akan hilang karena adanya keindahan di depannya.

Baca juga :
Perpaduan Cantik Batu Koral Sikat dengan Taman Hijau
Harga Batu Koral Sikat & 4 Manfaat Keindahan Nyata Ini
Desain Kamar Mandi Klasik Menggunakan Batu Alam
kreasi batu alam

Kreasi Batu Alam untuk Desain Ruang Keluarga

Kreasi Batu Alam untuk Desain Ruang Keluarga – Sesuai dengan namanya, ruang keluarga merupakan ruangan dimana seluruh anggota keluarga dapat berkumpul bersama untuk melakukan suatu kegiatan. Ruang keluarga merupakan ruang utama di dalam rumah yang bebas diakses oleh seluruh anggota keluarga, seperti bersantai, menonton tv, bermain, dan lain-lain.

Ruang keluarga dapat menciptakan keharmonisan antar anggota keluarga, karena di ruangan inilah para anggota keluarga bercengkrama, bercerita, bertukar pikiran, dan bersantai bersama. Dengan fungsi yang cukup vital ini, maka ruang keluarga layak untuk mendapatkan perhatian khusus bagi penghuni rumah agar bukan hanya nyaman ditempati, tetapi juga menyenangkan dan layak dirindukan.

Perindah Dinding Ruang Keluarga dengan Batu Alam

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk dapat membuat ruang keluarga terlihat menarik dan nyaman untuk ditempati, salah satunya adalah dengan membuat tampilan ruangan tersebut menjadi lebih indah dan tidak membosankan. Hal ini dapat dilakukan dengan mengubah corak dinding yang ada pada ruang keluarga. Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan menggunakan batu alam pada dinding ruang keluarga.

Batu alam merupakan salah satu jenis material yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai bahan bangunan. Batu alam sudah digunakan sejak zaman dahulu karena memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan bahan bangunan lainnya.

Kelebihan batu alam untuk rumah :

  • Menimbulkan kesan yang alami, elegan, dan mewah pada rumah

Rumah yang menggunakan batu alam sebagai pelapis dinding akan tampak lebih alami dibandingkan dengan rumah dengan dinding biasa. Batu alam juga akan menambah nilai estetika dari rumah yang akan membuat rumah menjadi lebih elegan dan mewah. Dengan kesan-kesan positif yang dimunculkan oleh batu alam ini tentunya akan sangat baik jika batu aplikasikan pada ruang keluarga. Kesan alami yang dimiliki batu alam akan membuat para penghuni rumah lebih nyaman dan santai.

  • Terdapat banyak jenis, ukuran, dan warna yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan

Ada beberapa jenis batu alam yang dapat digunakan pada dinding interior rumah, di antaranya batu andesit, batu andesit, batu paras jogja, batu candi, dan batu templek. Masing-masing batu tentunya memiliki karakteristik yang berbeda, oleh karena itu Anda bisa menggunakan jenis batu yang sesuai dengan kebutuhan dan keinginan Anda.

  • Batu alam mudah dicari

Tidak sulit untuk menemukan batu alam, hampir semua toko bangunan pasti menyediakan batu alam untuk dijual. Bahkan berkat kemajuan teknologi, saat ini Anda bisa membeli batu alam secara online dengan pengiriman ke seluruh Indonesia. Anda tidak mendatangi toko bangunan satu persatu secara langsung, cukup dengan menghubungi nomor yang tertera pada website dan batu alam yang Anda pesan akan segera dikirimkan ke alamat Anda dengan aman.

Daftar Harga Batu Alam Terlengkap 2018 (Per M²)

  • Harga jual rumah akan jauh lebih mahal

Jika suatu saat Anda berniat untuk menjual rumah Anda, maka harga jual rumah Anda tersebut akan lebih mahal dibandingkan dengan rumah lain yang tidak menggunakan material batu alam. Hal ini dikarenakan harga batu alam pada dasarkan sudah relatif mahal dan rumah yang menggunakan batu alam tentunya akan terlihat lebih indah dan mewah seperti yang telah dijelaskan pada point pertama.

Kreasi Batu Alam untuk Desain Ruang Keluarga

Kombinasi Dinding Bercorak Wall Cladding dan Tanaman Hias
kreasi batu alam
Kreasi Batu Alam – Kombinasi Dinding Bercorak Wall Cladding dan Tanaman Hias

Susunan batu dengan corak wall cladding merupakan salah satu pilihan terbaik untuk menghias dinding rumah. Corak seperti ini memberikan kesan yang indah dengan campuran warna yang cenderung abstrak, namun tetap senada. Penambahan ornament tanaman hias juga semakin menambah kealamian ruangan. Bukan hanya itu saja, tanaman disini berfungsi untuk memberikan sentuhan warna agar ruangan tidak terkesan monoton.

Background Palimanan Susun Sirih
kreasi batu alam
Kreasi Batu Alam – Background Palimanan Susun Sirih

Variasi pemasangan batu alam palimanan dengan pola susun sirih pada dinding belakang TV menjadi daya tarik tersendiri. Dua buah persegi panjang di bagian kiri dan kanan yang menyerupai jendela dengan tambahan tanaman hias kering di masing-masing bagiannya membuat desain ini terlihat mewah dan elegan. Paduan warna antara batu alam palimanan dengan cat kusen yang senada semakin menambah keindahan ruangan.

Sedikit Sentuhan Batu Palimanan Rata Mesin Warna-warni
kreasi batu alam
Kreasi Batu Alam – Sedikit Sentuhan Batu Palimanan Rata Mesin Warna-warni

Sentuhan batu alam palimanan dengan finishing rata mesin sangat cocok untuk diaplikasikan pada rumah atau ruangan yang simple namun elegan. Jendela kaca yang cukup lebar dengan warna kusen cokelat kayu juga sangat menampilkan kesan yang natural. Selain itu, di sebelah TV terdapat wadah api pemanas ruangan yang biasanya banyak ditemukan pada rumah-rumah di luar negeri. Bila dirasa terlalu polos, Anda bisa menambahkan satu buah lukisan dengan ukuran sedang pada dinding bagian atas TV seperti pada contoh di atas.

Full Batu Andesit yang Kokoh
kreasi batu alam
Kreasi Batu Alam – Full Batu Andesit yang Kokoh

Jika biasanya batu andesit lebih banyak diaplikasikan pada bagian eksterior rumah, maka tidak ada salahnya jika mencoba untuk mengaplikasikannya pada bagian interior rumah. Batu andesit dapat memberikan kesan kokoh dan gagah pada ruangan. Dengan warna abu-abu kehitaman yang dimilikinya, batu andesit membuat ruangan terlihat sangat mewah, terlebih apabila perabotan pada ruangan berwarna senada dengan batu andesit. Such an effortless beauty!

Sederhana dengan Batu Paras Jogja Rata Alam

 

kreasi batu alam
Kreasi Batu Alam – Sederhana dengan Batu Paras Jogja Rata Alam

Meskipun ruangan keluarga ini memiliki ukuran yang tidak terlalu luas dan sederhana, namun dengan adanya batu alam paras jogja rata alam pada satu bagian dinding ruangan ini tetap terlihat indah dan nyaman. Finishing rata alam (RTA) memang memiliki kelebihan tersendiri, yaitu membuat batu yang diaplikasikan terlihat lebih alami. Inilah yang terjadi pada ruangan keluarga ini. Sederhana namun indah.

Simple dengan Desain Monochrome
kreasi batu alam
Kreasi Batu Alam – Simple dengan Desain Monochrome

Jika Anda adalah orang yang menyukai hal-hal simple, mungkin desain seperti ini cocok untuk Anda. Cukup dengan dua paduan warna putih dan cokelat tua, ruangan keluarga Anda terlihat sangat berkelas. Penambahan batu alam susun sirih pada dinding bagian belakang TV juga semakin menambah nilai estetika ruangan ini. Jangan lupa ini memilih furniture yang sesuai, supaya kesan simple yang Anda inginkan tetap terlihat.

Baca juga :

23 Desain Rumah 1 Lantai Minimalis dan Mewah Dengan Batu Alam

Warna Cat Tembok Yang Cocok Dipadukan Dengan Batu Andesit

7 Inspirasi Desain Taman Batu Alam Penyejuk Halaman Rumah Terbaik

seputar batu alam

Seputar Batu Alam, Benda Keras yang Bermanfaat

Seputar Batu Alam – Seiring berkembangnya jaman dan teknologi, penghuni rumah semakin kreatif dalam mendesain bangunan. Semakin banyak kebutuhan yang berhubungan dengan desain rumah maka beragam material pun bermunculan, salah satunya adalah material batu alam. Meskipun bukan barang baru, tampaknya batu alam selalu memiliki daya tarik tersendiri di kalangan masyarakat sebagai pemanis desain eksterior maupun interior bangunan.

Munculnya teknologi pemotongan batu alam juga menciptakan berbagai macam bentuk, corak finishing, dan pola pemasangan. Akibatnya, aplikasi batu alam menjadi lebih fleksibel mengikuti tema dan gaya bangunan rumah.

Rumah akan tampak lebih menarik apabila didesain dengan unik dan berbeda, baik dari luar maupun dari dalam. Pilihan yang tepat untuk mengatasi hal ini adalah dengan menambahkan material sebagai bahan bangunan. Pengaplikasian batu alam pada bangunan tidak hanya membuat rumah tampak unik, tetapi juga akan memberikan kesan alami dan teduh.

Meski sebagian besar masyarakat sudah mengetahui batu alam, tetapi sebagian lagi belum mengenal seluk-beluk batu alam sebagai material bangunan. Buktinya, ada beberapa bangunan yang salah menempatkan batu alam, yang mestinya digunakan untuk interior, justru diaplikasikan pada bagian eksterior bangunan. Oleh karena itu, kami akan memberikan sedikit pengetahuan seputar batu alam yang bisa Anda pelajari.

Seputar Batu Alam, Benda Keras yang Bermanfaat

Batu alam merupakan batu yang secara alami terdapat di alam (bukan buatan tangan manusia) yang kemudian diambil dan diolah untuk berbagai macam keperluan, salah satunya sebagai bahan bangunan. Sejak jaman purba, batu alam telah dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Jenisnya yang beragam membuat manusia berusaha mengolahnya menjadi bermacam-macam bentuk dan fungsi, misalnya perkakas rumah tangga dan patung.

seputar batu alam
seputar batu alam – proses penambangan

Seiring berkembangnya teknologi di bidang arsitektur, batu alam memiliki posisi yang vital karena kehadirannya memberikan pengaruh terhadap gaya di dunia arsitektur. Bagi sebagian orang, batu alam memiliki sejuta pesona dan keindahan yang tak ternilai. Hal ini menyebabkan batu alam banyak dimanfaatkan untuk memperindah tampilan rumah, baik eksterior maupun interior.

Batu alam memancarkan kesan yang alami, sehingga diburu oleh banyak orang. Mengapa demikian? Karena batu alam memiliki warma, tekstur, dan ukuran yang beragam. Selain itu, batu alam memberi nuansa berbeda baik secara psikologis maupun visual kepada pemiliknya.

Pemberian Alam untuk Manusia

Ketika mendengar nama batu alam, yang terbayangkan tentang “batu” tidak lebih hanya sebuah benda mati yang berat dan murah harganya. Akan tetapi, benda mati ini seolah-olah hidup di sekeliling manusia. Batu alam termasuk barang tambang yang berasal dari alam untuk manusia. Tak heran jika batu alam saat ini memberi banyak manfaat bagi manusia. Terutama kepada pekerja tambang, distributor, dan tukang bangunan. Jika dulu batu alam dimanfaatkan sebagai perkakas, sekarang batu alam justru banyak digunakan sebagai elemen bangunan, baik rumah, tempat ibadah, gedung, hotel, hingga tempat wisata. Otomatis, keberadaan batu alam meningkatkan taraf hidup masyarakat.

Kegiatan pernambangan batu alam membantu perekonomian warga sekitarnya. Di samping itu, batu alam yang dijual di showroom pun membuka lapangan kerja baru. Keberadaan batu alam membantu perekonomian negara karena batu alam Indonesia pun sudah diekspor ke berbagai negara.

Sudah sepantasnya manusia bersyukur karena batu alam melimpah di Indonesia. Pulau Jawa termasuk salah satu yang mempunyai kandungan batu alam yang beragam, baik batu pegunungan maupun batu kali. Misalnya, batu andesit, paras, candi, palimanan, dan pacitoroso merupakan batu alam asli Pulau Jawa.

Dimanfaatkan Sejak Dahulu

Jika flashback ke jaman dahulu (jaman batu) kira-kira 600.000 tahun lalu, terbukti saat itu orang-orang lebih “jeli” ketimbang orang modern sekarang. Mereka sudah menyadari jika batu alam memiliki sejuta manfaat. Dari bukti sejarah tercatat batu merupakan benda alam yang manfaatnya sangat penting, sehingga tidak heran sebelum sampai pada jaman sekarang ini, dahulu pada kehidupan pada jaman batu. Pada jaman tersebut, elemen eksterior dan interior rumah berasal dari batu alam. Selain itu, alat berburu dan patung yang biasa mereka sembah pun terbuat dari batu.

seputar batu alam
seputar batu alam – piramid

Di pusat peradaban manusia pertama di Mesir, batu punya peran vital saat itu. Dengan kondisi iklim yang panas dan dikeliling gurun pasir, sehingga semua bangunan dan rumah-rumah harus berbahan batu. Mengapa? Karena batu tidak menyerap panas dan menyejukkan udara di dalamnya. Itu terbukti dari bangunan megah yang di tengah hamparan padang pasir, misalnya Piramid, Spinx, dan tempat pemujaan Suku Maya di Amerika Selatan, itu semua terbuat dari batu. Tak hanya sebagai bahan bangunan, batu alam juga untuk perhiasan dan benda berharga, seperti batu mulia.

Perjalanan Batu Alam di Indonesia

Di Indonesia, batu alam sudah dimanfaatkan sejak jaman nenek moyang. Arca atau patung, candi, dan benda bersejarah lainnya terbuat dari batu. Candi Prambanan, Borobudur, Mendut, Sewu, Plaosan dan candi lainnya bahan bakunya adalah batu alam. Bernama batu candi sebab jenis batu alam yang digunakan pada setiap candi sama. Batu candi masih tetap eksim hingga saat ini.

Sebelumnya jaman kemerdekaan, tepatnya pada jaman colonial, batu belah dari jenis batu andesit sudah banyak diaplikasikan dalam pembuatan dinding, jembatan, dan saluran irigasi. Batu-batu tersebut disuplai masyarakat setempat dari tepian sungai. Selain itu, pada tahun 1930 marmer Tulungangung banyak dimanfaatkan untuk bangunan milik bangsawan Belanda.

Setelah Indonesia merdeka (tahun 1950), pertama kalinya batu alam muncul dalam bentuk lempengan (templek salagedang) berdiameter 20-30 cm. Setelah batu templek, muncul lagi batu alam dalam bentuk “pelas”, yaitu batu alam yang dipahat dengan manual atau tangan manusia. Ukuran batu tersebut yaitu 10 cm x 20 cm, 20 cm x 20 cm, dan 5 cm x 20 cm. Ukuran-ukuran itu digunakan untuk pasangan susun sirih (dengan nat lebar). Setelah batu templek salagedang, batu palimanan pertama kali muncul dalam bentuk lempengan. Keduanya banyak diaplikasikan pada gedung-gedung pemerintahan, rumah pejabat, dan kaum elit saat itu.

Awal tahun 60-an batu-batu dari Yogyakarta, seperti batu paras dan palimanan jogja mulai banyak diminati masyarakat. Dikarenakan belum tersedianya alat potong yang memadai, batu-batu itu berwujud lempengan. Pada tahun yang sama, batu hijau sukabumi mulai digunakan di gedung Sarinah, Thamrin, dan pedestrial seputar Monas. Baru setelah memasuki pertengahan tahun 70-an bongkahan batu dipotong menggunakan gergaji.

seputar batu alam
seputar batu alam – candi borobudur

Tahun 80-an merupakan tahun revolusi bagi dunia “perbatuan” Indonesia. Itu berawal dari proyek pemugaran Candi Borobudur yang didanai Pemerintah Jepang dan dikerjakan oleh putra-putra Indonesia kemudian bermulalah proses pemotongan batu candi dan berbagai jenis batu lainnya. Itu tidak terlepas dari harapan dan perjuangan bapak Ir. Eddy Hartono, pelaksana pemugaran Candi Borobudur, untuk memajukan bangsa ini dengan menyalurkan pengetahuan, kemampuanm dan pengalaman. Dorongan itu semakin kuat karena hanya pabrik besar saja yang memiliki mesin pemotong batu. Itu pun import dengan harga yang sangat tinggi. Akhirnya Eddy menciptakan mesin potong batu. Perkakas itu sederhana, murah, dan kuat. Masyarakat tak perlu lagi import.

Geliat yang sama terjadi juga di daerah Majalengka, Cirebon, Jawa Barat sebagai penghasil batu templek dan batu palimanan. Tak ketinggalan di Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur sebagai penghasil marmer terbesar di Indonesia. Jenisnya, marmer krem dan marmer merah oranye, bawean, dan onyx.

Pertengah tahun 90-an batu andesit mulai digemari setelah terpasang di sekitar Taman Medan Merdeka Monas, Museum Gajah, dan Bank Indonesia Bidakara Jakarta. Saking tersohornya, Singapura tergelitik untuk mengekspor batu andesit.

Setelah naik daun, harga dan semarak batu alam anjlok tahun 1997-1998. Itu terjadi karena Indonesia mengalami krisis Ekonomi. Lumpuhnya kegiatan ekonomi bukan hanya terjadi pada bisnis batu alam saja, tetapi di semua sector. Namun, itu tidak berlangsung lama karena pada awal 1999 batu alam mulai bangkit kembali dan mengalami kemajuan pesat. Itu ditandai dengan banyaknya permintaan batu alam ke berbagai negara, seperti Malaysia, Singapura, Filiphina, Taiwan, Korea, Australia, Belgia, Belanda, dan Amerika Serikat.

Sekarang batu alam kian digemari oleh berbagai lapisan masyarakat. Seolah-olah setiap bangunan berlomba menghiasi diri dengan batu alam. Mulai dari gedung bahkan sampai pos kamling. Ada batu yang menjadi favorit untuk diaplikasikan pada bangunan, seperti batu andesit. Ada juga yang inovatif dan eksotik seperti mozaik batu alam.

Tak Lekang Dimakan Jaman

Tahukah Anda berapa umur Piramida di Mesir, Candi Borobudur di Indonesia, dan arca-arca yang tersimpan di Museum Gajah Jakarta? Benda-benda tersebut umurnya sudah ratusan tahun, bahkan ada yang ribuan tahun. Selama itu batu-batu tersebut terpapar terik matahari, hujan, dan cuaca yang tak stabil, tetapi hingga saat ini masih kokoh. Daya tahan luar biasa itu yang menyebabkan orang-orang menyukai batu alam.

seputar batu alam
seputar batu alam – museum gajah Jakarta

Batu alam ada beberapa jenis, berdasarkan warna dan ketahanannya. Di antaranya ada batu andesit, batu candi, paras, pacitoroso, dan lain-lain. Dibandingkan batu-batu jenis lainnya, batu andesit yang paling kuat dan tahan terhadap lumut, sehingga bisa diaplikasikan di dalam ataupun di luar ruang. Pemakaian batu andesit pun lebih fleksibel, bisa untuk lainnya maupun dinding. Berdasarkan cara pembelahannya, batu andesit rata mesin, artinya batu itu dipotong menggunakan mesin dan andesit rata bakar yang permukaannya dibuat natural dengan cara dibakar. Permukaan batu andesit rata mesin lebih halus ketimbang rata bakar.

Batu candi, dilihat dari teksturnya, sepintas mirip batu andesit, tetapi warnanya  lebih terang dan berpori-pori kasar. Pori kasar itu yang mengakibatkan batu mudah menyerap air. Air yang terserap dapat melembabkan batu, sehingga batu mudah berlumut dan rapuh.

Sementara itu, batu paras jogja berasal dari Yogyakarta. Batu ini berwarna putih tulang dengan permukaan rata. Batu paras jogja tidak sekuat batu andesit, sehingga tidak bisa untuk pijatan atau lantai. Batu jenis itu hanya cocok untuk menghiasi dinding taman.

Mempercantik Tampilan Bangunan

Nusantara kaya jenis bebatuan alam yang memiliki keindahan dan kecantikan yang khas. Pesonanya yang memikat membuat batu alam kini banyak dimanfaatkan untuk hiasan eksterior dan interior bangunan agar terlihat lebih indah dan cantik. Keistimewaan batu alam membuatnya banyak diburu oleh orang-orang yang mencari suasana alamiah. Batu alam, baik yang masih murni maupun yang telah diproses, mampu disulap menjadi pemanis ruangan di luar, di dalam, maupun di teras rumah. Dengan batuan ini bangunan terkesan alami, nyaman, tenang, kokoh, serta menambah nilai artistic bangunan tersebut.

seputar batu alam
seputar batu alam – interior batu alam

Pemakaian batu alam untuk memperindah ruangan umumnya hanya dilakukan oleh kalangan elit saja. Itu wajar karena harga batu alam relatif mahal, belum lagi penambahan upah pemasangan dan perawatannya. Biasanya mereka memasang batu alam untuk mempercantik bangunan. Namun, tujuan utama pemakaian batu alam tak lain untuk menunjukkan kekontrasan, irama, atau tampilan bangunan agar lebih bervariasi. Pemakaian batu alam juga sebagai penyeimbang komposisi bangunan.

Aplikasi pada Eksterior dan Interior

Batu-batuan dari alam selama ini hanya berfungsi sebagai ornament di luar ruangan. Namun, seiring dengan keinginan penghuni untuk semakin dekat dengan alam, batuan pun dimanfaatkan sebagai pemanis interior rumah. Terlebih di Indonesia, tak sulit diperoleh bermacam batuan nan indah dengan susunan mineral dan beragam warna.

seputar batu alam
seputar batu alam – eksterior batu alam

Pemanfaatan batu alam untuk eksterior atau interior rumah bertujuan menciptakan suasana sejuk dan menyatu dengan alam. Batu alam biasanya lebih dominan di bagian eksterior, seperti lantai, dinding luar, pilar, pagar, teras, kolam hias, dan taman. Untuk mempercantik interior bangunan, bisa diaplikasikan di dinding ruang tamu, sehingga terlihat lebih kontras. Selain itu, kamar mandi pun sangat sesuai jika menggunakan batu alam sebagai elemen penyusunnya. Itu akan menambah kesan yang lebih alami.

Dalam penggunaannya, batu alam bisa ditempel di dinding untuk menampilkan kesan teduh dan natural, untuk lantai pun pertimbangannya agar menyatu dengan alam, atau ditempel di dinding luar ruang yang biasanya mempercantik taman, termasuk air mancur. Sementara cara penyusunannya bisa secara alur, susun bata, koboi bandung, atau susun sirih, tergantung selera.

Itulah penjelasan singkat seputar batu alam yang mungkin bisa menambah pengetahuan Anda. Semoga bermanfaat!

Baca juga :

Ragam Batu Alam Berdasarkan Proses Pembentukannya

4 Tips Memilih Batu Alam yang Wajib Anda Ketahui!