Home

Batu Alam Cirebon

Batu alam bukan lagi sebagai material fondasi, tetapi sudah jadi elemen dekoratif. Batu membuat rumah atau bangunan menjadi tampil alami. Batu juga mendinginkan suasana ruang serta memperindah tampilan. Saat ini Hotel, Apartemen, Gedung Perkantoran, Pasar Swalayan (Mall), Rumah Tinggal, hingga pertokoan berlomba-lomba mempercantik diri dengan ragam batu alam. Umumnya batu alam diaplikasikan pada dinding dan lantai.

Batu Alam juga menjadi elemen pada taman dan Landscape yang sangat dominan penggunaannya untuk kebutuhan eksterior bangunan guna mendukung nuansa hijau dari tanaman sehingga memberikan kesan alami yang sangat kuat. Seiring perkembangan waktu batu alam mulai banyak digunakan untuk interior bangunan. Batu Alam membentuk karakter fasad interior yang kokoh  dan modern, oleh karenanya tidaklah heran kini batu alam begitu mendominasi desain bangunan khususnya rumah, adapun aplikasinya mulai dari pagar, carport, teras depan, dan belakang,ruang tamu dan ruang keluarga, kamar tidur, kamar mandi hingga dapur.

Sebagai elemen bangunan,  cukup banyak batu yang tersedia di pasaran. Umumnya dikelompokkan dalam dua jenis, yaitu batu keras dan batu lunak. Keduanya, dibedakan menurut kekuatan dan tingkat porositasnya. Batuan keras berusia lebih tua, sehingga lebih keras dari batu.

homeRumah Batu Milik Direktur CV. Sinergistone

Sebagai elemen bangunan minimalis, batu alam yang berasal dari cirebon kini banyak di cari dan menjadi trend Arsitektur Bangunan yang diminati hampir diseluruh penjuru wilayah Indonesia hingga Mancanegara seperti Malaysia, Australia, Brazil, dan Afrika Selatan. Industri batu alam di cirebon 2merupakan salah satu pionir pengolahan batu di Indonesia untuk material dekoratif  sejak era 80-an secara manual.

Hingga pada tahun 1996 mulai di kenal teknik pemotongan batu alam menggunakan mesin yang kemudian terus berinovasi sehingga dapat menghasilkan variasi ukuran produk batu alam yang beragam, diantaranya ukuran yang umum / standar adalah 3x30cm, 10x20cm, 15x30cm, 20x40cm, 30x30cm, 30x60cm, 40x40cm dan ukuran  maksimal  60x60cm  hingga 60x120cm dengan ketebalan standar 1,4cm. Batu alam di Cirebon secara keseluruhan dikerjakan oleh ratusan pengrajin batu alam yang tergolong dalam UKM (Usaha Kecil Menengah) yang senantiasa berkreasi untuk menghasilkan produk batu alam yang unik, presisi, dan berdaya saing tinggi. Hal ini tentu sangat positif, selain rasa bangga dan kecintaan terhadap produk dalam negeri. Menjadikan peluang untuk menembus pasar ekspor dengan produk batu alam pun sangatlah besar.

home

Batu alam merupakan material yang sangat unik karena sangat bergantung darimana asal batu alam itu sendiri, ada yang dari lava gunung berapi (andesit, granit, basalt), sedimentasi (sandstone; palimanan), dan Fosil (Limestone dan Marmer). Uniknya lagi jarang sekali batu alam memiliki warna motif atau corak yang sama antara daerah satu dan yang lainnya. Oleh karenanya Batu alam yang berasal dari Cirebon mungkin tidak akan anda temukan di Jogjakarta atau di Bandung atau di daerah lainnya begitupun sebaliknya. Batu alam dari Cirebon memiliki banyak jenis dan variasi ukuran dan finishing. Hal ini pula yang menjadikan konsumen atau retailer lebih memilih membeli batu alam dari Cirebon daripada di daerah lain, dikarenakan variasi produk lebih banyak pilihan.

Ketersediaan stoknya lebih terjamin, sehingga distribusinya pun akan jauh lebih efisien. Batu Alam yang asli dari Cirebon terdiri dari jenis Andesit dan Sandstone. Batu Andesit (Andesit Polos dan Andesit Bintik Hitam). Sedangkan untuk jenis Sandstone terdiri dari Batu Palimanan Palem, Batu Putih, dan Batu Cupang Merah. Kini batu alam khususnya jenis Andesit telah menjadi material bangunan   yang   utama, sejak   ditetapkan   oleh kementrian pekerjaan umum sejak tahun 2015. Bahwasanya batu andesit merupakan material bangunan yang kuat dan bernilai seni yang tinggi, karenanya batu andesit sangat tepat untuk mengganti penggunaan paving blok dimana kualitas paving nya kian menurun dan cepat rusak. karenanya sejak saat itu hampir semua trotorar dan alun-alun di seluruh Indonesia menggunakan batu andesit dan di masa depan batu andesit mulai diarahkan untuk jalan raya khususnya di kota-kota besar karena nilai estetika dan seninya yang sangat tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>